Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Hidroponik
3
Suka
11,455
Dibaca

Aku tidak bisa mengubur perasaanku begitu saja. 

Sebab di hatiku tidak ada tanah. Aku tidak ingin ia kotor.

Semua yang tumbuh di dalam hati kurawat dengan hidroponik. 

Kalian bisa menengoknya sesekali. Tempat yang rapi dengan beberapa paralon yang berlubang. Air mengalir tenang di dalamnya. Perasaanku mencuat dari lubangnya. 

Sesekali kualirkan pupuk agar mereka tumbuh subur hingga masa panen tiba. 

Jadi, jangan beritahu aku untuk mengubur perasaan ini untuknya! 

Aku tidak bisa melakukannya seperti apapun berusaha kucoba. 

Menenggelamkannya? 

Tidak ada air yang cukup dalam dihatiku karena perasaanku padanya telah bersemi terlalu tinggi. Seperti pohon beringin puluhan tahun yang membuatmu merinding ngeri. Tapi terlalu kokoh sehingga tidak mampu ditumbangkan gergaji. 

Jangan katakan apapun. 

Telah kucoba dengan segala cara untuk menyingkirkan perasaan ini. 

Namun, tiga tahun rupanya ia telah berakar sangat dalam. Menjalar ke seluruh hati. Yang bisa tumbuh lagi jika perasaan itu kutebang. Yang mendapat sinar mentari tiap kali melihat senyumnya. Yang mendapat pupuk ketika mendengar suaranya. Meski senyum dan suara itu kini bukan untukku. 

Aku hanya bisa terus hidup dengan perasaan itu. Karena jika kucabut ke akar-akarnya, hatiku kian hancur kemudian aku bisa mati. 

Namun, membiarkan perasaan itu hidup juga adalah bom waktu. Karena pertumbuhannya tidak manusiawi. 

Ia terus-menerus menjalarkan akar semakin kokoh. Menumbuhkan daun-daun baru dengan buah ranum yang tak pernah bisa kupetik. Semakin menyesakkan hati. 

Lambat laun ia akan menghalangi pertumbuhan perasaan yang lain dengan monopoli ruang. Hingga ketika hanya tinggal ia yang tumbuh di sana, dinding hatiku ‘kan robek. Akhirnya aku mati juga. 

Oh… inikah rasanya simalakama? 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Bronze
Bukan Orang Ketiga
Nanik Hastuti
Novel
Paleis Bobrok
Vitri Dwi Mantik
Flash
Hidroponik
Keita Puspa
Novel
Sekat(a)Rasa untuk Lyora
Eva Cristyani Tarigan
Novel
Bronze
Love Behind The Scenes
Jules
Flash
Cinta Sepertiga Malam
Awan ElBiru
Cerpen
Bronze
Satu spasi setelah titik
Malinda
Novel
The Two Runaways
Rainy Amanda
Cerpen
Bronze
Bukan Salahku, Suaraku Seperti Ini
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Tabrakan Bibir Digital di Gerbang Sekolah: Rahasia di Balik Baterai Penuh dan Robot Pembersih Otomatis
kutipan.izs
Cerpen
Maybe Someday
Hans Wysiwyg
Cerpen
Cup Kopi Tak Bertuan
Marino Gustomo
Novel
Gold
Defeated by Love
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Kekasih Terjauh
Falcon Publishing
Novel
IRREPLACEABLE
be
Rekomendasi
Flash
Hidroponik
Keita Puspa
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Cerpen
Satu Hari di 2010
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Novel
Bronze
We're (Not) Really Break Up
Keita Puspa
Cerpen
Black Friday
Keita Puspa
Flash
Cita-Cita
Keita Puspa
Flash
Pecah
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Bukan Sugarcoating
Keita Puspa
Flash
LOG OUT
Keita Puspa
Flash
Amplop
Keita Puspa
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Flash
Tsun Tsun Dere Dere
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
Pending Apologize (Sintas Universe)
Keita Puspa