Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Thriller
Tragedi Jeruk Nipis
0
Suka
1,562
Dibaca

Sore hari adalah waktu yang cocok untuk minum teh untuk semua orang, tanpa terkecuali dua orang pembunuh bayaran ini. Mereka adalah A dan N, tentu code name itu bukan inisial asli. Mereka adalah pembunuh bayaran terbaik di situs U KILL. Ada 26 pembunuh yang bekerja di sana. Jadi jangan salah kalau kau menemukan banyak abjad di sini.

Mereka kini duduk di meja dekat jendela di apartemen milik A. Seperti biasa, mereka mengobrol tentang korban mereka. Kadang sesekali tertawa tentang korban yang langsung mati sekali pukul bak nyamuk.

“Kau ingat A? Soal klienku yang kuceritakan padamu seminggu lalu?”

“Gadis itu?”

“Benar.”

“Ada apa memangnya?”

“Dia mulai mengejarku.”

“Oh? Jadi dia mulai menyukaimu?”

“Bukan hanya itu, aku baru tahu  kalo dia adalah salah satu hacker terbaik di situs sebelah, dia mulai mengikutiku, meneleponku, mengirim email, bahkan dia mencuri beberapa fotoku!”

“Salahmu sendiri, sudah kubilang kalau menemui klien kita harus pakai topeng dan menyamarkan suara.”

“Sial. Bagaimana dengan klienmu yang terakhir?”

“Wah, dia seorang polisi, jadi aku membunuhnya hahaha..”

“Kau membunuhnya? Tanpa uang?”

“Kadang aku lebih bersikap seperti pembunuh alami dibanding kau.”

“Ahahahaha...”

Matahari semakin menampakkan sinar jingganya. Hening. Tidak ada percakapan.

“Kau mau minum sesuatu N?”

“Apa saja, cepat ambilkan aku haus.”

“Tunggu sebentar ya.”

A pun pergi kedapurnya dan mengobrak-abrik isi lemari.

“Hanya ada teh!”

“Kau buat saja!”

“Ten..eh?? Sebentar bung! Gulanya habis!”

“Berisik! Lakukan apa saja agar teh itu bisa manis!”

Ia pun membuat teh itu, untuk mereka berdua. Setelah jadi, ia membawanya ke sana.

“Teh apa ini?!”

“Gulanya habis, jadi aku memberinya susu kental manis, katamu lakukan apa saja biar manis.”

“Baiklah, bruuuuppp... uhuk! Uhuk! Rasa apa ini?”

“Habiskan tolol! Aku sudah susah-susah membuatnya!”

N lalu menghabiskan teh dengan rasa mematikan itu sekaligus.

“Bagaimana N?”

“Kau campur apa ini? Hoek! Lidahku mati rasa!”

“Hahahahaha....”

“Apanya yang lucu?!”

“Teh itu kucampur jeruk nipis.”

“Apa? Uh..!!”

N pun terjatuh sambil memegangi dadanya yang sesak.

“B...bodoh kau A! Ambilkan aku oksigen! Uhhggg!!”

“Aku tahu kalau kau alergi jeruk nipis N, aku juga tahu itu akan membunuhmu.”

A pun berlutut.

“N, kau tahu? Gadis klienmu adalah gadis incaranku di SMA, jadi kau tak boleh memilikinya.”

“Ugghhhh..”

“Aku juga tak setuju kalau kau dinobatkan jadi pembunuh terbaik oleh bos.”

“A, kau..”

“Aku punya sifat pembunuh alami, camkan itu!”

Sementara N sekarat, A berjalan kedapur dan mengambil jeruk nipis.

“Makan jeruk nipis itu!”

N pun tak bergerak lagi. A pun hanya tertawa sepanjang sore itu. Tawa yang jahat.

Tamat?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Thriller
Flash
Tragedi Jeruk Nipis
Noer Eka
Novel
Sang Pemangsa di Gunung Lawu
Xie Nur
Cerpen
OTAK WARISAN
IGN Indra
Novel
The World of Crime : Fate
Arzen Rui
Novel
Bronze
Tali Kekang
Niiing
Novel
Hocus-Pocus: Kebenaran yang Tersembunyi
Febri Purwantini
Skrip Film
Memori Jangka Pendek
Himmatul 'Aliyah
Novel
Merah Putih
Kenny Marpow
Novel
Bronze
Aku, Dia & Kami
Joannes Rhino
Flash
Headline
Utep Sutiana
Novel
Kisah ARNY 2017
Abdurrachman
Novel
Red Umbrella
Citra Wardani
Cerpen
Game Over_
Rama Sudeta A
Flash
Jangan Dimakan!
Yaraa
Novel
Social media killer
Pradiky winata
Rekomendasi
Flash
Tragedi Jeruk Nipis
Noer Eka
Cerpen
Masculine Woman
Noer Eka
Flash
Two Killers
Noer Eka
Cerpen
Thalasophobia
Noer Eka
Flash
Truth or Dare
Noer Eka
Novel
ANJING HITAM
Noer Eka
Flash
Hantu Kesepian
Noer Eka
Flash
Rekaman
Noer Eka
Cerpen
Kursi Pojok
Noer Eka
Cerpen
Gadis di Bus Kota
Noer Eka
Cerpen
Kisah Pembunuh Berantai
Noer Eka
Cerpen
Telepon Iseng!
Noer Eka
Flash
Sebuah Lelucon?
Noer Eka
Flash
Blog Misteri
Noer Eka
Cerpen
Malam Itu
Noer Eka