Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Menjual Jiwa
2
Suka
6,276
Dibaca

Dari pojok sudah kuamati apa yang telah Ningrum lakukan. Anak ini cukup berbakat untuk pembunuhan pertamanya. Sayang sekali, dia tidak akan bisa hidup lama.

“Bagus, Ningrum!” pujiku dengan bertepuk tangan.

Mata Ningrum kembali normal. Kemudian dia berlutut di hadapanku. “Terima kasih, Tuan. Berkat Anda, hamba bisa membalaskan dendam hamba.”

Aku tertawa keras-keras. 

“Apa hamba juga perlu membereskan ustadz itu?”

Kulirik ustadz yang telah enam belas tahun terakhir ini selalu menghalangiku untuk menagih utang pada ibunya Ningrum—Asih. “Tidak perlu. Kita biarkan saja.” Kuelus lembut rambut Ningrum.

“Sekarang hamba bisa menyerahkan diri hamba pada Tuan dengan damai.”

Kurendahkan diri hingga sejajar dengan Ningrum. Kuangkat wajah ayunya. Gadis ini rela menukar nyawa demi membunuh keluarganya. Sungguh keberanian yang luar biasa. Juga pengorbanan yang kusuka.

Mata kami bertemu. Kilasan momen berkelebat di antara kami. Bisa kurasakan derita Ningrum dan apa yang terjadi padanya sepanjang hidup. Begitu pun dia.

Mata Ningrum membelalak. Tubuhnya tersentak ke belakang. Ningrum beringsut menjauh pelan. Isak tangisnya mulai terdengar. Bagian favoritku sudah mulai.

“Tidak…,” desis Ningrum. “I-itu… bukan perbuatan abang. Itu kau, bajingan!!!” teriak Ningrum memenuhi ruangan.

Aku tersenyum senang. Kubuka kedua tangan lebar-lebar. “Aku suka tubuhmu, Ningrum! Sama seperti aku menyukai tubuh ibumu.”

“Bedebah! Laknat!”

Kudekati Ningrum. Gadis itu beringsut menjauh. Kucium bibir merahnya paksa. Kemudian aku tertawa sepuasnya dan membiarkan gadis itu berlari.

Ningrum tergesa-gesa menuju balkon lantai dua kemudian menjatuhkan diri.

Ah… dia pikir dia mau kemana? Sangat menyenangkan bisa memilikinya saat hidup maupun mati.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Flash
Bronze
Wayang ghaib ( Demit tanah Jawa universe )
Okhie vellino erianto
Flash
Bronze
RUMAH DUKA ELISABETH
Okhie vellino erianto
Cerpen
Bronze
KUTUKAN
Refy
Cerpen
Bronze
Boneka Bobo
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kata Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Novel
GILIRAN
Indra S Miraj
Cerpen
Dawet
Bagus Aryo Wicaksono
Flash
Bronze
NYI DARSIH DEMIT TANAH JAWA UNIVERSE
Okhie vellino erianto
Novel
TUNNEL
Embart nugroho
Cerpen
Bronze
Arga
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Avizena
Larasatijingga
Novel
Bronze
KHODAM
Herman Siem
Flash
Bronze
Hantu Tanpa Kepala
Hidayati
Cerpen
Bronze
Keranti
Hendri Hermawan
Rekomendasi
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Flash
7th Skies
Keita Puspa
Flash
Hidroponik
Keita Puspa
Flash
Pecah
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Flash
Pendosa
Keita Puspa
Flash
Sembilan Nyawa
Keita Puspa
Novel
CAHAYA HITAM
Keita Puspa
Flash
Ranah Jaya
Keita Puspa
Flash
Bantuan Terakhir
Keita Puspa
Flash
Bronze
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
KEDASIH
Keita Puspa
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
TRIAL ON MERAPI (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa