Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Telor Rebus (Sintas Universe)
2
Suka
8,969
Dibaca

Kelas yang sunyi mendadak riuh rendah oleh bisik para murid. Untungnya guru yang mengajar tengah keluar.

Dari bangku paling belakang, Helena diam-diam resah. Berusaha keras diaturnya degup jantung dan napas tetap dalam ritme normal. 

Ini semua gara-gara ibu. Tadi pagi ibu bersikeras agar Helena menghabiskan dua butir telur rebus untuk sarapan. Padahal Helena cuma sarapan telur rebus kalau sekolah libur saja. Tapi pagi ini terpaksa Helena makan itu karena ibu tidak memberinya uang saku. 

Perut Helena mulai bereaksi ketika guru Sains pergi untuk mengambil proyektor di ruang guru. Helena tidak bisa menahannya. Perutnya terlalu sakit. Dia sempat lega setelah udara yang terkurung di perutnya terlepas tanpa suara. 

Namun, beberapa murid mulai menutup hidung dan berbisik dengan sesama. 

“Siapa, sih?”

“Bau banget, ya, Lord!”

“Ini mah kawah gunung!”

Jemari Helena menggenggam erat buku teks Sains Kelas IX di laci meja. Setengah mati dia berdoa agar teman-temannya tidak tahu siapa penebar gas memuakkan itu. 

Ketika murid-murid di bangku depan saling tuduh, telinga Helena sudah terasa panas. Helena terpejam bersiap dipermalukan seisi kelas jika ketahuan. 

“Kentut itu sehat!” seru seorang cowok yang duduk di pojok belakang. Dia membuka jendela kelas lebar-lebar. 

Semua murid tertawa begitu cowok itu menyelesaikan kalimatnya. Tidak ada lagi yang bersuara sumbang. 

Helena mengembuskan napas lega pelan. Udara kelas yang penuh intimidasi berubah penuh kelakar dan semua murid kembali dengan kesibukannya mengisi soal. 

Diam-diam Helena memperhatikan cowok di pojok yang kini tengah menggaruk tengkuk sambil berpikir. Wajahnya serius. Sesekali bibirnya bergerak-gerak membaca soal. Dia adalah Corey, si juara kelas. 

Corey ganteng juga kalo lagi gitu. pikir Helena. Diam-diam hatinya bergetar. Cowok itu telah menyelamatkannya. 

Dan kalau ada kesempatan, Helena berdoa pada Tuhan untuk membalas kebaikan cowok yang kemarin kepergok merokok bareng geng Naser itu. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Komik
When I Was Young
piyik boi
Flash
Maaf Cinta
Queeniavv
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
SCOMPARIRE
Cindy Permata
Novel
Bronze
Alfa Beta
Rizky Ade Putra
Novel
Di Sini ada Mantan
Faiz el Faza
Flash
NIAT DAN KERINDUAN
Apri Ajijunanto Saputra
Cerpen
Bronze
Rapsodi dalam Omprengan
Nuel Lubis
Novel
A Hot Daddy Chronicle
Ina Inong Ina
Flash
Pertemuan Kembali
hellonara
Flash
Godain Murid Baru
Luca Scofish
Flash
Maaf aku tidak menjadi apa yang kamu mau
lidia afrianti
Novel
Aster
FazahraR
Novel
Rahasia tuhan
Retno kemuning
Flash
Hari Ini Kehujanan
Kosong/Satu
Rekomendasi
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Cerpen
Satu Hari di 2010
Keita Puspa
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Flash
Bronze
KEDASIH
Keita Puspa
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Antropologi
Keita Puspa
Flash
Bronze
Tsun Tsun Dere Dere
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pecah
Keita Puspa
Flash
Bronze
Dia Masih di Sini
Keita Puspa
Flash
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
CAHAYA HITAM
Keita Puspa
Flash
Kuburan yang Terlupakan
Keita Puspa
Flash
Pengusiran Setan
Keita Puspa
Flash
Bronze
Sembilan Nyawa
Keita Puspa
Flash
Bronze
Hidroponik
Keita Puspa