Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Sunyi
1
Suka
3,249
Dibaca

Setiap pagi aku menulis surat.

Hanya satu kalimat, penek, tanpa alamat: "Apakah Kau masih di sana?" Kertasnya selalu kutaruh di jendela, menunggu cahaya pertama menyentuhnya. Tapi setiap kali matahari naik, tinta itu menghilang. Kosong. Seolah waktu menolah menjadi perantara antara aku dan apa pun yang kusebut Tuhan.

Kadang aku menulis lebih keras, menekan pena sampai menembus serat kertas. Tapi hasilnya sama. Huruf-hurus lenyap, meninggalkan bekas goresan tanpa makna. Seperti doa yang tersangkut di tenggorokan, menggantung di udara tanpa pernah jatuh.

Di luar, dunia masih berputar: suara, perang, kota yang tak henti berkedip. Di dalam, aku hanya duduk, memandangi lembar kosong itu, menunggu tanda yang tak datang.

Mungkin Tuhan sudah berpindah frekuensi. Mungkin Ia bersembunyi di antara gelombang, atau di dalam abu di dindingku, menatap balik dalam diam. Atau mungkin, Ia memang tak pernah di sana, selain di setiap kata yang hilang sebelum sempat kubaca keras-keras.

Aku menulis sekali lagi.

Kali ini tanpa pertanyaan. Tanpa nama.

Hanya garis hitam yang perlahan larut ke putih.

Dan untuk pertama kalinya, aku tidak menunggu jawaban.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Sunyi
A. R. Tawira
Cerpen
Bronze
Tangkap Pelaku Registrasi SIM Card Ilegal
Muhammad Ari Pratomo
Flash
Bronze
Politikus adalah Pemain Golf Jenius
Silvarani
Novel
Gold
The Young Elites
Mizan Publishing
Flash
Bronze
JIKA MOBIL BISA NGOMONG..
Shabrina Farha Nisa
Novel
Shadow of Treachery
Ang.Rose
Flash
Bronze
Desa Istri
Silvarani
Skrip Film
CARI MATI "Game Over Tuhan Yang Tentukan"
BOY MARPAUNG
Flash
Bronze
Femina Bicara
Melia
Flash
Yang tak nyata
Suyanti
Flash
Bronze
A Brief History of a Cadaver
DMRamdhan
Novel
Kisah Para Penyamun dan Tujuh Pemberani
Dirman Rohani
Novel
VLINDER
Yohanna Claude
Flash
Bronze
Kopi Bintang
Silvarani
Flash
Feng Min dan Kang Shu
Martha Z. ElKutuby
Rekomendasi
Flash
Sunyi
A. R. Tawira
Cerpen
Di Balik Jendela yang Tak Pernah Dibuka
A. R. Tawira
Cerpen
Kota Yang Tak Pernah Subuh
A. R. Tawira
Flash
"Jangan di Dalam"
A. R. Tawira
Cerpen
Nada yang Tersisa di Jalan Melati
A. R. Tawira
Cerpen
Suara di Kamar 304
A. R. Tawira
Cerpen
Di Antara Kita, Kota Diam
A. R. Tawira
Flash
Abu
A. R. Tawira
Flash
Potongan-Potongan yang Tersisa
A. R. Tawira
Cerpen
Kereta Yang Tak Pernah Bergerak: Manual untuk Penderitaan Modern
A. R. Tawira
Flash
Amarah
A. R. Tawira
Flash
Bising
A. R. Tawira
Cerpen
Sisa Kopi di Meja Tengah
A. R. Tawira