Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
PETELOT (PENSIL / INDO)
13
Suka
17,546
Dibaca

Kusuma menarik bukunya yang ditindih sikunya Beni. Mencari-cari. "Liat pensilku nggak?"

"Nggak." Beni menyahut singkat. Cuek. Lalu sibuk membuka tas punggungnya. "Kamu gimana sama cewek kelas XII IPA itu?"

"Siapa?" Kusuma masih tetap sibuk mencari pensilnya.

"Siapa itu? Warni, ya?"

"Mawar!"

"Lha, iya. Mawarni."

Kusuma baru saja membuka mulut mau menanggapi. Beni malah buru-buru angkat jari.

"Sudah. Diam. Nggak usah kebanyakan alasan! Seluas-luasnya hutan, masih luas alasanmu, Bray."

"Siapa yang tanya, siapa yang jawab," Kusuma menggumam.

Dia kembali fokus mencari pensilnya. Sedang Beni kembali sibuk mengaduk-aduk tas punggungnya sampai wajahnya menempel di lubang tas. Kusuma yang melihat kelakuan Beni, malah jadi curiga.

"Eh! Pensilku kamu yang sembunyikan, ya?"

"Bibirmu ndower! Nggak! Aku lho punya pensil sendiri," kata Beni menoleh sebentar. Terus kembali mengaduk tasnya lagi.

"Lha, terus? Kamu bawa apa?" Kusuma menarik tas temannya. Ingin tahu.

"Adalah! Orang kok kepoan!"

Kusuma malah jadi jengkel. Karena itu, dia langsung memasukkan kepala Beni ke dalam tas. Beni jadi kelabakan. Tangannya mengepak-ngepak seperti itik minta ehem-ehem.

Pas bangku yang mereka duduki mau ambruk, Kusuma buru-buru berdiri. Tapi sial. Beni meraih tangannya, lalu jadilah jatuh bersamaan. Dua orang itu kelesotan di lantai, kesusahan bangkit.

Beni melepas tas dari kepalanya sehingga isinya berserakan. Terutama remahan rengginang yang berhamburan. Rambut dan wajahnya juga tidak kurang awut-awutan. Karena jengkel, Beni langsung langsung ngacak-ngacak Kusuma tanpa ampun.

Tepat waktu itu, ada Wulan yang melihat kelakuan keduanya sambil melongo.

"Sebenarnya apa tidak suka perempuan, lho!" kata Wulan semaunya sambil meletakkan pensil Kusuma di meja.

Kusuma dan Beni sama-sama melongo. Sama-sama pula mengawasi pensil yang ada di atas meja.

"Kambing gimbaalll!"

Wulan berlari kabur.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
PETELOT (PENSIL / INDO)
Katangga
Cerpen
Bronze
Cerita Teras Rumah
Fajar Muharram
Komik
Saya bingung cara upload ep nya
Melsha Haq Zulfikar
Flash
Bronze
Sang Pembawa Buah Cempedak
Rere Valencia
Cerpen
Manusia-Manusia Ruwet
Aput Setiana
Flash
Modus Baju
Ravistara
Flash
Sulitnya Mencintai Tuan
Fazil Abdullah
Cerpen
ATAS NAMA JAMAAH (Pembagian Daging Qurban)
S.S. RINDU
Flash
Bronze
BALADA KOPI DAN JAHE
Emma Kulzum
Cerpen
Tugas Akhir Mahasiswa Sastra Mancing
KusumaBagus Suseno
Flash
Bronze
Kalau Jam Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Untung Tidak Berpikir
Arif Holy
Komik
Bronze
The Ninth Soul
Ei
Cerpen
Bronze
sipenculik yang sial
gading gansen chandra
Flash
Bronze
Malang pertamanya
Reda Rendha Deviasri
Rekomendasi
Flash
PETELOT (PENSIL / INDO)
Katangga
Flash
Kalau Bukan Jodoh
Katangga
Flash
CERMIN ANTIK
Katangga
Flash
SUARA LEBAH
Katangga
Flash
Kopi & Gorengan
Katangga
Flash
PONSEL
Katangga
Flash
BUJANGAN BAJINGAN
Katangga
Flash
SHAMPOO
Katangga
Cerpen
Modus Operandi
Katangga
Flash
PETELOT (Jawa)
Katangga
Novel
Bronze
A Deal with The Devil
Katangga