Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Legasi Emak
16
Suka
18,511
Dibaca

Gang Gandaria penuh sesak dengan karangan bunga ucapan belasungkawa, tertulis nama—Ibunda Kami Mbah Seni. Aku mengamati setiap nama pengirim yang tertera, hanya beberapa yang menulis atas nama—Ibunda dari Bunga Cinta, namaku. 

Sebagai seorang HRD muda Supermarket Sinar Store, aku pikir karangan bunga dari relasi bisnisku yang membuat gang ini penuh. Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka satu per satu melalui sebuah pesan singkat. Tadinya.

Hari  ke lima Emak pergi, pelayat masih berdatangan. Banyak dari mereka yang tidak aku kenal.  Emak bukan orang kaya raya, Emak bukan orang terkenal, apalagi orang berpengaruh. 

Emakku seorang pemilik  warteg biasa, di pinggir jalan dekat pasar. Aku terhenyak, apa yang membuat orang ramai berdatangan mendengar kepergian Emak.

“Kita nggak kaya-kaya amat, lebih banyak susahnya. Tapi dia nggak ragu berbagi, meski dia nggak kenal orang-orang yang kebetulan lewat.” Pria China mengenakan batik peony hitam mengusap wajah, mengenang budi Emak.

Sejak tamat SD,  aku melanjutkan sekolah dan besar di luar kota, bahkan kuliah di Aussie. Obsesi membuatku lupa, menjalin kelekatan dengan Emak juga hal yang amat berharga apalagi aku anak tunggal. Rasanya semua pencapaianku jadi percuma.

Hari ini warteg Emak buka kembali, aku menugaskan juru masak andalan Emak–Bulik Tina. Aku juga memastikan tidak ada yang hilang dari kebiasaan baik Emak semasa hidup.

“Makasih, Neng.” Pedagang asongan membawa satu bungkus nasi rames.

Pertama kalinya, aku tersenyum bangga bukan karena pencapaianku yang cemerlang. Tetapi karena legasi Emakku yang kini dikenang, aku adalah anak Mbah Seni pemilik warteg di pinggir jalan. Seorang berhati dermawan yang gemar membagikan  berbungkus-bungkus nasi rames setelah sembahyang subuh. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Legasi Emak
Binar Bestari
Novel
CALL YOU MINE
Fadila Damayanti
Skrip Film
My Weird Boss
Diena Mzr
Novel
Bara Asmara
Subhan Mars
Novel
Gold
KKPK Lets Sing with me
Mizan Publishing
Skrip Film
SKETSA JODOH
Kim Hakimi
Flash
Bronze
Bolehkah Aku Bersandar?
White Blossom
Flash
Labirin Luka
Binar Bestari
Flash
Interval Langkah
Tarisa Adistia
Novel
Wasted Cinderella
Yunairoh
Novel
Bronze
Katalis Kata
Aliha Ardila
Novel
Bidak Catur
Bimasakti
Skrip Film
WHEN WE TALK WHAT A LOVE IS
Herman Trisuhandi
Flash
Perempuan: Joki Tong Setan
Binar Bestari
Flash
Broken Wedding
Binar Bestari
Rekomendasi
Flash
Legasi Emak
Binar Bestari
Flash
Cuci Tangan
Binar Bestari
Flash
Labirin Luka
Binar Bestari
Flash
Perempuan: Joki Tong Setan
Binar Bestari
Flash
Broken Wedding
Binar Bestari
Flash
It's Oke
Binar Bestari
Flash
Cinta dan Pelepah Kurma
Binar Bestari
Flash
Kepingan Malam
Binar Bestari
Cerpen
Bronze
Elegi Sunyi
Binar Bestari
Cerpen
Bronze
Curcollatte
Binar Bestari
Flash
Rahasia
Binar Bestari
Flash
Terompah Penyambung Hidup
Binar Bestari
Flash
Bronze
10 Years : 10 Minutes
Binar Bestari
Flash
Bronze
Sketsa Wajah Halwa
Binar Bestari
Flash
Kembalinya Theresia
Binar Bestari