Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Selanjutnya, Kemana?
1
Suka
4,005
Dibaca

Di ufuk barat, mentari perlahan muncul, seakan melawan takdirnya yang biasa terbit di timur. Sinarnya tetap menyala, menembus cakrawala, menyentuh bumi dengan kehangatan yang tak pilih kasih. Ia menyinari jutaan manusia, merangkul setiap makhluk yang bernafas di bawahnya, dan memberi kehidupan pada pepohonan yang terus tumbuh, menggapai langit dengan ranting-rantingnya. Setiap pagi, mentari hadir dengan tujuan yang jelas, membawa harapan baru bagi mereka yang menanti.

Namun, aku tidak seperti mentari. Aku bukan cahaya yang pasti datang, bukan pula pohon yang tahu ke mana akarnya akan menjalar. Aku hanya berdiri di tengah riuhnya dunia, menyaksikan bagaimana hidup terus berjalan tanpa jeda. Setiap orang di sekitarku tampak memiliki tujuan mereka sendiri. Angin yang berhembus membawa kabar dari berbagai penjuru, suara kehidupan yang tak pernah berhenti.

Di jalanan, orang-orang sibuk berlalu lalang. Ada yang tergesa-gesa menuju tempat kerja, ada yang berbincang hangat dengan sahabat, ada yang pulang membawa buah tangan untuk keluarganya.

Mereka memiliki arah yang jelas, langkah yang mantap, dan hati yang dipenuhi kepastian. Mereka bangun setiap pagi dengan tujuan yang ingin dicapai, janji yang harus ditunaikan, serta impian yang mereka kejar.

Sedangkan aku? Aku masih berdiri di tempat yang sama, membiarkan waktu berlalu tanpa tahu ke mana aku harus melangkah. Aku bertanya pada diriku sendiri, hendak ke mana setelah ini? Apakah aku harus terus mengikuti arus yang tak kukenal arahnya, ataukah aku harus berhenti sejenak, mencari makna dari setiap langkah yang telah kulalui?

Langit berubah warna, mentari semakin tinggi, dan hari terus berjalan. Namun aku masih di sini, bertanya pada diri sendiri. Selanjutnya, ke mana?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Flash
Bronze
Gion Night Time Slip
Silvarani
Flash
Pilu
Syifaanur Al Fitria
Flash
Rumah yang Berbicara
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
(this pain wouldn't be for) EVERMORE
Firlia Prames Widari
Novel
Ketika Langit Tak Lagi Memelukmu
Dyah
Flash
Senyap dalam Kepala
Ika nurpitasari
Cerpen
Bronze
Keabadian di Balik Kaca Silikon
Amrullah Ibrahim
Flash
Yellow #3
Adel Romanza
Novel
Bronze
WOMEN: A Quiet Storm No One Sees
AMANDA LAUDYA YASMINE
Cerpen
Bronze
RESEP KEDUA AYU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Tahta Sunyi Sang Antagonis
Ron Nee Soo
Cerpen
Tombol Setuju
Desto Prastowo
Cerpen
The Blue Laurel Journey
NoThesis
Flash
Setoples Bintang Kecil
Hans Wysiwyg
Rekomendasi
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Cerpen
Selagi Masih Muda
Rizki Mubarok
Cerpen
ARUNIKA
Rizki Mubarok
Cerpen
When Nation Falls
Rizki Mubarok
Cerpen
Ya, Namanya Juga Hidup
Rizki Mubarok
Cerpen
Gelas Ketiga
Rizki Mubarok
Cerpen
Tia Monica Manis Sekali
Rizki Mubarok
Flash
Matahari Terbit di Kelopak Mata Ibu
Rizki Mubarok
Cerpen
Jatuh dalam Pelukan
Rizki Mubarok
Cerpen
Biru Akan Selamanya Tetap Biru
Rizki Mubarok
Cerpen
Siapa Peduli
Rizki Mubarok
Cerpen
Selepas Ayah Berpulang
Rizki Mubarok
Cerpen
Surga Para Raja
Rizki Mubarok
Cerpen
Get Rich Overnight
Rizki Mubarok