Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Perempuan
7
Suka
4,498
Dibaca

Namaku perempuan.

Aku lahir dari rahim yang penuh doa dan air mata.

Sejak pertama kali menangis, dunia sudah menulis peranku tanpa bertanya apa aku mau.

Katanya, aku harus lembut. Harus cantik. Harus sabar.

Katanya lagi, perempuan yang terlalu keras bicara akan ditinggalkan, dan yang terlalu berani akan dipatahkan.

Aku tumbuh sambil belajar menyembunyikan api di dalam dada.

Ketika marah, aku menunduk.

Ketika takut, aku tersenyum.

Ketika hancur, aku diam karena diam, katanya, adalah bentuk paling anggun dari kesedihan.

Tapi tidak ada yang tahu, diamku punya suara.

Ia berbicara di malam-malam panjang, ketika dunia tertidur dan aku sendiri dengan pikiranku.

Ia berbisik, “Sampai kapan kamu akan membungkam dirimu sendiri?”

Suatu hari, aku berhenti menunduk.

Aku mulai berjalan tanpa menunggu izin.

Aku menulis namaku dengan tinta yang tebal di setiap tempat yang dulu menolakku.

Aku bicara, bukan untuk didengar, tapi untuk didengar sebagai diriku sendiri.

Sekarang aku tahu, menjadi perempuan bukan soal menjadi lemah atau kuat.

Bukan juga tentang menjadi manis atau tangguh.

Menjadi perempuan adalah tentang berani berani menangis tanpa malu, berani mencintai tanpa kehilangan diri, berani melawan tanpa merasa bersalah.

Namaku perempuan.

Dan aku tidak akan lagi meminta maaf karena menjadi diriku.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Perempuan
lidia afrianti
Flash
Feromon
snang.tjarita
Novel
Chaos in Slow Motions: Fragments F41.F31
Cold Brew
Novel
Spin to Sink: Mikoto Fight to be Better
Romi Bangun Awali
Flash
JANGAN JADI GURU!
Hans Wysiwyg
Novel
Kita Dibesarkan untuk Kuat, Bukan Bahagia
Desto Prastowo
Flash
Bukan Sugarcoating
Keita Puspa
Flash
Bronze
A Rose Bouquet in the Trash
Silvarani
Flash
Rengkuh
Wulan Kashi Dhamar
Flash
Bronze
Liminal Euphoria
Silvarani
Flash
Musim Hazelnut
lidia afrianti
Flash
Bunga terakhir
Aris Setiawan
Flash
Karma Datang sebagai Sebuah Hukuman (surat 3)
Lail Arahma
Flash
Karya Pertama
Rere Valencia
Novel
Teman dari Luka yang Sama
aether.writes
Rekomendasi
Flash
Perempuan
lidia afrianti
Flash
Cinta Tanpa Pamrih
lidia afrianti
Flash
Wilayah Terlarang Bernama Kita
lidia afrianti
Flash
Kenapa kita kura-kura
lidia afrianti
Flash
Kotak
lidia afrianti
Flash
Aku, Cinta Dan Kamu
lidia afrianti
Flash
Tumbuhan Pemakan Rahasia
lidia afrianti
Flash
Musim Hazelnut
lidia afrianti
Flash
Apakah kamu pernah mencintaiku?
lidia afrianti
Flash
Bronze
Manusia Yang Kupanggil Priaku
lidia afrianti
Flash
Kenapa Kamu Pergi?
lidia afrianti
Flash
10 Days Without Permission
lidia afrianti
Flash
Bronze
Hear You
lidia afrianti
Flash
My Battery
lidia afrianti
Flash
Dia Yang Bernafas
lidia afrianti