Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Rasa yang perlahan mati
3
Suka
10,727
Dibaca

Aku selalu percaya bahwa cinta adalah sesuatu yang hidup, seperti bunga yang merekah setiap pagi, atau detak jantung yang mengiringi tiap tarikan napas. Tapi belakangan, aku mulai merasa ada sesuatu yang aneh. Seperti ada bagian dari diriku yang tak lagi berdenyut.

Hari-hari bersamamu masih sama. Kita masih sarapan bersama, masih saling bertukar kabar, bahkan masih tertawa kecil ketika melihat hal-hal sepele. Dari luar, tak ada yang hilang. Tapi di dalam diriku, sesuatu terasa kosong.

"Ada apa denganmu akhir-akhir ini?" tanyamu suatu malam, suaramu lirih tapi matamu penuh curiga.

Aku menatapmu lama, mencoba mencari kata yang tepat. Bagaimana aku harus menjelaskan bahwa aku sendiri tidak mengerti? Bahwa aku masih melihatmu, tapi tidak lagi benar-benar melihatmu. Bahwa senyum yang dulu mampu menyalakan seluruh jiwaku kini hanya menjadi kebiasaan yang kuterima tanpa rasa.

"Aku lelah," jawabku singkat.

Itu kebohongan, tentu saja. Aku bukan lelah, aku hampa.

Sejak itu, aku mulai banyak berbicara dengan diriku sendiri. Menggali ingatan tentang bagaimana dulu aku jatuh cinta padamu, detik-detik kecil yang membuat hatiku bergetar. Dan aku sadar, semua itu perlahan memudar, bukan karena kamu berubah, tapi karena aku yang kehilangan pijakan di dalam diriku sendiri.

Cinta kita masih ada, tapi ia seperti lilin yang nyalanya hampir padam. Tidak mati sepenuhnya, tapi juga tidak cukup untuk memberi terang.

"Apa kau masih mencintaiku?" pertanyaanmu suatu malam menamparku lebih keras dari apa pun.

Aku diam. Dan dalam diam itu, aku sadar, aku sudah tak lagi bisa menjawab dengan yakin.

Cinta itu… masih ada, tapi rapuh. Dan aku hanya bisa merasakannya pelan-pelan sekarat di dalam diriku.

Aku tidak ingin kehilanganmu. Tapi bagaimana mencintai jika rasanya sendiri sudah perlahan mati?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Memories Coffee and Eatery
Lolita Alvianti susintaningrum
Flash
Rasa yang perlahan mati
Ika nurpitasari
Novel
FAIREL
salma putri
Novel
30 Hari Bersama Nana
Anjar Lembayung
Flash
PRA NIKAH
Nurmala Manurung
Flash
Suara Maddie
Vitri Dwi Mantik
Novel
Forelsket
Syafa Azzahra
Flash
Bronze
Sanzara
Bronzeapple
Flash
Hari Ini Hari Apa, Sayang?
Vika Rahelia
Cerpen
Figure Skating
godok
Novel
Bronze
Awas Ada Si Bos!
Serenade18
Novel
Gold
Seven Days
Mizan Publishing
Novel
Regrets
Fitriyana
Novel
Bronze
ARDISTA
Nasywa aurellia
Novel
When I Look At You
Awan Senja
Rekomendasi
Flash
Rasa yang perlahan mati
Ika nurpitasari
Flash
Cahaya Dibalik Senja
Ika nurpitasari
Cerpen
Bronze
Lukisan Kehidupan
Ika nurpitasari
Cerpen
Bronze
Journey
Ika nurpitasari
Flash
Pertemuan
Ika nurpitasari
Flash
Tangga menuju surga
Ika nurpitasari
Flash
Pintu
Ika nurpitasari
Flash
Kota Impian
Ika nurpitasari
Flash
Wedding
Ika nurpitasari
Flash
Be yourself
Ika nurpitasari
Cerpen
Bronze
Mencintaimu Dalam Diam
Ika nurpitasari
Flash
Gelap
Ika nurpitasari
Flash
Waktu
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
Persahabatan atau Cinta
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
Kecewa
Ika nurpitasari