Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Perempuan
7
Suka
2,202
Dibaca

Namaku perempuan.

Aku lahir dari rahim yang penuh doa dan air mata.

Sejak pertama kali menangis, dunia sudah menulis peranku tanpa bertanya apa aku mau.

Katanya, aku harus lembut. Harus cantik. Harus sabar.

Katanya lagi, perempuan yang terlalu keras bicara akan ditinggalkan, dan yang terlalu berani akan dipatahkan.

Aku tumbuh sambil belajar menyembunyikan api di dalam dada.

Ketika marah, aku menunduk.

Ketika takut, aku tersenyum.

Ketika hancur, aku diam karena diam, katanya, adalah bentuk paling anggun dari kesedihan.

Tapi tidak ada yang tahu, diamku punya suara.

Ia berbicara di malam-malam panjang, ketika dunia tertidur dan aku sendiri dengan pikiranku.

Ia berbisik, “Sampai kapan kamu akan membungkam dirimu sendiri?”

Suatu hari, aku berhenti menunduk.

Aku mulai berjalan tanpa menunggu izin.

Aku menulis namaku dengan tinta yang tebal di setiap tempat yang dulu menolakku.

Aku bicara, bukan untuk didengar, tapi untuk didengar sebagai diriku sendiri.

Sekarang aku tahu, menjadi perempuan bukan soal menjadi lemah atau kuat.

Bukan juga tentang menjadi manis atau tangguh.

Menjadi perempuan adalah tentang berani berani menangis tanpa malu, berani mencintai tanpa kehilangan diri, berani melawan tanpa merasa bersalah.

Namaku perempuan.

Dan aku tidak akan lagi meminta maaf karena menjadi diriku.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Perempuan
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Kenapa Dia Ayahku?
Dingu
Cerpen
Bronze
Dari 50 ribu ke 1 miliyar Budidaya Belalang
Putut Dwiffalupi Sukmadewa
Novel
Gema dalam Hening: Kamus Cinta yang Tak Terucap
Bintang Senjaku
Cerpen
Bronze
Bintang
Dingu
Cerpen
MADILOG: Jalan Sunyi Si Pemikir Muda
Dede Nurrahman
Flash
Bronze
Metascore 54
Rere Valencia
Novel
Bronze
Sebuah Perjalanan : Antara Hobi dan Cinta yang Semu
Bang Jay
Flash
Rapat Zoom dengan Diri Sendiri
Desto Prastowo
Flash
Gadis Lentera
Alya Nazira
Cerpen
Bronze
(this pain wouldn't be for) EVERMORE
Firlia Prames Widari
Flash
Jika Nanti
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Tahta Sunyi Sang Antagonis
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Menghadapi Sebuah Pilihan: Wisuda atau Menikah?
Deasy Astari Dawangga
Flash
Di Balik Mata Pisces: "Ketika Mimpi Bertemu Realita"
Alya Nazira
Rekomendasi
Flash
Perempuan
lidia afrianti
Flash
Khas Jatuh Cinta
lidia afrianti
Flash
Jika kita berubah
lidia afrianti
Novel
Rumah
lidia afrianti
Flash
Bronze
Alasan Menjadikanmu Rumah
lidia afrianti
Flash
Bronze
Manusia Yang Kupanggil Priaku
lidia afrianti
Flash
Hari Ketika Aku Mati Sebentar
lidia afrianti
Flash
Kesalahan Hitung
lidia afrianti
Flash
Bronze
Bayang
lidia afrianti
Flash
Akhirnya Tetap Kalah
lidia afrianti
Flash
10 Days Without Permission
lidia afrianti
Flash
Jika Sudah Lupa, Mari kita Bertemu
lidia afrianti
Flash
Bronze
Jeda Yang Tak Pernah Usai 2
lidia afrianti
Flash
Bronze
Suar
lidia afrianti
Flash
Dia Bernama Lumi
lidia afrianti