Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Hati mu di layar
1
Suka
11,992
Dibaca

Di era serba digital ini, di mana interaksi manusia semakin banyak terjadi melalui layar, seorang pemuda bernama Rian menemukan dirinya terperangkap dalam dunia maya. Ia bekerja sebagai customer service di sebuah perusahaan teknologi, menghabiskan sebagian besar waktunya menjawab pertanyaan dan menyelesaikan masalah pelanggan melalui chat.

Rian adalah pribadi yang pendiam dan cenderung menghindari interaksi langsung. Baginya, berkomunikasi melalui teks terasa lebih aman dan nyaman. Ia bisa memikirkan kata-katanya dengan matang sebelum mengirimkannya, menghindari risiko salah bicara atau terlihat canggung.

Namun, di balik layar komputernya, Rian menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar pekerjaan. Ia menemukan hati.

Suatu hari, seorang pelanggan bernama Anya menghubunginya. Anya memiliki masalah dengan aplikasi perusahaan, dan Rian dengan sabar membantunya menyelesaikan masalah tersebut. Anya sangat berterima kasih atas bantuan Rian, dan mereka pun mulai bertukar pesan di luar jam kerja.

Awalnya, mereka hanya membahas hal-hal seputar teknologi dan game, tetapi lama kelamaan, percakapan mereka mulai beralih ke topik yang lebih pribadi. Mereka saling bercerita tentang kehidupan mereka, impian mereka, dan ketakutan mereka.

Rian merasa nyaman berbicara dengan Anya. Ia merasa bisa menjadi dirinya sendiri tanpa takut dihakimi. Anya adalah pendengar yang baik, dan ia selalu memberikan dukungan dan semangat kepada Rian.

Anya juga merasakan hal yang sama. Ia merasa terhubung dengan Rian, meskipun mereka belum pernah bertemu secara langsung. Anya menyukai kejujuran dan kebaikan hati Rian. Ia merasa bahwa Rian adalah seseorang yang bisa ia percaya.

Hari demi hari, hubungan Rian dan Anya semakin dekat. Mereka saling jatuh cinta, meskipun hanya melalui layar. Mereka saling mengungkapkan perasaan mereka melalui pesan teks, emoji, dan voice note.

Rian tahu bahwa ia mencintai Anya. Ia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya. Anya telah membuka hatinya dan membuatnya merasa hidup kembali.

Namun, Rian juga merasa takut. Ia takut jika pertemuan mereka di dunia nyata tidak akan seindah yang ia bayangkan. Ia takut jika Anya akan kecewa saat melihat dirinya yang sebenarnya.

Rian menceritakan ketakutannya kepada Anya. Anya mendengarkan dengan penuh perhatian dan mencoba menenangkan Rian.

"Rian, aku mencintaimu bukan karena penampilanmu atau pekerjaanmu," kata Anya melalui voice note. "Aku mencintaimu karena hatimu. Aku menyukai kejujuranmu, kebaikanmu, dan kepedulianmu. Aku tidak peduli bagaimana rupamu atau apa yang kamu lakukan. Aku hanya ingin bersamamu."

Kata-kata Anya membuat Rian merasa lega. Ia merasa lebih percaya diri dan berani. Ia memutuskan untuk bertemu dengan Anya di dunia nyata.

Mereka sepakat untuk bertemu di sebuah kedai kopi yang terletak di pusat kota. Rian merasa sangat gugup saat menuju ke kedai kopi. Ia terus memikirkan apa yang akan ia katakan dan lakukan saat bertemu dengan Anya.

Saat tiba di kedai kopi, Rian melihat Anya sedang duduk di sebuah meja dekat jendela. Anya tersenyum saat melihat Rian. Rian merasa jantungnya berdebar kencang.

Rian berjalan mendekati Anya dan duduk di hadapannya. Mereka saling bertatapan selama beberapa saat. Tidak ada kata yang terucap.

Kemudian, Anya memecah keheningan dengan senyuman manis. "Hai, Rian," katanya.

"Hai, Anya," jawab Rian dengan suara yang sedikit bergetar.

Mereka mulai mengobrol, dan Rian merasa semua ketakutannya hilang. Anya ternyata sama seperti yang ia bayangkan. Ia adalah wanita yang cantik, cerdas, dan baik hati.

Rian dan Anya menghabiskan waktu berjam-jam di kedai kopi. Mereka berbicara tentang banyak hal, tertawa, dan saling berbagi cerita. Rian merasa sangat bahagia. Ia merasa telah menemukan cinta sejatinya.

Sejak saat itu, Rian dan Anya menjadi sepasang kekasih. Mereka sering bertemu, berkencan, dan menghabiskan waktu bersama. Rian tidak lagi takut untuk berinteraksi dengan orang lain. Anya telah membantunya untuk keluar dari zona nyamannya dan membuka diri terhadap dunia luar.

Rian dan Anya membuktikan bahwa cinta bisa ditemukan di mana saja, bahkan di dunia maya. Mereka juga membuktikan bahwa cinta sejati tidak hanya tentang penampilan atau status, tetapi tentang hati yang saling terhubung.

Rian dan Anya hidup bahagia selamanya. Mereka terus saling mencintai, saling menghormati, dan saling mendukung. Mereka menjadi inspirasi bagi banyak orang, bahwa cinta sejati bisa ditemukan di era digital ini.

Dan setiap kali Rian melihat layar komputernya, ia tidak hanya melihat pekerjaannya, tetapi juga melihat hati Anya yang selalu ada untuknya. Layar itu menjadi jembatan yang menghubungkan dua hati yang saling mencintai, membuktikan bahwa cinta sejati bisa tumbuh di mana saja, bahkan di dunia maya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Tunggu Aku
tianyan
Flash
Hati mu di layar
Lukitokarya
Novel
Gold
Memeluk Masa Lalu
Bentang Pustaka
Cerpen
Bronze
LUKA
Fayolarain
Novel
Gold
Jungkir Balik Dunia Mel: CLBK niiiih, Cinta Lama Belum Kelar!
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
GADIS TOMBOY SEBELAH
DAVIT RIYANTO
Skrip Film
CINTA PUTIH TRUFFLE
Renata yohana nurak
Cerpen
Embun untuk Daun
Ningningluvvzz
Skrip Film
Club Deal
ranieva
Novel
Gold
Her Beautiful Eyes
Mizan Publishing
Komik
Ms. Popular Wanna Be
angelicia sutanto
Komik
When I Was Young
piyik boi
Skrip Film
Deeba
Lisnawati
Flash
Bronze
YANG KAYA ITU BAPAK KU BUKAN AKU
Okhie vellino erianto
Novel
Gold
ME(N)U
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
Hati mu di layar
Lukitokarya
Flash
Secangkir coklat di musim dingin
Lukitokarya
Flash
Cinta tak terduga
Lukitokarya
Cerpen
Harmoni di Balik Pagar
Lukitokarya
Cerpen
Senandung Patah Hati di Kedai Kopi Senja
Lukitokarya
Flash
JEJAK CAHAYA LUKITO
Lukitokarya
Flash
Bidadari Penjaga Hutan Terlarang
Lukitokarya
Flash
Tentang kita
Lukitokarya
Flash
Kisah di Balik Kedai Kopi Usang
Lukitokarya
Flash
Senandung Kerinduan di Balik Jendela November
Lukitokarya
Flash
Peta Usang dan Harta Karun di Pulau Terlupakan
Lukitokarya
Cerpen
Payung Usang dan Tawa di Hujan
Lukitokarya
Flash
Melodi yang Hilang di Kota Tua
Lukitokarya
Flash
November dan sebuah kotak musik tua
Lukitokarya
Cerpen
Sebuah Catatan Galau
Lukitokarya