Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Sisa Di Gelas
0
Suka
5,160
Dibaca

Dia pulang dengan langkah pelan, seolah takut menabrak kesunyian yang sudah lebih dulu menunggu di rumah ini.

Ada wangi asing di udara lembut, manis, dan menyakitkan.

Wangi yang bukan milikku.

Aku menatapnya sebentar, mencoba membaca wajah yang dulu kuhafal seperti doa.

Kini, aku tak lagi mengerti bahasa di matanya.

Hanya sisa letih, dan mungkin sedikit kebohongan yang bergetar di bibirnya saat berkata, “Aku lelah.”

Di meja makan, dua piring dingin menatap kami tanpa suara.

Kami makan tanpa rasa, hanya mengunyah waktu yang sudah lama basi.

Dia menunduk, aku berpura-pura tak melihat bayangan orang lain di dalam tatapannya.

Ketika dia ke kamar, ponselnya tertinggal di meja.

Layar menyala sebentar, menulis luka di udara:

“Aku rindu kamu.”

Aku memandangi pesan itu seperti menatap hujan yang tak bisa dihentikan.

Menuang air ke gelasnya, aku gemetar. Air tumpah sedikit dan aku sadar, cinta pun bisa menetes seperti itu: pelan, tapi hilang juga akhirnya.

Malam menggulung kami dalam diam.

Dia tertidur. Aku menatap punggungnya yang dulu hangat kini hanya dinding dingin yang tak bisa kupeluk.

Aku turun ke dapur, menatap gelas yang tadi kupakai. Sisa airnya bening, tapi di dasar gelas itu ada bayangan wajahku yang tak kukenal lagi.

Aku mengambil kertas kecil, menulis satu kalimat:

“Aku mencintaimu sampai di sini.”

Kutatap rumah kami sekali lagi dindingnya, langit-langitnya, semua masih sama, hanya aku yang sudah tidak.

Kukunci pintu perlahan, takut membangunkannya.

Di luar, udara dingin. Tapi untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, aku bisa bernapas tanpa rasa sakit.

Dan mungkin, begitulah cinta:

kadang harus dibiarkan tumpah agar kita tahu mana yang masih tersisa dan mana yang sudah seharusnya hilang.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Nice Little Twists
Fann Ardian
Flash
Sisa Di Gelas
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Rapsodi dalam Omprengan
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
rania dan ketos
nabila devi
Flash
Bronze
Caffeine Anecdote (Membicarakan Adam 9)
Silvarani
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan (End)
Yutanis
Komik
The Miracle
Helsy Ariesta
Cerpen
Bronze
Our Last Summer
sisniwati
Komik
Filotimo
Rainnydays Project
Skrip Film
NOMER ANTRIAN C050
tuhu
Flash
Dreamin
Simka Bremana Sinaga
Flash
Bronze
Di Antara Dua Hati
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
(Bukan) Si Pahit Delta
Lilis Alfina Suryaningsih
Flash
Romansa
ahmad tamim
Skrip Film
H-14
Daniella Meirencya Tandra
Rekomendasi
Flash
Sisa Di Gelas
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Without You
lidia afrianti
Flash
Tumbuhan Pemakan Rahasia
lidia afrianti
Flash
Bayang
lidia afrianti
Flash
My Battery
lidia afrianti
Flash
Cinta Tanpa Pamrih
lidia afrianti
Flash
Ibu, sebenarnya. . .
lidia afrianti
Flash
Bronze
Juni Tanpa Ju
lidia afrianti
Flash
Bronze
Kenapa Kita Berpisah?
lidia afrianti
Flash
Ramai
lidia afrianti
Flash
Bronze
Lemon Tea
lidia afrianti
Flash
Bronze
From River To Sea
lidia afrianti
Flash
Hari Ketika Aku Mati Sebentar
lidia afrianti
Flash
Jika kita berubah
lidia afrianti
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti