Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Telor Rebus (Sintas Universe)
2
Suka
5,544
Dibaca

Kelas yang sunyi mendadak riuh rendah oleh bisik para murid. Untungnya guru yang mengajar tengah keluar.

Dari bangku paling belakang, Helena diam-diam resah. Berusaha keras diaturnya degup jantung dan napas tetap dalam ritme normal. 

Ini semua gara-gara ibu. Tadi pagi ibu bersikeras agar Helena menghabiskan dua butir telur rebus untuk sarapan. Padahal Helena cuma sarapan telur rebus kalau sekolah libur saja. Tapi pagi ini terpaksa Helena makan itu karena ibu tidak memberinya uang saku. 

Perut Helena mulai bereaksi ketika guru Sains pergi untuk mengambil proyektor di ruang guru. Helena tidak bisa menahannya. Perutnya terlalu sakit. Dia sempat lega setelah udara yang terkurung di perutnya terlepas tanpa suara. 

Namun, beberapa murid mulai menutup hidung dan berbisik dengan sesama. 

“Siapa, sih?”

“Bau banget, ya, Lord!”

“Ini mah kawah gunung!”

Jemari Helena menggenggam erat buku teks Sains Kelas IX di laci meja. Setengah mati dia berdoa agar teman-temannya tidak tahu siapa penebar gas memuakkan itu. 

Ketika murid-murid di bangku depan saling tuduh, telinga Helena sudah terasa panas. Helena terpejam bersiap dipermalukan seisi kelas jika ketahuan. 

“Kentut itu sehat!” seru seorang cowok yang duduk di pojok belakang. Dia membuka jendela kelas lebar-lebar. 

Semua murid tertawa begitu cowok itu menyelesaikan kalimatnya. Tidak ada lagi yang bersuara sumbang. 

Helena mengembuskan napas lega pelan. Udara kelas yang penuh intimidasi berubah penuh kelakar dan semua murid kembali dengan kesibukannya mengisi soal. 

Diam-diam Helena memperhatikan cowok di pojok yang kini tengah menggaruk tengkuk sambil berpikir. Wajahnya serius. Sesekali bibirnya bergerak-gerak membaca soal. Dia adalah Corey, si juara kelas. 

Corey ganteng juga kalo lagi gitu. pikir Helena. Diam-diam hatinya bergetar. Cowok itu telah menyelamatkannya. 

Dan kalau ada kesempatan, Helena berdoa pada Tuhan untuk membalas kebaikan cowok yang kemarin kepergok merokok bareng geng Naser itu. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
Bronze
See U Later Boy
Ludiamanta
Novel
Bronze
Sweet
Affa Rain
Flash
Ridho Ibu
Khoirul Anam
Flash
Marsha
Faristama Aldrich
Cerpen
Bronze
The One Yang Terlupakan
Shinta Larasati Hardjono
Novel
Bronze
SESIUN ALTHA
Yukariani
Novel
Tarabunga
Jejak Annie
Flash
Hai, Apa kabarmu?
Lisnawati
Flash
Bronze
Tsun Tsun Dere Dere
Keita Puspa
Flash
Jejak
lidia afrianti
Novel
Lady Bug
AdityoWahyu
Flash
Bronze
Tiada Dirinya
Gia Oro
Flash
Bronze
Tanda Tangan
Haru Wandei
Flash
Hari Ini Bapak Menyemir Sepatuku
Hans Wysiwyg
Rekomendasi
Flash
Telor Rebus (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
Tsun Tsun Dere Dere
Keita Puspa
Flash
Pengusiran Setan
Keita Puspa
Flash
Menjual Jiwa
Keita Puspa
Flash
Bronze
Masalah Jiwa
Keita Puspa
Flash
Bronze
Sembilan Nyawa
Keita Puspa
Flash
Bronze
7th Skies
Keita Puspa
Flash
Bronze
Hidroponik
Keita Puspa
Flash
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Pendosa
Keita Puspa
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Flash
Bronze
Pecah
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
My Razor Blade (from Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Flash
Bronze
LOG OUT
Keita Puspa