Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Sisa Di Gelas
0
Suka
6,162
Dibaca

Dia pulang dengan langkah pelan, seolah takut menabrak kesunyian yang sudah lebih dulu menunggu di rumah ini.

Ada wangi asing di udara lembut, manis, dan menyakitkan.

Wangi yang bukan milikku.

Aku menatapnya sebentar, mencoba membaca wajah yang dulu kuhafal seperti doa.

Kini, aku tak lagi mengerti bahasa di matanya.

Hanya sisa letih, dan mungkin sedikit kebohongan yang bergetar di bibirnya saat berkata, “Aku lelah.”

Di meja makan, dua piring dingin menatap kami tanpa suara.

Kami makan tanpa rasa, hanya mengunyah waktu yang sudah lama basi.

Dia menunduk, aku berpura-pura tak melihat bayangan orang lain di dalam tatapannya.

Ketika dia ke kamar, ponselnya tertinggal di meja.

Layar menyala sebentar, menulis luka di udara:

“Aku rindu kamu.”

Aku memandangi pesan itu seperti menatap hujan yang tak bisa dihentikan.

Menuang air ke gelasnya, aku gemetar. Air tumpah sedikit dan aku sadar, cinta pun bisa menetes seperti itu: pelan, tapi hilang juga akhirnya.

Malam menggulung kami dalam diam.

Dia tertidur. Aku menatap punggungnya yang dulu hangat kini hanya dinding dingin yang tak bisa kupeluk.

Aku turun ke dapur, menatap gelas yang tadi kupakai. Sisa airnya bening, tapi di dasar gelas itu ada bayangan wajahku yang tak kukenal lagi.

Aku mengambil kertas kecil, menulis satu kalimat:

“Aku mencintaimu sampai di sini.”

Kutatap rumah kami sekali lagi dindingnya, langit-langitnya, semua masih sama, hanya aku yang sudah tidak.

Kukunci pintu perlahan, takut membangunkannya.

Di luar, udara dingin. Tapi untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, aku bisa bernapas tanpa rasa sakit.

Dan mungkin, begitulah cinta:

kadang harus dibiarkan tumpah agar kita tahu mana yang masih tersisa dan mana yang sudah seharusnya hilang.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Sisa Di Gelas
lidia afrianti
Novel
Gold
Hujan Merah Jambu
Mizan Publishing
Novel
Gold
A Room with A View
Noura Publishing
Novel
Menunda Selesai
Estria Solihatun N
Novel
you were never mine
Erika Angelina
Flash
Pesan Karin
nirjana
Flash
Hai, Apa kabarmu?
Lisnawati
Flash
Bronze
Kata orang, jangan berhenti di satu titik.
Lisnawati
Novel
World Pain
Galuh sekar wangi
Novel
Bronze
PATAH HATI SEORANG DEMONSTRAN
Mario Matutu
Skrip Film
Cinta (Monyet)
Avis Dinata
Novel
Epiphany
syabrinaaputri
Novel
Mari Kita Selesaikan Lebih Dulu
Amelia R Maulida
Novel
HIMMEL [Pada Pertemuan Kedua]
berry
Novel
Serejang Rindu yang Tak Kunjung Reda
Hadis Mevlana
Rekomendasi
Flash
Sisa Di Gelas
lidia afrianti
Flash
Ramai
lidia afrianti
Flash
Aku berhenti bicara sekarang
lidia afrianti
Flash
Khas Jatuh Cinta
lidia afrianti
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Flash
Bronze
Hilang di Kota Virtual
lidia afrianti
Flash
Rumus Manual ayah
lidia afrianti
Flash
Bronze
LAST PLACE
lidia afrianti
Flash
Bayang
lidia afrianti
Flash
Aku ingin kamu mendengarku
lidia afrianti
Flash
Ternyata Kita Pembohong
lidia afrianti
Flash
In Korea Means 사랑해
lidia afrianti
Flash
Beda Luka Beda Rasa
lidia afrianti
Flash
Jika Sudah Lupa, Mari kita Bertemu
lidia afrianti
Flash
Bronze
From River To Sea
lidia afrianti