Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Amarah
2
Suka
12,157
Dibaca

Tubuhku bergetar.

Ada sesuatu yang mengetuk dari dalam. Keras, berulang, tak mau berhenti. Detak jantungku berubah jadi sirine; merah, menyala, meraung di lorong-lorong daging. Aku rasa, kalau aku buka kulitku sekarang, yang keluar bukan darah. Tapi kobaran.

Setiap helaan napas terasa seperti bensin yang disiram ke bara. Aku mencoba diam, tapi diam justru memantulkan suara itu lebih keras.

Kota di dalam tubuhku terbakar.

Jalan-jalan kecil di dadaku penuh teriakan yang tak punya kata, lampu-lampu rusak berkelip seperti mata yang kehabisan tidur.

Aku ingin berteriak, tapi tak ada mulut.

Suara itu berputar di rongga dada, memantul di tulang, menggigit dari dalam.

Amarah ini bukan ingin menghancurkan dunia—ia hanya ingin didengar.

Tapi siapa yang mau mendengar sesuatu yang tak punya bentuk?

Kulitku terasa seperti aspal di siang bolong—mendidih, bergetar, siap pecah.

Aku menggenggam udara, berharap ada yang bisa kuhancurkan, tapi yang luluh cuma diriku sendiri.

Sirine itu terus berputar.

Dan di antara kebisingannya, aku tahu: tubuhku sedang menjerit karena jiwaku tak lagi bicara.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
HOW I AM
Ziierin25
Komik
Coconut
Nisrina Nur
Flash
Amarah
A. R. Tawira
Cerpen
Bronze
Bunga Apa yang Kau Masukkan ke Mulutmu?
Cicilia Oday
Novel
Lemonade
jesy-chan
Cerpen
Bronze
Dering Telepon Tua
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Aluna dan Sepatu Kiri
Mahalawan
Cerpen
Induk Anjing
E. N. Mahera
Cerpen
Bronze
Soul Impact
Adi Kurniawan
Cerpen
Bronze
SAAT SUSUK MERASUK SUKMA
Siti Nashuha
Cerpen
Ibu di Balik Jeruji
Tresnaning Diah
Novel
Bronze
Renjana (1998)
Riska Gustania
Novel
Sayangku, Rena
Yusrina Imaniar
Novel
ENTANGLED In Delusion Love
Disha Kei
Skrip Film
Prahara Cinta (script)
Herman Siem
Rekomendasi
Flash
Amarah
A. R. Tawira
Cerpen
Di Antara Kita, Kota Diam
A. R. Tawira
Cerpen
Suara di Kamar 304
A. R. Tawira
Cerpen
Kota Yang Tak Pernah Subuh
A. R. Tawira
Cerpen
Nada yang Tersisa di Jalan Melati
A. R. Tawira
Cerpen
Di Balik Jendela yang Tak Pernah Dibuka
A. R. Tawira
Cerpen
Sisa Kopi di Meja Tengah
A. R. Tawira
Cerpen
Kereta Yang Tak Pernah Bergerak: Manual untuk Penderitaan Modern
A. R. Tawira
Flash
Bising
A. R. Tawira
Flash
Potongan-Potongan yang Tersisa
A. R. Tawira
Flash
Sunyi
A. R. Tawira
Flash
Abu
A. R. Tawira
Flash
"Jangan di Dalam"
A. R. Tawira