Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Sisa Di Gelas
0
Suka
7,123
Dibaca

Dia pulang dengan langkah pelan, seolah takut menabrak kesunyian yang sudah lebih dulu menunggu di rumah ini.

Ada wangi asing di udara lembut, manis, dan menyakitkan.

Wangi yang bukan milikku.

Aku menatapnya sebentar, mencoba membaca wajah yang dulu kuhafal seperti doa.

Kini, aku tak lagi mengerti bahasa di matanya.

Hanya sisa letih, dan mungkin sedikit kebohongan yang bergetar di bibirnya saat berkata, “Aku lelah.”

Di meja makan, dua piring dingin menatap kami tanpa suara.

Kami makan tanpa rasa, hanya mengunyah waktu yang sudah lama basi.

Dia menunduk, aku berpura-pura tak melihat bayangan orang lain di dalam tatapannya.

Ketika dia ke kamar, ponselnya tertinggal di meja.

Layar menyala sebentar, menulis luka di udara:

“Aku rindu kamu.”

Aku memandangi pesan itu seperti menatap hujan yang tak bisa dihentikan.

Menuang air ke gelasnya, aku gemetar. Air tumpah sedikit dan aku sadar, cinta pun bisa menetes seperti itu: pelan, tapi hilang juga akhirnya.

Malam menggulung kami dalam diam.

Dia tertidur. Aku menatap punggungnya yang dulu hangat kini hanya dinding dingin yang tak bisa kupeluk.

Aku turun ke dapur, menatap gelas yang tadi kupakai. Sisa airnya bening, tapi di dasar gelas itu ada bayangan wajahku yang tak kukenal lagi.

Aku mengambil kertas kecil, menulis satu kalimat:

“Aku mencintaimu sampai di sini.”

Kutatap rumah kami sekali lagi dindingnya, langit-langitnya, semua masih sama, hanya aku yang sudah tidak.

Kukunci pintu perlahan, takut membangunkannya.

Di luar, udara dingin. Tapi untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, aku bisa bernapas tanpa rasa sakit.

Dan mungkin, begitulah cinta:

kadang harus dibiarkan tumpah agar kita tahu mana yang masih tersisa dan mana yang sudah seharusnya hilang.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
SATU SATUNYA JALAN MENUJU DIRIMU
Haryani
Flash
Sisa Di Gelas
lidia afrianti
Novel
Bronze
Aksara dan Kacamata Ajaib
Rizasa Vitri
Novel
Heart for the Ice Princess
Fii
Novel
My Devil's Husband, Rainer
irma erviana
Flash
Mimpi Teduh
Hans Wysiwyg
Novel
Bronze
Always like a love
Rafiqah Nabila awalyani
Novel
After SUNSET
Siti Rohmah
Novel
p.u.l.a.n.g
Marina Dohitra Yanuparinda H
Novel
Bronze
EAGLE EYES
SOS (Share Our Story)
Novel
Bronze
Gadis Sastra
Achmad Muchtar
Novel
Yang Hilang dan Tak Terputus
Elaire Clain
Novel
Bronze
BOY & MILAN
B'gék Éspé
Novel
The Lover's Enigma
Raihana Rihil M
Novel
Hallo, Cinta Yang Kutulis Di Catatan Fisika
Mba Rerima
Rekomendasi
Flash
Sisa Di Gelas
lidia afrianti
Flash
Bronze
LAST PLACE
lidia afrianti
Flash
Bronze
Sandiwara
lidia afrianti
Flash
Bronze
Kenapa Kita Berpisah?
lidia afrianti
Flash
In Korea Means 사랑해
lidia afrianti
Flash
Bronze
From River To Sea
lidia afrianti
Flash
Suar
lidia afrianti
Flash
Kesempatan Kedua
lidia afrianti
Flash
Andai semua ini benar-benar terjadi
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
A letter: Unbreakable Love From Seoul
lidia afrianti
Flash
My Battery
lidia afrianti
Flash
10 Days Without Permission
lidia afrianti
Flash
Hari Ketika Aku Mati Sebentar
lidia afrianti
Flash
Ramai
lidia afrianti
Flash
Bronze
Jeda Yang Tak Pernah Usai
lidia afrianti