Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Senjata Terakhir
3
Suka
11,861
Dibaca

Pukul dua belas malam, sunyi yang pekat mendadak pecah oleh dentang lonceng yang menggema lantang di udara. Suaranya menyayat kesunyian, menjadi isyarat bahwa perang telah dimulai. Dalam sepersekian detik, ledakan ranjau menghancurkan pekarangan, menciptakan kepanikan yang menyebar liar. Asap hitam membubung tinggi, menelan pandangan di tengah malam yang kelam.

Di kejauhan, suara komandan menggema, membelah cakrawala yang bisu. Satu kompi melaju, diikuti yang lain, tanpa jeda atau keraguan. Mereka bergerak cepat, seolah kematian bukan lagi hal yang menakutkan. Aku sendiri berlari menuju utara, mencoba mencari secercah harapan di tengah reruntuhan yang berserakan. Setiap langkah terasa berat, namun aku tak punya pilihan selain terus maju.

Di sudut puing-puing yang tersisa, tubuhku gemetar. Ujung laras senjata terasa dingin di pelipisku, seolah kematian berdiri begitu dekat, menyapaku tanpa belas kasihan. Kilat menyambar di kejauhan, menambah kengerian yang menggantung di udara. Namun di dalam hati, ada bara yang menyala, menolak padam meski gelap menguasai segalanya.

Dalam keputusasaan, aku merapal doa dengan sisa kekuatan yang kupunya. Peluru telah habis. Tak ada lagi amunisi untuk melawan kecuali satu hal: pena di genggamanku. Senjata terakhir yang kupunya untuk melawan dunia yang tak kenal ampun. Dalam diam, aku berjanji, meski perang menghancurkan segalanya, kata-kataku akan terus hidup, menembus batas waktu dan kenangan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Aku, Kamu, Dia , dan Mereka Adalah Kita
Neo Kaspara Widiastuti
Flash
Dua
Rifatia
Flash
Sebuah Senyuman
nisaaa
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Cerpen
Gara-gara Uang
Kiara Hanifa Anindya
Novel
Bronze
Polemik Kehidupan Dibalik Keceriaan
EMERENCIA
Novel
Aku, Kamu, Dia, dan Mereka Adalah Kita
Neo Kaspara Widiastuti
Flash
10 Days Without Permission
lidia afrianti
Novel
INVEST PEJUANG KANKER
Nurusifah Fauziah
Flash
Bronze
ANGGREK
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Novel
Bronze
PEREMPUAN NAGA
Efi supiyah
Flash
Bronze
Setelah Tidak Bermotor Lagi
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Siapa Peduli
Rizki Mubarok
Novel
Bronze
KEDUA KALI
Novya
Flash
Ayah
Savana Radiani
Rekomendasi
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Cerpen
Siapa Peduli
Rizki Mubarok
Cerpen
Gelas Ketiga
Rizki Mubarok
Cerpen
Semua Butuh Waktu
Rizki Mubarok
Cerpen
Surga Para Raja
Rizki Mubarok
Flash
Matahari Terbit di Kelopak Mata Ibu
Rizki Mubarok
Cerpen
Ya, Namanya Juga Hidup
Rizki Mubarok
Cerpen
Sahur Pertama
Rizki Mubarok
Cerpen
Katanya sih Cinta
Rizki Mubarok
Cerpen
Selepas Ayah Berpulang
Rizki Mubarok
Cerpen
Biru Akan Selamanya Tetap Biru
Rizki Mubarok
Cerpen
ARUNIKA
Rizki Mubarok
Cerpen
CIBIRU
Rizki Mubarok
Cerpen
Selagi Masih Muda
Rizki Mubarok
Cerpen
When Nation Falls
Rizki Mubarok