Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Sunyi
1
Suka
2,410
Dibaca

Setiap pagi aku menulis surat.

Hanya satu kalimat, penek, tanpa alamat: "Apakah Kau masih di sana?" Kertasnya selalu kutaruh di jendela, menunggu cahaya pertama menyentuhnya. Tapi setiap kali matahari naik, tinta itu menghilang. Kosong. Seolah waktu menolah menjadi perantara antara aku dan apa pun yang kusebut Tuhan.

Kadang aku menulis lebih keras, menekan pena sampai menembus serat kertas. Tapi hasilnya sama. Huruf-hurus lenyap, meninggalkan bekas goresan tanpa makna. Seperti doa yang tersangkut di tenggorokan, menggantung di udara tanpa pernah jatuh.

Di luar, dunia masih berputar: suara, perang, kota yang tak henti berkedip. Di dalam, aku hanya duduk, memandangi lembar kosong itu, menunggu tanda yang tak datang.

Mungkin Tuhan sudah berpindah frekuensi. Mungkin Ia bersembunyi di antara gelombang, atau di dalam abu di dindingku, menatap balik dalam diam. Atau mungkin, Ia memang tak pernah di sana, selain di setiap kata yang hilang sebelum sempat kubaca keras-keras.

Aku menulis sekali lagi.

Kali ini tanpa pertanyaan. Tanpa nama.

Hanya garis hitam yang perlahan larut ke putih.

Dan untuk pertama kalinya, aku tidak menunggu jawaban.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Sunyi
A. R. Tawira
Flash
Senandung Kerinduan di Balik Jendela November
Lukitokarya
Cerpen
Sinbad, Malin Kundang, dan Belas Kasih Samudera
Hendra Wiguna
Flash
Cahaya memudar di lantai
Lukitokarya
Novel
Anda Merusak INTRO ke 499 Saya
Ravers
Novel
Tomasz, pemburu kuda besi
Adi Windardi
Novel
Shadow of Treachery
Ang.Rose
Novel
Bronze
Subhaanalloohi (Sutasoma)
Hermawan
Flash
Berburu Ropen
Vitri Dwi Mantik
Novel
Bronze
My Sweet Bodyguard
Poetry Alexandria
Flash
Bronze
Politikus adalah Pemain Golf Jenius
Silvarani
Cerpen
Bronze
Jejak di ujung senja
Suharsono
Flash
Hate to Love
Elvira R
Flash
Simfoni Bunga Es di Istana Kristal
Lukitokarya
Flash
Kepingan Malam
Binar Bestari
Rekomendasi
Flash
Sunyi
A. R. Tawira
Cerpen
Sisa Kopi di Meja Tengah
A. R. Tawira
Flash
Amarah
A. R. Tawira
Flash
Bising
A. R. Tawira
Cerpen
Kota Yang Tak Pernah Subuh
A. R. Tawira
Cerpen
Di Balik Jendela yang Tak Pernah Dibuka
A. R. Tawira
Flash
Potongan-Potongan yang Tersisa
A. R. Tawira
Cerpen
Suara di Kamar 304
A. R. Tawira
Cerpen
Kereta Yang Tak Pernah Bergerak: Manual untuk Penderitaan Modern
A. R. Tawira
Cerpen
Di Antara Kita, Kota Diam
A. R. Tawira
Flash
"Jangan di Dalam"
A. R. Tawira
Cerpen
Nada yang Tersisa di Jalan Melati
A. R. Tawira
Flash
Abu
A. R. Tawira