Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Telor Rebus (Sintas Universe)
2
Suka
7,540
Dibaca

Kelas yang sunyi mendadak riuh rendah oleh bisik para murid. Untungnya guru yang mengajar tengah keluar.

Dari bangku paling belakang, Helena diam-diam resah. Berusaha keras diaturnya degup jantung dan napas tetap dalam ritme normal. 

Ini semua gara-gara ibu. Tadi pagi ibu bersikeras agar Helena menghabiskan dua butir telur rebus untuk sarapan. Padahal Helena cuma sarapan telur rebus kalau sekolah libur saja. Tapi pagi ini terpaksa Helena makan itu karena ibu tidak memberinya uang saku. 

Perut Helena mulai bereaksi ketika guru Sains pergi untuk mengambil proyektor di ruang guru. Helena tidak bisa menahannya. Perutnya terlalu sakit. Dia sempat lega setelah udara yang terkurung di perutnya terlepas tanpa suara. 

Namun, beberapa murid mulai menutup hidung dan berbisik dengan sesama. 

“Siapa, sih?”

“Bau banget, ya, Lord!”

“Ini mah kawah gunung!”

Jemari Helena menggenggam erat buku teks Sains Kelas IX di laci meja. Setengah mati dia berdoa agar teman-temannya tidak tahu siapa penebar gas memuakkan itu. 

Ketika murid-murid di bangku depan saling tuduh, telinga Helena sudah terasa panas. Helena terpejam bersiap dipermalukan seisi kelas jika ketahuan. 

“Kentut itu sehat!” seru seorang cowok yang duduk di pojok belakang. Dia membuka jendela kelas lebar-lebar. 

Semua murid tertawa begitu cowok itu menyelesaikan kalimatnya. Tidak ada lagi yang bersuara sumbang. 

Helena mengembuskan napas lega pelan. Udara kelas yang penuh intimidasi berubah penuh kelakar dan semua murid kembali dengan kesibukannya mengisi soal. 

Diam-diam Helena memperhatikan cowok di pojok yang kini tengah menggaruk tengkuk sambil berpikir. Wajahnya serius. Sesekali bibirnya bergerak-gerak membaca soal. Dia adalah Corey, si juara kelas. 

Corey ganteng juga kalo lagi gitu. pikir Helena. Diam-diam hatinya bergetar. Cowok itu telah menyelamatkannya. 

Dan kalau ada kesempatan, Helena berdoa pada Tuhan untuk membalas kebaikan cowok yang kemarin kepergok merokok bareng geng Naser itu. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
Not in Wonderland
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
It's Me, April
SNLK
Novel
But You
Yaraa
Novel
Luka yang Bernama Cinta
Naily Infiroha
Novel
A Blast From the Past
Elok Nasrulia
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
Tarian Angsa
Imajinasiku
Novel
Tempatmu yang Tak Bisa Kugantikan
Nadia N
Novel
Last Love
Laila Nur Fitria D
Flash
Maaf Cinta
Queeniavv
Flash
Jejak
lidia afrianti
Novel
Arkan & Agatha (Love Story)
Nasyafaav
Novel
Bronze
Musim Dingin di Izmir
Diana Dia
Novel
Angkringan Jomlo
anifah setyawati
Novel
Kata Cinta Diakhir Hayat
Munirahwati
Rekomendasi
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Cerpen
Black Friday
Keita Puspa
Flash
Hai Darling
Keita Puspa
Novel
CAHAYA HITAM
Keita Puspa
Novel
He Is Not My Brother
Keita Puspa
Cerpen
TRIAL ON MERAPI (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Sembilan Nyawa
Keita Puspa
Novel
Bronze
We're (Not) Really Break Up
Keita Puspa
Flash
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Masalah Jiwa
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pecah
Keita Puspa
Flash
Pengusiran Setan
Keita Puspa
Novel
DELTA TEAM
Keita Puspa
Flash
Antropologi
Keita Puspa
Flash
Bronze
Tsun Tsun Dere Dere
Keita Puspa