Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Menjual Jiwa
2
Suka
7,197
Dibaca

Dari pojok sudah kuamati apa yang telah Ningrum lakukan. Anak ini cukup berbakat untuk pembunuhan pertamanya. Sayang sekali, dia tidak akan bisa hidup lama.

“Bagus, Ningrum!” pujiku dengan bertepuk tangan.

Mata Ningrum kembali normal. Kemudian dia berlutut di hadapanku. “Terima kasih, Tuan. Berkat Anda, hamba bisa membalaskan dendam hamba.”

Aku tertawa keras-keras. 

“Apa hamba juga perlu membereskan ustadz itu?”

Kulirik ustadz yang telah enam belas tahun terakhir ini selalu menghalangiku untuk menagih utang pada ibunya Ningrum—Asih. “Tidak perlu. Kita biarkan saja.” Kuelus lembut rambut Ningrum.

“Sekarang hamba bisa menyerahkan diri hamba pada Tuan dengan damai.”

Kurendahkan diri hingga sejajar dengan Ningrum. Kuangkat wajah ayunya. Gadis ini rela menukar nyawa demi membunuh keluarganya. Sungguh keberanian yang luar biasa. Juga pengorbanan yang kusuka.

Mata kami bertemu. Kilasan momen berkelebat di antara kami. Bisa kurasakan derita Ningrum dan apa yang terjadi padanya sepanjang hidup. Begitu pun dia.

Mata Ningrum membelalak. Tubuhnya tersentak ke belakang. Ningrum beringsut menjauh pelan. Isak tangisnya mulai terdengar. Bagian favoritku sudah mulai.

“Tidak…,” desis Ningrum. “I-itu… bukan perbuatan abang. Itu kau, bajingan!!!” teriak Ningrum memenuhi ruangan.

Aku tersenyum senang. Kubuka kedua tangan lebar-lebar. “Aku suka tubuhmu, Ningrum! Sama seperti aku menyukai tubuh ibumu.”

“Bedebah! Laknat!”

Kudekati Ningrum. Gadis itu beringsut menjauh. Kucium bibir merahnya paksa. Kemudian aku tertawa sepuasnya dan membiarkan gadis itu berlari.

Ningrum tergesa-gesa menuju balkon lantai dua kemudian menjatuhkan diri.

Ah… dia pikir dia mau kemana? Sangat menyenangkan bisa memilikinya saat hidup maupun mati.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Bronze
Wayang ghaib ( Demit tanah Jawa universe )
Okhie vellino erianto
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Cerpen
Dendam Barbie
Amelia Purnomo
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Cerpen
KAMAR 303
IGN Indra
Novel
SAMBAT
iqbal syarifuddin muhammad
Flash
Ilusi Makhluk Astral
Lebah Bergantung
Flash
Bronze
Bedak
Bksai
Cerpen
Sejak Study Tour Itu
Braindito
Cerpen
Bronze
Di Balik Layar
Johanes Gurning
Cerpen
Le...
Mus'ad Firdaus
Flash
Bronze
Pengkhianatan (Dirampok)
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Bisikan Gaib Dari Ruang Bawah Tanah
umiyati123
Flash
Bronze
Kembalikan
Ron Nee Soo
Cerpen
Menjelajahi Teror Di Rumah Sakit Angker
May Marisa
Rekomendasi
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Flash
Amplop
Keita Puspa
Flash
KEDASIH
Keita Puspa
Novel
CAHAYA HITAM
Keita Puspa
Flash
Cita-Cita
Keita Puspa
Flash
Bronze
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Masalah Jiwa
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Pengusiran Setan
Keita Puspa
Flash
KANKER
Keita Puspa
Novel
SINTAS
Keita Puspa
Flash
LOG OUT
Keita Puspa
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Antropologi
Keita Puspa