Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Selanjutnya, Kemana?
1
Suka
2,636
Dibaca

Di ufuk barat, mentari perlahan muncul, seakan melawan takdirnya yang biasa terbit di timur. Sinarnya tetap menyala, menembus cakrawala, menyentuh bumi dengan kehangatan yang tak pilih kasih. Ia menyinari jutaan manusia, merangkul setiap makhluk yang bernafas di bawahnya, dan memberi kehidupan pada pepohonan yang terus tumbuh, menggapai langit dengan ranting-rantingnya. Setiap pagi, mentari hadir dengan tujuan yang jelas, membawa harapan baru bagi mereka yang menanti.

Namun, aku tidak seperti mentari. Aku bukan cahaya yang pasti datang, bukan pula pohon yang tahu ke mana akarnya akan menjalar. Aku hanya berdiri di tengah riuhnya dunia, menyaksikan bagaimana hidup terus berjalan tanpa jeda. Setiap orang di sekitarku tampak memiliki tujuan mereka sendiri. Angin yang berhembus membawa kabar dari berbagai penjuru, suara kehidupan yang tak pernah berhenti.

Di jalanan, orang-orang sibuk berlalu lalang. Ada yang tergesa-gesa menuju tempat kerja, ada yang berbincang hangat dengan sahabat, ada yang pulang membawa buah tangan untuk keluarganya.

Mereka memiliki arah yang jelas, langkah yang mantap, dan hati yang dipenuhi kepastian. Mereka bangun setiap pagi dengan tujuan yang ingin dicapai, janji yang harus ditunaikan, serta impian yang mereka kejar.

Sedangkan aku? Aku masih berdiri di tempat yang sama, membiarkan waktu berlalu tanpa tahu ke mana aku harus melangkah. Aku bertanya pada diriku sendiri, hendak ke mana setelah ini? Apakah aku harus terus mengikuti arus yang tak kukenal arahnya, ataukah aku harus berhenti sejenak, mencari makna dari setiap langkah yang telah kulalui?

Langit berubah warna, mentari semakin tinggi, dan hari terus berjalan. Namun aku masih di sini, bertanya pada diri sendiri. Selanjutnya, ke mana?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Airdrops Bingo
Tourtaleslights
Novel
Bronze
Kita Dibesarkan untuk Kuat, Bukan Bahagia
Desto Prastowo
Novel
Hard Being an Introvert
Nur Rochma Aprilia
Cerpen
Sebelum Matahari Menyapa Lagi
Penulis N
Flash
Bronze
Akselerasi Politis Jakarta Bandung
Silvarani
Flash
Harimau si raja hutan
Nunu nugraha
Cerpen
Ana Mia
Ra
Cerpen
Jalan Pulang Menuju Diri Sendiri
Yulia Citra
Flash
Bapak Rumahan
Hans Wysiwyg
Flash
I'm sick & You Toxic
Sylvia Y
Flash
Bronze
Kata Mereka Akan Baik-Baik Saja
lidia afrianti
Flash
Perspektif
zaidan Ammar ghazani
Flash
Yakin
muji
Cerpen
Bronze
Ada tak Adanya Ibu, Hidup Tetap Harus Berjalan, Kan?
Mitchy Lou
Rekomendasi
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Cerpen
Gaun Putih
Rizki Mubarok
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Flash
Matahari Terbit di Kelopak Mata Ibu
Rizki Mubarok
Cerpen
Semua Butuh Waktu
Rizki Mubarok
Cerpen
Sahur Pertama
Rizki Mubarok
Cerpen
Orang Gila yang Menyenangkan
Rizki Mubarok
Cerpen
Bekasi Seperempat Abad
Rizki Mubarok
Cerpen
CIBIRU
Rizki Mubarok
Cerpen
Gelas Ketiga
Rizki Mubarok
Cerpen
Catatan si Anak Emas
Rizki Mubarok
Cerpen
Selagi Masih Muda
Rizki Mubarok
Cerpen
Ya, Namanya Juga Hidup
Rizki Mubarok
Cerpen
Jatuh dalam Pelukan
Rizki Mubarok
Cerpen
Sketsa Mulia Di Langit Jakarta
Rizki Mubarok