Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Legasi Emak
16
Suka
12,658
Dibaca

Gang Gandaria penuh sesak dengan karangan bunga ucapan belasungkawa, tertulis nama—Ibunda Kami Mbah Seni. Aku mengamati setiap nama pengirim yang tertera, hanya beberapa yang menulis atas nama—Ibunda dari Bunga Cinta, namaku. 

Sebagai seorang HRD muda Supermarket Sinar Store, aku pikir karangan bunga dari relasi bisnisku yang membuat gang ini penuh. Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka satu per satu melalui sebuah pesan singkat. Tadinya.

Hari  ke lima Emak pergi, pelayat masih berdatangan. Banyak dari mereka yang tidak aku kenal.  Emak bukan orang kaya raya, Emak bukan orang terkenal, apalagi orang berpengaruh. 

Emakku seorang pemilik  warteg biasa, di pinggir jalan dekat pasar. Aku terhenyak, apa yang membuat orang ramai berdatangan mendengar kepergian Emak.

“Kita nggak kaya-kaya amat, lebih banyak susahnya. Tapi dia nggak ragu berbagi, meski dia nggak kenal orang-orang yang kebetulan lewat.” Pria China mengenakan batik peony hitam mengusap wajah, mengenang budi Emak.

Sejak tamat SD,  aku melanjutkan sekolah dan besar di luar kota, bahkan kuliah di Aussie. Obsesi membuatku lupa, menjalin kelekatan dengan Emak juga hal yang amat berharga apalagi aku anak tunggal. Rasanya semua pencapaianku jadi percuma.

Hari ini warteg Emak buka kembali, aku menugaskan juru masak andalan Emak–Bulik Tina. Aku juga memastikan tidak ada yang hilang dari kebiasaan baik Emak semasa hidup.

“Makasih, Neng.” Pedagang asongan membawa satu bungkus nasi rames.

Pertama kalinya, aku tersenyum bangga bukan karena pencapaianku yang cemerlang. Tetapi karena legasi Emakku yang kini dikenang, aku adalah anak Mbah Seni pemilik warteg di pinggir jalan. Seorang berhati dermawan yang gemar membagikan  berbungkus-bungkus nasi rames setelah sembahyang subuh. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Hanya Singgah
Ujang Nurjaman
Flash
Legasi Emak
Binar Bestari
Novel
DISORDER
Ryyu_h
Novel
Don't Put The Sugar on Your Cheeks
Bellaanjni
Novel
Bronze
Putih Polos Avicenna
Ravistara
Novel
Bronze
TERLARANG
Kartini Susilo Fitri
Novel
Othallam Kiss
Azmi
Novel
Negeri Fir'aun Dan Rujak Ibu
Rosikh Musabikha m
Novel
Bu
imajihari
Novel
Last Seen
madeinnight
Novel
X Class 007
Adinda Amalia
Komik
Changes
Retno Yuliana
Skrip Film
Short Film Script Volume II
Yorandy Milan Soraga
Skrip Film
Penyulam Harapan
Neza
Flash
Bronze
Resonansi di Kedalaman
Arsualas
Rekomendasi
Flash
Legasi Emak
Binar Bestari
Flash
Kepingan Malam
Binar Bestari
Flash
Kopi 10 Menit
Binar Bestari
Cerpen
Bronze
Elegi Sunyi
Binar Bestari
Flash
Diculik Jodoh
Binar Bestari
Flash
Cuci Tangan
Binar Bestari
Flash
Terompah Penyambung Hidup
Binar Bestari
Flash
Cahaya Di Atas Perahu
Binar Bestari
Flash
Kotak Hitam & Selembar Uang
Binar Bestari
Flash
Labirin Luka
Binar Bestari
Flash
Bronze
10 Years : 10 Minutes
Binar Bestari
Flash
Rahasia
Binar Bestari
Flash
It's Oke
Binar Bestari
Flash
Bronze
Sketsa Wajah Halwa
Binar Bestari
Flash
Ibu Setengah Hari
Binar Bestari