Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Perempuan
7
Suka
4,132
Dibaca

Namaku perempuan.

Aku lahir dari rahim yang penuh doa dan air mata.

Sejak pertama kali menangis, dunia sudah menulis peranku tanpa bertanya apa aku mau.

Katanya, aku harus lembut. Harus cantik. Harus sabar.

Katanya lagi, perempuan yang terlalu keras bicara akan ditinggalkan, dan yang terlalu berani akan dipatahkan.

Aku tumbuh sambil belajar menyembunyikan api di dalam dada.

Ketika marah, aku menunduk.

Ketika takut, aku tersenyum.

Ketika hancur, aku diam karena diam, katanya, adalah bentuk paling anggun dari kesedihan.

Tapi tidak ada yang tahu, diamku punya suara.

Ia berbicara di malam-malam panjang, ketika dunia tertidur dan aku sendiri dengan pikiranku.

Ia berbisik, “Sampai kapan kamu akan membungkam dirimu sendiri?”

Suatu hari, aku berhenti menunduk.

Aku mulai berjalan tanpa menunggu izin.

Aku menulis namaku dengan tinta yang tebal di setiap tempat yang dulu menolakku.

Aku bicara, bukan untuk didengar, tapi untuk didengar sebagai diriku sendiri.

Sekarang aku tahu, menjadi perempuan bukan soal menjadi lemah atau kuat.

Bukan juga tentang menjadi manis atau tangguh.

Menjadi perempuan adalah tentang berani berani menangis tanpa malu, berani mencintai tanpa kehilangan diri, berani melawan tanpa merasa bersalah.

Namaku perempuan.

Dan aku tidak akan lagi meminta maaf karena menjadi diriku.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Perempuan
lidia afrianti
Flash
PANAS
Maruki
Flash
Surat Untukmu Dariku
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Bukan Pencuri
Titin Widyawati
Flash
Bronze
Solitaire Beauty
Silvarani
Flash
Tetaplah Melangkah
Rahmi Azzura
Flash
Bronze
Parallel Myself in Kanagawa Morning
Silvarani
Flash
Bronze
Industrial Bakurocho Station Monologue
Silvarani
Cerpen
Bronze
Reynald's Longing
Langitttmallam
Flash
Karma Datang sebagai Sebuah Hukuman (surat 3)
Lail Arahma
Flash
Menikmati Takdir
Husein AM.
Flash
Hujan di Bulan Maret
Rizki Mubarok
Flash
Tambang
snang.tjarita
Cerpen
Bronze
I Must Release You
Gita Karmani
Novel
Teman dari Luka yang Sama
aether.writes
Rekomendasi
Flash
Perempuan
lidia afrianti
Flash
Bronze
Alasan Menjadikanmu Rumah
lidia afrianti
Flash
Bagian Mana kita?
lidia afrianti
Flash
Bronze
Manusia Yang Kupanggil Priaku
lidia afrianti
Flash
Bronze
Ramai
lidia afrianti
Flash
My Battery
lidia afrianti
Flash
Barangkali Tulisan Memang Bisa Mati
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Dazzling Love
lidia afrianti
Flash
Kenapa Kamu Pergi?
lidia afrianti
Flash
Beda Luka Beda Rasa
lidia afrianti
Flash
Seisi Semesta Sana
lidia afrianti
Flash
Bronze
Jeda Yang Tak Pernah Usai
lidia afrianti
Flash
Bronze
Bayang
lidia afrianti
Flash
Bronze
Sandiwara
lidia afrianti
Flash
Kesalahan Hitung
lidia afrianti