Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
PETELOT (PENSIL / INDO)
13
Suka
15,085
Dibaca

Kusuma menarik bukunya yang ditindih sikunya Beni. Mencari-cari. "Liat pensilku nggak?"

"Nggak." Beni menyahut singkat. Cuek. Lalu sibuk membuka tas punggungnya. "Kamu gimana sama cewek kelas XII IPA itu?"

"Siapa?" Kusuma masih tetap sibuk mencari pensilnya.

"Siapa itu? Warni, ya?"

"Mawar!"

"Lha, iya. Mawarni."

Kusuma baru saja membuka mulut mau menanggapi. Beni malah buru-buru angkat jari.

"Sudah. Diam. Nggak usah kebanyakan alasan! Seluas-luasnya hutan, masih luas alasanmu, Bray."

"Siapa yang tanya, siapa yang jawab," Kusuma menggumam.

Dia kembali fokus mencari pensilnya. Sedang Beni kembali sibuk mengaduk-aduk tas punggungnya sampai wajahnya menempel di lubang tas. Kusuma yang melihat kelakuan Beni, malah jadi curiga.

"Eh! Pensilku kamu yang sembunyikan, ya?"

"Bibirmu ndower! Nggak! Aku lho punya pensil sendiri," kata Beni menoleh sebentar. Terus kembali mengaduk tasnya lagi.

"Lha, terus? Kamu bawa apa?" Kusuma menarik tas temannya. Ingin tahu.

"Adalah! Orang kok kepoan!"

Kusuma malah jadi jengkel. Karena itu, dia langsung memasukkan kepala Beni ke dalam tas. Beni jadi kelabakan. Tangannya mengepak-ngepak seperti itik minta ehem-ehem.

Pas bangku yang mereka duduki mau ambruk, Kusuma buru-buru berdiri. Tapi sial. Beni meraih tangannya, lalu jadilah jatuh bersamaan. Dua orang itu kelesotan di lantai, kesusahan bangkit.

Beni melepas tas dari kepalanya sehingga isinya berserakan. Terutama remahan rengginang yang berhamburan. Rambut dan wajahnya juga tidak kurang awut-awutan. Karena jengkel, Beni langsung langsung ngacak-ngacak Kusuma tanpa ampun.

Tepat waktu itu, ada Wulan yang melihat kelakuan keduanya sambil melongo.

"Sebenarnya apa tidak suka perempuan, lho!" kata Wulan semaunya sambil meletakkan pensil Kusuma di meja.

Kusuma dan Beni sama-sama melongo. Sama-sama pula mengawasi pensil yang ada di atas meja.

"Kambing gimbaalll!"

Wulan berlari kabur.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
PETELOT (PENSIL / INDO)
Call Me W
Cerpen
Bronze
Pandawa Korporat di antara Sengkuni dan Kurawa
Setiyarini
Cerpen
Asal Bapak Senang
dwi faridawati
Flash
Bronze
Cenobalistigari
Y. N. Wiranda
Flash
Bronze
Reviewer Handal
Rere Valencia
Flash
Bronze
Cetik
Bksai
Komik
Bajaj bajuri the series
m.rifan.daru.s
Komik
Gold
Benyamin Biang Kerok
Kwikku Creator
Cerpen
Mengejar Celana Dalam
cahyo laras
Flash
Bronze
Tukang Parkir Gaib
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Lestari Pedagang
Aviskha izzatun Noilufar
Flash
Kutukupret
Aston V. Simbolon
Flash
Bronze
TAK TAHAN DENGAN OMELAN ISTRI, SEORANG SUAMI NEKAT MENCOR KUPINGNYA SENDIRI
Ade Anugrah
Flash
Bronze
Salah Kirim Chat
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Suatu Hari di Kampung Kalong
Nirmala Dara
Rekomendasi
Flash
PETELOT (PENSIL / INDO)
Call Me W
Flash
Kopi & Gorengan
Call Me W
Flash
Kalau Bukan Jodoh
Call Me W
Flash
SUARA LEBAH
Call Me W
Flash
CERMIN ANTIK
Call Me W
Novel
Bronze
Sang Penyihir
Call Me W
Flash
PETELOT (Jawa)
Call Me W
Flash
KADO TERBAIK
Call Me W
Cerpen
Modus Operandi
Call Me W
Flash
BUJANGAN BAJINGAN
Call Me W
Flash
PONSEL
Call Me W
Flash
SHAMPOO
Call Me W
Flash
MUSTIKA ULAR
Call Me W