Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Religi
Doa Meminta Keburukan
3
Suka
2,758
Dibaca

Aku pulang larut malam, dengan perut lapar. Rasa lapar memang tidak pernah jauh dari hari-hariku. Bedanya sebelum subuh tadi aku niatkan untuk puasa, Umi menyeduh segelas air dengan potongan jahe, dicampur madu.

Sebenarnya puasa Senin-Kamis rutin kami lakukan, bukan karena alim. Tapi karena kondisi ekonomi keluarga, menempa kami untuk bersahabat dengan keterbatasan. 

“Daripada utang buat makan, lebih mulia puasa.” Begitu mendiang ayahku berpesan.

 

Tudung saji anyaman rotan yang biasa Umi gantung di dinding, malam ini diletakkan di atas meja. Sesuatu tersimpan dengan wangi menggugah. Aku tertegun, lapar, sekaligus bertanya sendiri.

“Ada acara apa?”

“Umi dapat uang dari mana?”

Selepas kepergian ayah, hanya aku, dan umi yang tinggal di rumah ini. Keempat adikku tinggal di pesantren penghafal Qur’an khusus anak yatim. 

Kami mengambil keputusan itu dengan berat hati, sekali lagi bukan karena alim, keadaan ekonomilah yang memaksa. Tetapi, setidaknya keempat adikku memiliki kesempatan untuk meneruskan sekolah, dan tumbuh di lingkungan yang baik.

“Itu, sore tadi Mak Atun antar gulai, katanya aratan.” Umi menarik kursi di sampingku, ikut duduk.

“Sebelum yang lain ketularan, jadi ayam-ayam bangkok yang masih sehat sebagian dijual, sebagian lagi dipotong.”

“Ini ayam Kang Deden, Mi?” Aku terkesiap. Tersedak.

Melihatku kesakitan, Umi lekas memberikan segelas air putih. 

“Kenapa, Gar?” Umi bertanya di sela-sela suara batuk.

Aku pernah tidak sengaja mengumpat. Aku meminta kepada Allah agar ayam-ayam bangkok Kang Deden mati. Aku menyerah, ratusan kali menasehati Kang Desen seperti melukis di atas air. Tetap, Kang Deden rajin menggelar judi sabung ayam.

“Mi, boleh nggak kita berdoa meminta hal buruk?” aku bertanya polos.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Flash
Doa Meminta Keburukan
Binar Bestari
Novel
Melamarmu
Rindiani Apriliyanti
Novel
Two Different World
Zaafatm
Flash
Bronze
Hujan Rintik-Rintik
Anisah Ani06
Skrip Film
Philophobia
ani__sie
Flash
Bronze
The Groom
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Kitab tajwid
roma dhon
Cerpen
Bronze
Natal Gracia yang Berbeda
Nuel Lubis
Novel
Bronze
BORASPATI
Marfenas Marolop Sihombing
Cerpen
Bronze
Bala Riba
Maldalias
Flash
Bronze
Iblis Pun Berdoa Masa Kamu Nggak
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Flash
Bronze
Perpisahan
Nisa Amalia
Novel
Gold
Hijrah Itu Cinta
Bentang Pustaka
Flash
Bronze
Gadis Penanam Bunga
Sulistiyo Suparno
Novel
Baraa'
Ahliya Mujahidin
Rekomendasi
Flash
Doa Meminta Keburukan
Binar Bestari
Flash
Perempuan: Joki Tong Setan
Binar Bestari
Flash
Cahaya Di Atas Perahu
Binar Bestari
Flash
Ibu Setengah Hari
Binar Bestari
Flash
Terompah Penyambung Hidup
Binar Bestari
Flash
Rahasia
Binar Bestari
Flash
It's Oke
Binar Bestari
Cerpen
Bronze
Elegi Sunyi
Binar Bestari
Flash
Kotak Hitam & Selembar Uang
Binar Bestari
Flash
Diculik Jodoh
Binar Bestari
Cerpen
Bronze
Curcollatte
Binar Bestari
Flash
Broken Wedding
Binar Bestari
Flash
Cinta dan Pelepah Kurma
Binar Bestari
Flash
Bronze
Sketsa Wajah Halwa
Binar Bestari
Flash
Kopi 10 Menit
Binar Bestari