Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Memang, Kamu Siapa?
1
Suka
16,900
Dibaca

"Jika kamu kesakitan, mengapa kamu diam? Kamu bisa bilang kepadaku. Seberapa parah lukamu? Aku bisa mengobatinya."

"Memang, kamu siapa?" Pertanyaanmu terdengar merendahkan.

"Jika kamu tidak percaya kepada siapapun, bisakah kamu mempercayaiku? Seberapa besar kekecewaanmu? Aku bisa kamu percaya."

"Kamu bukan Tuhan. Mengapa aku harus percaya sama kamu. Memang, kamu siapa?"

"Jika kamu bersedih, mengapa tidak menangis? Walau seperti kebohongan, aku akan mendengarkanmu dan beri pundakku. Aku akan pinjamkan tanganku untuk mengusap punggungmu. Berapa lapis masalahmu? Aku bersedia membagi pintu kebahagiaanku untukmu.

"Semua orang mampu berpura-pura. Sengaja atau tidak, pro atau tidak, mereka melakukannya demi terlihat 'putih' di depan sesama mereka. Aku akan memperlihatkan kepadamu warna hitamku, abu-abu, bahkan warna lain milikku. Jadi bisakah kamu kasih aku sakitmu, percaya kepadaku, dan menangis di depanku?"

"Berhenti bicara omong kosong. Pertanyaanku, memang kamu siapa?"

"Aku juga manusia, tapi aku bisa memahamimu. Barangkali, hanya aku satu-satunya yang bisa menemani sedihmu, bukan hanya ceriamu. Aku memang seperti ini, aku akan memperlakukanmu dengan caraku, jadi kamu bebas memperlakukanku dengan caramu. Meski mungkin, caramu bisa menjadi sumber deritaku. Tidak masalah. Asalkan aku bisa memotong lapis masalahmu, menghapus air matamu, juga mengikis ketidakpercayaanmu kepada sesuatu atau seseorang."

Lantas kamu menatapnya hina. "Orang yang pandai bicara adalah orang yang paling nggak bisa dipercaya."

"Baiklah. Tetaplah seperti itu. Jangan percaya kepada siapa pun. Aku tahu kalau percaya orang lain menyakitimu. Kita tidak pernah tahu niat seseorang, cara terbaik terhindar dari keburukan adalah jangan asal percaya. Maka jangan melakukannya. Jangan percaya mereka, tapi tolong percaya aku."

"Aku juga nggak percaya sama kamu. Kamu bukan siapa-siapa, hanya manusia sampah." Lalu kamu mematikan beauty filter dari kamera depanmu. Terlihat wajah polos sederhana, tanpa pewarna bibir atau pemerah pipi, dan kamu membanting ponsel dalam genggammu segera.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Memang, Kamu Siapa?
Ilestavan
Novel
JENDELA KACA
Meria Agustiana
Novel
Aku Cinta Kamu
Viola khasturi
Novel
(Un)Released Feelings
imseil
Novel
Lima Alasan Untuk Hidup
Tazkia Irsyad
Flash
Burung-Burung Baiduri
Silvia
Cerpen
Bronze
Smartphone Menculik Nayla
Darryllah Itoe
Flash
Forget
iam_light.blue
Novel
Bronze
Alabio
Yolanda putri manik
Novel
Fina
Anastasia BR
Novel
You Are My Soulmate
A Story by Fidnaa
Novel
Gold
Menikahlah Denganku
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Yang Dulu Pernah Ada
Aboe Redblack
Novel
Macaron Moments
Fairamadhana
Cerpen
Bosku seperti tikus
Santi fardila
Rekomendasi
Flash
Memang, Kamu Siapa?
Ilestavan
Novel
Irama Bulan
Ilestavan
Flash
Kucing Pencuri
Ilestavan
Flash
The Last Painting
Ilestavan
Flash
Eskapisme
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Halo, Selamat Tinggal!
Ilestavan
Flash
Rasa Sakit
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Pretensi
Ilestavan
Flash
Gugur
Ilestavan
Novel
VII Diebus
Ilestavan
Flash
Delusi Cinta
Ilestavan
Flash
Delas
Ilestavan
Flash
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan
Flash
Jangan Percaya Narasi Ini
Ilestavan
Flash
Ketika
Ilestavan