Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Pendosa
0
Suka
5,198
Dibaca

“Kenapa? Kenapa kamu lakukan ini, Ningrum?” Suara Pak Bowo bergetar. Tangisnya pecah membanjiri pipi yang mulai keriput. Di sampingnya, Pak ustadz sudah tergeletak tak sadar. Di sisi lain jasad istrinya meringkuk kaku sementara anak sulungnya terbujur di kamar.

Mata Ningrum mendelik. Retinanya menghitam perlahan. “Papa tanya kenapa?” Bibir Ningrum tersenyum miring. “Kenapa Papa namai aku Ningrum sementara abang diberi nama Alexander? Kenapa bukan Xaveria atau Carolina? Papa tahu kalau sejak kecil aku di-bully karena namaku? Apa karena aku bukan anak Papa?”

Pak Bowo mendesah. Digenggamnya tasbih semakin erat melihat anak perempuannya kini merangkak di dinding dan menggantung di langit-langit. “Tidak Ningrum. Demi Allah tidak seperti itu. Papa hanya ingin anak perempuan papa menjadi wanita Indonesia yang tidak melupakan budayanya,” kata Pak Bowo.

“Cih! Jangan bawa-bawa Tuhan seolah Papa tidak mempunyai keraguan dengan-Nya!”

Ningrum mengelilingi langit-langit. Suara kretek-kretek terdengar ngilu ketika lehernya ia putar 300 derajat. Dia tahu tidak akan bisa menyentuh Papa karena pria itu selalu patuh menjalankan rukun islam. Namun tidak perlu bersusah-susah sebab Ningrum bisa membunuh Papa tanpa menyentuh lelaki tambun itu.

“Papa mau tahu kenapa kubunuh abang?” Tiba-tiba saja wajah Ningrum sudah ada di depan wajah Pak Bowo. Dengan mata menghitam sepenuhnya.

Pak Bowo melafalkan ayat-ayat suci yang diingatnya sebanyak mungkin di dalam hati.

“Papa tahu? Anak kebanggaan Papa itu sudah melecehkanku!”

“Astaghfirullahaladzim!” Jantung Pak Bowo berdentum hebat. “Tidak mungkin abangmu begitu, Ningrum! Kamu adik kandungnya!”

“Tapi itu kenyataannya, Pa! Tanya abang kalau ketemu di akhirat!”

Napas Pak Bowo tersengal. Masih kuat juga jantungnya menahan berita yang menjijikan itu.

Ningrum mendengus. Papa adalah satu-satunya orang tidak memiliki dosa terhadapnya—kecuali soal memberi nama.

“Pa… apa Papa tahu kalau Mama selingkuh?” Ningrum merangkak mendekati Pak Bowo perlahan.

“Demi Allah jangan memfitnah orang yang sudah mati, Ningrum!”

“Tapi itu benar. Papa tahu golongan darahku tidak cocok dengan kalian berdua! Tapi wajahku mirip sekali mama. Aku bukan anak kandung Papa….”

Pak Bowo memegang dadanya yang terasa semakin nyeri. Teringat ketika perawat memberitahu kalau golongan darah Ningrum adalah B negatif. Bukan A atau O. Pria tambun itu meringis menatap jasad istrinya yang terbaring kaku. Pak Bowo berusaha meraih oksigen terakhirnya di udara kemudian terkulai.

“Aku tidak salah telah membunuh dua pendosa, bukan?” Ningrum menyeringai lebar. Sangat lebar dari ujung telinga kiri hingga telinga kanan.

Dari sudut ruangan, muncul sesosok bayangan hitam yang bertepuk tangan riuh.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Pendosa
Keita Puspa
Flash
Bronze
Jangan Lihat Ke Belakang
Nisa
Cerpen
Bronze
Membunuh Benci
Aneidda
Cerpen
Bronze
Sawan Mayit
Zee Lesta
Novel
Banaspati
Fiana Ita
Novel
Sihir Kiriman Pacar
Hororgenre70
Cerpen
Bronze
RANJANG YANG TAK PERNAH DINGIN
Rico Tsiau
Cerpen
Bronze
AUL
Rian Nugraha
Skrip Film
IMAM
Herman Siem
Novel
LUMINOUS:A World Full Of Mystery and The Darkness
Dito Bagus Chandra
Novel
NUMPANG HIDUP
Indra S Miraj
Cerpen
Rumah yang Mengunyah Kepulangan
KIN DOUTZEN
Skrip Film
Bukit Kulon
Andika Ramadhan
Komik
AVENDOR
Audhy R.H
Cerpen
Chapter 1:Tamu dirumah PEJABAT
matthewjashton
Rekomendasi
Flash
Pendosa
Keita Puspa
Flash
Masalah Jiwa
Keita Puspa
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Flash
Amplop
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Hai Darling
Keita Puspa
Flash
Sembilan Nyawa
Keita Puspa
Flash
KANKER
Keita Puspa
Flash
Hidroponik
Keita Puspa
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Novel
SINTAS
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
TRIAL ON MERAPI (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa