Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Menjual Jiwa
2
Suka
5,503
Dibaca

Dari pojok sudah kuamati apa yang telah Ningrum lakukan. Anak ini cukup berbakat untuk pembunuhan pertamanya. Sayang sekali, dia tidak akan bisa hidup lama.

“Bagus, Ningrum!” pujiku dengan bertepuk tangan.

Mata Ningrum kembali normal. Kemudian dia berlutut di hadapanku. “Terima kasih, Tuan. Berkat Anda, hamba bisa membalaskan dendam hamba.”

Aku tertawa keras-keras. 

“Apa hamba juga perlu membereskan ustadz itu?”

Kulirik ustadz yang telah enam belas tahun terakhir ini selalu menghalangiku untuk menagih utang pada ibunya Ningrum—Asih. “Tidak perlu. Kita biarkan saja.” Kuelus lembut rambut Ningrum.

“Sekarang hamba bisa menyerahkan diri hamba pada Tuan dengan damai.”

Kurendahkan diri hingga sejajar dengan Ningrum. Kuangkat wajah ayunya. Gadis ini rela menukar nyawa demi membunuh keluarganya. Sungguh keberanian yang luar biasa. Juga pengorbanan yang kusuka.

Mata kami bertemu. Kilasan momen berkelebat di antara kami. Bisa kurasakan derita Ningrum dan apa yang terjadi padanya sepanjang hidup. Begitu pun dia.

Mata Ningrum membelalak. Tubuhnya tersentak ke belakang. Ningrum beringsut menjauh pelan. Isak tangisnya mulai terdengar. Bagian favoritku sudah mulai.

“Tidak…,” desis Ningrum. “I-itu… bukan perbuatan abang. Itu kau, bajingan!!!” teriak Ningrum memenuhi ruangan.

Aku tersenyum senang. Kubuka kedua tangan lebar-lebar. “Aku suka tubuhmu, Ningrum! Sama seperti aku menyukai tubuh ibumu.”

“Bedebah! Laknat!”

Kudekati Ningrum. Gadis itu beringsut menjauh. Kucium bibir merahnya paksa. Kemudian aku tertawa sepuasnya dan membiarkan gadis itu berlari.

Ningrum tergesa-gesa menuju balkon lantai dua kemudian menjatuhkan diri.

Ah… dia pikir dia mau kemana? Sangat menyenangkan bisa memilikinya saat hidup maupun mati.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Novel
AIN
Almaira Fatimatul Mufida
Novel
Inang Kedua
Camèlie
Novel
Gold
Fantasteen Bisikan Caroline
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Bedak
Bksai
Cerpen
Bronze
Indigo
Christian Shonda Benyamin
Flash
Kakak
najla shafaa
Flash
Jurit Malam
Ravistara
Flash
Keano and Ghost
Queeniavv
Cerpen
Bilasan Terakhir.
P12
Novel
Bronze
HUTAN GAIB
JUMAINAH
Flash
BELL
Tiansetian
Cerpen
Ranjem
Rere Valencia
Novel
Bronze
Pesantren Dan Kutukan
Kamalsyah Indra
Novel
Bronze
Wajah Lain di Lukisan Rumah Majikanku
Bella Paring Gusti
Rekomendasi
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
KEDASIH
Keita Puspa
Novel
JAM PULANG
Keita Puspa
Flash
Bukan Sugarcoating
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
My Razor Blade (from Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Cita-Cita
Keita Puspa
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Flash
Hidroponik
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Hai Darling
Keita Puspa
Novel
Bronze
We're (Not) Really Break Up
Keita Puspa
Novel
SINTAS
Keita Puspa
Flash
Amplop
Keita Puspa