Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Senjata Terakhir
3
Suka
14,605
Dibaca

Pukul dua belas malam, sunyi yang pekat mendadak pecah oleh dentang lonceng yang menggema lantang di udara. Suaranya menyayat kesunyian, menjadi isyarat bahwa perang telah dimulai. Dalam sepersekian detik, ledakan ranjau menghancurkan pekarangan, menciptakan kepanikan yang menyebar liar. Asap hitam membubung tinggi, menelan pandangan di tengah malam yang kelam.

Di kejauhan, suara komandan menggema, membelah cakrawala yang bisu. Satu kompi melaju, diikuti yang lain, tanpa jeda atau keraguan. Mereka bergerak cepat, seolah kematian bukan lagi hal yang menakutkan. Aku sendiri berlari menuju utara, mencoba mencari secercah harapan di tengah reruntuhan yang berserakan. Setiap langkah terasa berat, namun aku tak punya pilihan selain terus maju.

Di sudut puing-puing yang tersisa, tubuhku gemetar. Ujung laras senjata terasa dingin di pelipisku, seolah kematian berdiri begitu dekat, menyapaku tanpa belas kasihan. Kilat menyambar di kejauhan, menambah kengerian yang menggantung di udara. Namun di dalam hati, ada bara yang menyala, menolak padam meski gelap menguasai segalanya.

Dalam keputusasaan, aku merapal doa dengan sisa kekuatan yang kupunya. Peluru telah habis. Tak ada lagi amunisi untuk melawan kecuali satu hal: pena di genggamanku. Senjata terakhir yang kupunya untuk melawan dunia yang tak kenal ampun. Dalam diam, aku berjanji, meski perang menghancurkan segalanya, kata-kataku akan terus hidup, menembus batas waktu dan kenangan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Novel
Dear, diary
Liepiescesha
Novel
ENDORFIN
Aga Lesmana
Flash
Bronze
Demensia
Alfian N. Budiarto
Flash
Gema yang Redup
Jasma Ryadi
Flash
Hantu Anti-Ghosting
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Putri Beras Cokelat
Silvarani
Flash
Memori Berduri
Edelmira (Elmira Rahma)
Flash
Saya sang pembawa sial
Andi Bayu Putra
Flash
Sepasang Kacamata di Ruang Tunggu
Rie Yanti
Flash
Bronze
Kisah Setelah Revolusi Pertama Yang Gagal
Rere Valencia
Novel
BDG45
kucingtampanfilm
Flash
Mirror
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
A Congruent Couple
Silvarani
Novel
Bronze
Metamorph
Agnesya Febriana
Rekomendasi
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Cerpen
Get Rich Overnight
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Segelas Matcha di Siang Hari
Rizki Mubarok
Cerpen
Gaun Putih
Rizki Mubarok
Cerpen
Catatan si Anak Emas
Rizki Mubarok
Cerpen
ARUNIKA
Rizki Mubarok
Cerpen
Cerita yang Tak Pernah Selesai
Rizki Mubarok
Novel
TINTA HITAM
Rizki Mubarok
Flash
Hujan di Bulan Maret
Rizki Mubarok
Cerpen
Jatuh dalam Pelukan
Rizki Mubarok
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Flash
Jika Nanti
Rizki Mubarok
Cerpen
Semua Butuh Waktu
Rizki Mubarok
Cerpen
Sketsa Mulia Di Langit Jakarta
Rizki Mubarok
Cerpen
Surga Para Raja
Rizki Mubarok