Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Senjata Terakhir
3
Suka
12,951
Dibaca

Pukul dua belas malam, sunyi yang pekat mendadak pecah oleh dentang lonceng yang menggema lantang di udara. Suaranya menyayat kesunyian, menjadi isyarat bahwa perang telah dimulai. Dalam sepersekian detik, ledakan ranjau menghancurkan pekarangan, menciptakan kepanikan yang menyebar liar. Asap hitam membubung tinggi, menelan pandangan di tengah malam yang kelam.

Di kejauhan, suara komandan menggema, membelah cakrawala yang bisu. Satu kompi melaju, diikuti yang lain, tanpa jeda atau keraguan. Mereka bergerak cepat, seolah kematian bukan lagi hal yang menakutkan. Aku sendiri berlari menuju utara, mencoba mencari secercah harapan di tengah reruntuhan yang berserakan. Setiap langkah terasa berat, namun aku tak punya pilihan selain terus maju.

Di sudut puing-puing yang tersisa, tubuhku gemetar. Ujung laras senjata terasa dingin di pelipisku, seolah kematian berdiri begitu dekat, menyapaku tanpa belas kasihan. Kilat menyambar di kejauhan, menambah kengerian yang menggantung di udara. Namun di dalam hati, ada bara yang menyala, menolak padam meski gelap menguasai segalanya.

Dalam keputusasaan, aku merapal doa dengan sisa kekuatan yang kupunya. Peluru telah habis. Tak ada lagi amunisi untuk melawan kecuali satu hal: pena di genggamanku. Senjata terakhir yang kupunya untuk melawan dunia yang tak kenal ampun. Dalam diam, aku berjanji, meski perang menghancurkan segalanya, kata-kataku akan terus hidup, menembus batas waktu dan kenangan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Gadis Detektif Menjadi Pacar Lelaki Bermasalah di Sekolah
Zero 74nzan
Flash
Kaki
Dwi Kurnialis
Flash
Spidol Biru
Ralali Sinaw
Flash
Parallax of Truth
Farah Maulida
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Skrip Film
DIVA
Lewi Satriani
Flash
Bronze
Lelaki Pembuang Jam (Membicarakan Adam 4)
Silvarani
Flash
Antara Pelangi dan Matahari
Lita Soerjadinata
Flash
Bronze
Pulang dari Perang
Sulistiyo Suparno
Novel
SEBAMASA
H.N.Minah
Skrip Film
Dunia Reva
Hanasteen
Cerpen
Sisa Kopi di Meja Tengah
A. R. Tawira
Flash
Bronze
Singularity Before I Met You
Silvarani
Novel
Rumah Batu
ANTON SYAHRONI
Rekomendasi
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Cerpen
Cerita yang Tak Pernah Selesai
Rizki Mubarok
Cerpen
Katanya sih Cinta
Rizki Mubarok
Cerpen
CIBIRU
Rizki Mubarok
Cerpen
Tia Monica Manis Sekali
Rizki Mubarok
Cerpen
Coba Sekali Lagi
Rizki Mubarok
Cerpen
Surga Para Raja
Rizki Mubarok
Cerpen
Sketsa Mulia Di Langit Jakarta
Rizki Mubarok
Cerpen
ARUNIKA
Rizki Mubarok
Flash
Matahari Terbit di Kelopak Mata Ibu
Rizki Mubarok
Cerpen
Sahur Pertama
Rizki Mubarok
Novel
TINTA HITAM
Rizki Mubarok
Cerpen
Gelas Ketiga
Rizki Mubarok
Cerpen
Gaun Putih
Rizki Mubarok
Cerpen
Catatan si Anak Emas
Rizki Mubarok