Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Selanjutnya, Kemana?
1
Suka
4,004
Dibaca

Di ufuk barat, mentari perlahan muncul, seakan melawan takdirnya yang biasa terbit di timur. Sinarnya tetap menyala, menembus cakrawala, menyentuh bumi dengan kehangatan yang tak pilih kasih. Ia menyinari jutaan manusia, merangkul setiap makhluk yang bernafas di bawahnya, dan memberi kehidupan pada pepohonan yang terus tumbuh, menggapai langit dengan ranting-rantingnya. Setiap pagi, mentari hadir dengan tujuan yang jelas, membawa harapan baru bagi mereka yang menanti.

Namun, aku tidak seperti mentari. Aku bukan cahaya yang pasti datang, bukan pula pohon yang tahu ke mana akarnya akan menjalar. Aku hanya berdiri di tengah riuhnya dunia, menyaksikan bagaimana hidup terus berjalan tanpa jeda. Setiap orang di sekitarku tampak memiliki tujuan mereka sendiri. Angin yang berhembus membawa kabar dari berbagai penjuru, suara kehidupan yang tak pernah berhenti.

Di jalanan, orang-orang sibuk berlalu lalang. Ada yang tergesa-gesa menuju tempat kerja, ada yang berbincang hangat dengan sahabat, ada yang pulang membawa buah tangan untuk keluarganya.

Mereka memiliki arah yang jelas, langkah yang mantap, dan hati yang dipenuhi kepastian. Mereka bangun setiap pagi dengan tujuan yang ingin dicapai, janji yang harus ditunaikan, serta impian yang mereka kejar.

Sedangkan aku? Aku masih berdiri di tempat yang sama, membiarkan waktu berlalu tanpa tahu ke mana aku harus melangkah. Aku bertanya pada diriku sendiri, hendak ke mana setelah ini? Apakah aku harus terus mengikuti arus yang tak kukenal arahnya, ataukah aku harus berhenti sejenak, mencari makna dari setiap langkah yang telah kulalui?

Langit berubah warna, mentari semakin tinggi, dan hari terus berjalan. Namun aku masih di sini, bertanya pada diri sendiri. Selanjutnya, ke mana?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Novel
Not There Yet, But Still Here
Renny Widia Astuti
Novel
Bronze
Inheritance
Aylanna N. Arcelia
Novel
Rungkad: Jalan Terjal Menuju Sukses Sebagai CEO
Arka Zayden
Cerpen
Merakit Aku
Shelomita Rosyada
Cerpen
Bronze
Langit
Hekto Kopter
Cerpen
Langit Tak Pernah Menutup Jalan
Muhammad Hairul Umam
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Keabadian di Balik Kaca Silikon
Amrullah Ibrahim
Flash
Bronze
Karya Pertama
Rere Valencia
Flash
Monoton
Hans Wysiwyg
Novel
Andai Hari Esok tak Pernah Ada
Raihan Langit
Novel
Kebun Warisan Kakek
Allindri S Dion
Cerpen
menyelam ke dalam senja
natasya angelita
Cerpen
Neraka bagi Sang Munafik
Yovinus
Rekomendasi
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Cerpen
Catatan si Anak Emas
Rizki Mubarok
Cerpen
CIBIRU
Rizki Mubarok
Cerpen
Cerita yang Tak Pernah Selesai
Rizki Mubarok
Cerpen
Coba Sekali Lagi
Rizki Mubarok
Cerpen
When Nation Falls
Rizki Mubarok
Cerpen
Tia Monica Manis Sekali
Rizki Mubarok
Flash
Jika Nanti
Rizki Mubarok
Cerpen
Semua Butuh Waktu
Rizki Mubarok
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Flash
Matahari Terbit di Kelopak Mata Ibu
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Segelas Matcha di Siang Hari
Rizki Mubarok
Cerpen
Gelas Ketiga
Rizki Mubarok
Cerpen
ARUNIKA
Rizki Mubarok
Cerpen
Siapa Peduli
Rizki Mubarok