Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Telor Rebus (Sintas Universe)
2
Suka
11,101
Dibaca

Kelas yang sunyi mendadak riuh rendah oleh bisik para murid. Untungnya guru yang mengajar tengah keluar.

Dari bangku paling belakang, Helena diam-diam resah. Berusaha keras diaturnya degup jantung dan napas tetap dalam ritme normal. 

Ini semua gara-gara ibu. Tadi pagi ibu bersikeras agar Helena menghabiskan dua butir telur rebus untuk sarapan. Padahal Helena cuma sarapan telur rebus kalau sekolah libur saja. Tapi pagi ini terpaksa Helena makan itu karena ibu tidak memberinya uang saku. 

Perut Helena mulai bereaksi ketika guru Sains pergi untuk mengambil proyektor di ruang guru. Helena tidak bisa menahannya. Perutnya terlalu sakit. Dia sempat lega setelah udara yang terkurung di perutnya terlepas tanpa suara. 

Namun, beberapa murid mulai menutup hidung dan berbisik dengan sesama. 

“Siapa, sih?”

“Bau banget, ya, Lord!”

“Ini mah kawah gunung!”

Jemari Helena menggenggam erat buku teks Sains Kelas IX di laci meja. Setengah mati dia berdoa agar teman-temannya tidak tahu siapa penebar gas memuakkan itu. 

Ketika murid-murid di bangku depan saling tuduh, telinga Helena sudah terasa panas. Helena terpejam bersiap dipermalukan seisi kelas jika ketahuan. 

“Kentut itu sehat!” seru seorang cowok yang duduk di pojok belakang. Dia membuka jendela kelas lebar-lebar. 

Semua murid tertawa begitu cowok itu menyelesaikan kalimatnya. Tidak ada lagi yang bersuara sumbang. 

Helena mengembuskan napas lega pelan. Udara kelas yang penuh intimidasi berubah penuh kelakar dan semua murid kembali dengan kesibukannya mengisi soal. 

Diam-diam Helena memperhatikan cowok di pojok yang kini tengah menggaruk tengkuk sambil berpikir. Wajahnya serius. Sesekali bibirnya bergerak-gerak membaca soal. Dia adalah Corey, si juara kelas. 

Corey ganteng juga kalo lagi gitu. pikir Helena. Diam-diam hatinya bergetar. Cowok itu telah menyelamatkannya. 

Dan kalau ada kesempatan, Helena berdoa pada Tuhan untuk membalas kebaikan cowok yang kemarin kepergok merokok bareng geng Naser itu. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
Bronze
Merajut Kisah Arka
Utami Syahdiah
Novel
Hidayah dibalik Kegelapan : Cinta sang Mafioso
Winda Christanti
Novel
Knit by Chance
Ayu ramani
Skrip Film
AVICENNA
Ravistara
Skrip Film
Multiverse Love (Script)
Surya Nadendra
Flash
Yang Tak selesai
Via S Kim
Flash
DATK- Ter Tidur 2.0
Ayuningti
Novel
CLARISSA
Nurdianty Anugrah Devi
Novel
Istri Yang Disia-siakan
SUWANDY
Novel
Labirin Kosmos: Janubi & Syamali
Faiz el Faza
Skrip Film
Ex-One
Catur SD
Skrip Film
Paket Honeymoon
Bramanditya
Cerpen
Kutitipkan Cahaya di Bola Matamu
Rina F Ryanie
Cerpen
Wonder Blossom
Adinda Amalia
Rekomendasi
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Dia Masih di Sini
Keita Puspa
Novel
CAHAYA HITAM
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Flash
Bronze
KOLOR RIJEK
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Bronze
7th Skies
Keita Puspa
Flash
Bronze
Amplop
Keita Puspa
Flash
Bronze
Hidroponik
Keita Puspa
Flash
Bronze
Cita-Cita
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pecah
Keita Puspa
Novel
Bronze
We're (Not) Really Break Up
Keita Puspa
Cerpen
Satu Hari di 2010
Keita Puspa
Flash
Bronze
Ranah Jaya
Keita Puspa