Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Aku ingin kamu mendengarku
0
Suka
15,330
Dibaca

Aku mengoceh panjang. Tentang malam-malam yang membuatku susah bernapas. Tentang kecemasan yang menumpuk seperti debu.

Dalam ruminasi, kamu mendengarkan. Tidak menyela. Tidak terganggu.

“Aku dengar,” katamu setiap kali aku berhenti.

Tapi itu hanya ada di sini di wilayah sunyi tempat suara-suara palsu tinggal.

Di kenyataan, kamu tidak pernah ada untuk mendengar.

Tidak pernah memeluk. Tidak pernah menenangkan.

Aku berbicara pada kekosongan, lalu memintanya untuk peduli.

Konyol sekali.

Namun aku terus melakukannya, seolah suatu saat kamu akan benar-benar menjawab.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Aku ingin kamu mendengarku
lidia afrianti
Novel
Gold
Rahasia Hati
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Serenade
Anne Maria Yulianna
Novel
Looking for j (l) o (v) (e) b
meyniara
Novel
Bronze
For my twin
Widayanti
Cerpen
Bronze
Love or Ghosting
Tika Lestari
Novel
Thank You Dark Time
Nova Fatika Sari
Novel
Simulasi Pernikahan (The year we practiced forever)
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Balkon Lantai 4
aksara_g.rain
Novel
Sajak Cinta Terakhir
Widhi ibrahim
Novel
Bronze
LOVE ME
Mario wijaya
Novel
Ma Chérie
Wulan Mardiana
Novel
Je te Vois
Tara Lee
Novel
Gold
Sotter Celo de Roma
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Kertas Putih
Pasar
Rekomendasi
Flash
Aku ingin kamu mendengarku
lidia afrianti
Novel
Simulasi Pernikahan (The year we practiced forever)
lidia afrianti
Flash
Hari Ketika Aku Mati Sebentar
lidia afrianti
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Strange Thoughts
lidia afrianti
Flash
Bronze
Ramai
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
SANGUIN
lidia afrianti
Flash
10 Days Without Permission
lidia afrianti
Flash
Musim Hujan Terakhir
lidia afrianti
Flash
Bronze
Rumus Manual ayah
lidia afrianti
Flash
Balasan Surat Untukmu, Sean
lidia afrianti
Flash
Seandainya kita berjuang sedikit lagi
lidia afrianti
Flash
Terapi kota
lidia afrianti
Flash
Bronze
Ibu, sebenarnya. . .
lidia afrianti
Flash
Lembar Terakhir Si Penulis
lidia afrianti