Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Rasa yang perlahan mati
3
Suka
18,067
Dibaca

Aku selalu percaya bahwa cinta adalah sesuatu yang hidup, seperti bunga yang merekah setiap pagi, atau detak jantung yang mengiringi tiap tarikan napas. Tapi belakangan, aku mulai merasa ada sesuatu yang aneh. Seperti ada bagian dari diriku yang tak lagi berdenyut.

Hari-hari bersamamu masih sama. Kita masih sarapan bersama, masih saling bertukar kabar, bahkan masih tertawa kecil ketika melihat hal-hal sepele. Dari luar, tak ada yang hilang. Tapi di dalam diriku, sesuatu terasa kosong.

"Ada apa denganmu akhir-akhir ini?" tanyamu suatu malam, suaramu lirih tapi matamu penuh curiga.

Aku menatapmu lama, mencoba mencari kata yang tepat. Bagaimana aku harus menjelaskan bahwa aku sendiri tidak mengerti? Bahwa aku masih melihatmu, tapi tidak lagi benar-benar melihatmu. Bahwa senyum yang dulu mampu menyalakan seluruh jiwaku kini hanya menjadi kebiasaan yang kuterima tanpa rasa.

"Aku lelah," jawabku singkat.

Itu kebohongan, tentu saja. Aku bukan lelah, aku hampa.

Sejak itu, aku mulai banyak berbicara dengan diriku sendiri. Menggali ingatan tentang bagaimana dulu aku jatuh cinta padamu, detik-detik kecil yang membuat hatiku bergetar. Dan aku sadar, semua itu perlahan memudar, bukan karena kamu berubah, tapi karena aku yang kehilangan pijakan di dalam diriku sendiri.

Cinta kita masih ada, tapi ia seperti lilin yang nyalanya hampir padam. Tidak mati sepenuhnya, tapi juga tidak cukup untuk memberi terang.

"Apa kau masih mencintaiku?" pertanyaanmu suatu malam menamparku lebih keras dari apa pun.

Aku diam. Dan dalam diam itu, aku sadar, aku sudah tak lagi bisa menjawab dengan yakin.

Cinta itu… masih ada, tapi rapuh. Dan aku hanya bisa merasakannya pelan-pelan sekarat di dalam diriku.

Aku tidak ingin kehilanganmu. Tapi bagaimana mencintai jika rasanya sendiri sudah perlahan mati?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Bronze
Setangkai Mawar Putih
qiararose
Flash
Rasa yang perlahan mati
Ika nurpitasari
Flash
Ketika Kita Jatuh Cinta
winda nurdiana
Novel
Unknown Husband
Michelia Rynayna
Novel
ARFANAYA
SADNESS SECRET
Cerpen
Bronze
Badek-badekan
Mare, S.
Novel
Bronze
GRAY
violia natha
Novel
Dian
Alfinda Walidah
Novel
Gold
Typhoon
Mizan Publishing
Novel
Arus Menuju Cinta
Flow
Novel
Sekuat Sesakit
Galaksi Biru
Cerpen
Langit Kita Berbeda
dyah
Cerpen
Bronze
Lempar Senyum, Sembunyikan Rasa
Sanggi Redema
Novel
Angkasa
Putri Prasasti
Cerpen
Bronze
MOVE
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Rekomendasi
Flash
Rasa yang perlahan mati
Ika nurpitasari
Flash
Langit yang Tak Pernah Mendengar
Ika nurpitasari
Flash
Pertemuan
Ika nurpitasari
Cerpen
Bronze
Journey
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
Dunia Tidak Berpihak Kepadaku
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
Lonely
Ika nurpitasari
Flash
Waktu
Ika nurpitasari
Flash
Secret Lover
Ika nurpitasari
Flash
Impian
Ika nurpitasari
Cerpen
Bronze
Lukisan Kehidupan
Ika nurpitasari
Cerpen
Must be number one
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
Persahabatan atau Cinta
Ika nurpitasari
Flash
Tangga menuju surga
Ika nurpitasari
Flash
Mirror
Ika nurpitasari
Flash
Kesendirian
Ika nurpitasari