Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Amarah
2
Suka
13,242
Dibaca

Tubuhku bergetar.

Ada sesuatu yang mengetuk dari dalam. Keras, berulang, tak mau berhenti. Detak jantungku berubah jadi sirine; merah, menyala, meraung di lorong-lorong daging. Aku rasa, kalau aku buka kulitku sekarang, yang keluar bukan darah. Tapi kobaran.

Setiap helaan napas terasa seperti bensin yang disiram ke bara. Aku mencoba diam, tapi diam justru memantulkan suara itu lebih keras.

Kota di dalam tubuhku terbakar.

Jalan-jalan kecil di dadaku penuh teriakan yang tak punya kata, lampu-lampu rusak berkelip seperti mata yang kehabisan tidur.

Aku ingin berteriak, tapi tak ada mulut.

Suara itu berputar di rongga dada, memantul di tulang, menggigit dari dalam.

Amarah ini bukan ingin menghancurkan dunia—ia hanya ingin didengar.

Tapi siapa yang mau mendengar sesuatu yang tak punya bentuk?

Kulitku terasa seperti aspal di siang bolong—mendidih, bergetar, siap pecah.

Aku menggenggam udara, berharap ada yang bisa kuhancurkan, tapi yang luluh cuma diriku sendiri.

Sirine itu terus berputar.

Dan di antara kebisingannya, aku tahu: tubuhku sedang menjerit karena jiwaku tak lagi bicara.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Mencari Pesan
Setia S Putra
Flash
Amarah
A. R. Tawira
Novel
Bronze
Purnama
kusnara
Novel
TANPA TAPI
Rahma Pangestuti
Novel
Cuervo
Rizki
Novel
Rumah Sepasang Luka
Reza Lestari
Flash
Bronze
Sibolga Kota Ikan Story : Ikan Melautku untuk Opung
Silvarani
Novel
Bronze
Bara
Dwiyan Sebastian
Novel
Landak yang Tenggelam
Arief Pramudya
Novel
PERSAHABATAN
Febri Kurniawan
Flash
Bronze
Gadis Berkalung Tasbih
Herman Siem
Flash
Ikan adalah Luka
Jasma Ryadi
Flash
Bising
A. R. Tawira
Cerpen
Bronze
Bisma dan Abimany
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
Bronze
Levanter
Tantan
Rekomendasi
Flash
Amarah
A. R. Tawira
Flash
Bising
A. R. Tawira
Flash
Sunyi
A. R. Tawira
Flash
"Jangan di Dalam"
A. R. Tawira
Cerpen
Kereta Yang Tak Pernah Bergerak: Manual untuk Penderitaan Modern
A. R. Tawira
Cerpen
Di Antara Kita, Kota Diam
A. R. Tawira
Flash
Potongan-Potongan yang Tersisa
A. R. Tawira
Cerpen
Nada yang Tersisa di Jalan Melati
A. R. Tawira
Cerpen
Kota Yang Tak Pernah Subuh
A. R. Tawira
Cerpen
Sisa Kopi di Meja Tengah
A. R. Tawira
Cerpen
Di Balik Jendela yang Tak Pernah Dibuka
A. R. Tawira
Flash
Abu
A. R. Tawira
Cerpen
Suara di Kamar 304
A. R. Tawira