Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Selanjutnya, Kemana?
1
Suka
1,934
Dibaca

Di ufuk barat, mentari perlahan muncul, seakan melawan takdirnya yang biasa terbit di timur. Sinarnya tetap menyala, menembus cakrawala, menyentuh bumi dengan kehangatan yang tak pilih kasih. Ia menyinari jutaan manusia, merangkul setiap makhluk yang bernafas di bawahnya, dan memberi kehidupan pada pepohonan yang terus tumbuh, menggapai langit dengan ranting-rantingnya. Setiap pagi, mentari hadir dengan tujuan yang jelas, membawa harapan baru bagi mereka yang menanti.

Namun, aku tidak seperti mentari. Aku bukan cahaya yang pasti datang, bukan pula pohon yang tahu ke mana akarnya akan menjalar. Aku hanya berdiri di tengah riuhnya dunia, menyaksikan bagaimana hidup terus berjalan tanpa jeda. Setiap orang di sekitarku tampak memiliki tujuan mereka sendiri. Angin yang berhembus membawa kabar dari berbagai penjuru, suara kehidupan yang tak pernah berhenti.

Di jalanan, orang-orang sibuk berlalu lalang. Ada yang tergesa-gesa menuju tempat kerja, ada yang berbincang hangat dengan sahabat, ada yang pulang membawa buah tangan untuk keluarganya.

Mereka memiliki arah yang jelas, langkah yang mantap, dan hati yang dipenuhi kepastian. Mereka bangun setiap pagi dengan tujuan yang ingin dicapai, janji yang harus ditunaikan, serta impian yang mereka kejar.

Sedangkan aku? Aku masih berdiri di tempat yang sama, membiarkan waktu berlalu tanpa tahu ke mana aku harus melangkah. Aku bertanya pada diriku sendiri, hendak ke mana setelah ini? Apakah aku harus terus mengikuti arus yang tak kukenal arahnya, ataukah aku harus berhenti sejenak, mencari makna dari setiap langkah yang telah kulalui?

Langit berubah warna, mentari semakin tinggi, dan hari terus berjalan. Namun aku masih di sini, bertanya pada diri sendiri. Selanjutnya, ke mana?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Kisah Simsim yang Pemarah
Lia
Flash
Zul dan Paku
Khasbi Abdul Malik
Flash
Gadis Lentera
Alya Nazira
Novel
Adi Karsa
E. Karto
Flash
Tambang
snang.tjarita
Flash
Bronze
Metascore 54
Rere Valencia
Flash
Biru Merah
lidia afrianti
Flash
Warna Pertama
INeeTha
Flash
Noises Inside My Head
Steffi Adelin
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Novel
Resonansi Luka
Luminaminalu
Cerpen
Bronze
Dunia Orang Dewasa itu, Keseriusan dan Kesenangan seolah Melebur
Nuel Lubis
Cerpen
Lensa di Balik Tirai Dapur
INeeTha
Flash
Bunga terakhir
Aris Setiawan
Rekomendasi
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Cerpen
Orang Gila yang Menyenangkan
Rizki Mubarok
Cerpen
When Nation Falls
Rizki Mubarok
Cerpen
Biru Akan Selamanya Tetap Biru
Rizki Mubarok
Cerpen
Catatan si Anak Emas
Rizki Mubarok
Cerpen
Semua Butuh Waktu
Rizki Mubarok
Cerpen
Gelas Ketiga
Rizki Mubarok
Cerpen
Cerita yang Tak Pernah Selesai
Rizki Mubarok
Cerpen
Surga Para Raja
Rizki Mubarok
Cerpen
Selepas Ayah Berpulang
Rizki Mubarok
Cerpen
Jatuh dalam Pelukan
Rizki Mubarok
Cerpen
Gaun Putih
Rizki Mubarok
Novel
TINTA HITAM
Rizki Mubarok
Cerpen
Siapa Peduli
Rizki Mubarok
Cerpen
Bekasi Seperempat Abad
Rizki Mubarok