Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Rasa yang perlahan mati
3
Suka
16,650
Dibaca

Aku selalu percaya bahwa cinta adalah sesuatu yang hidup, seperti bunga yang merekah setiap pagi, atau detak jantung yang mengiringi tiap tarikan napas. Tapi belakangan, aku mulai merasa ada sesuatu yang aneh. Seperti ada bagian dari diriku yang tak lagi berdenyut.

Hari-hari bersamamu masih sama. Kita masih sarapan bersama, masih saling bertukar kabar, bahkan masih tertawa kecil ketika melihat hal-hal sepele. Dari luar, tak ada yang hilang. Tapi di dalam diriku, sesuatu terasa kosong.

"Ada apa denganmu akhir-akhir ini?" tanyamu suatu malam, suaramu lirih tapi matamu penuh curiga.

Aku menatapmu lama, mencoba mencari kata yang tepat. Bagaimana aku harus menjelaskan bahwa aku sendiri tidak mengerti? Bahwa aku masih melihatmu, tapi tidak lagi benar-benar melihatmu. Bahwa senyum yang dulu mampu menyalakan seluruh jiwaku kini hanya menjadi kebiasaan yang kuterima tanpa rasa.

"Aku lelah," jawabku singkat.

Itu kebohongan, tentu saja. Aku bukan lelah, aku hampa.

Sejak itu, aku mulai banyak berbicara dengan diriku sendiri. Menggali ingatan tentang bagaimana dulu aku jatuh cinta padamu, detik-detik kecil yang membuat hatiku bergetar. Dan aku sadar, semua itu perlahan memudar, bukan karena kamu berubah, tapi karena aku yang kehilangan pijakan di dalam diriku sendiri.

Cinta kita masih ada, tapi ia seperti lilin yang nyalanya hampir padam. Tidak mati sepenuhnya, tapi juga tidak cukup untuk memberi terang.

"Apa kau masih mencintaiku?" pertanyaanmu suatu malam menamparku lebih keras dari apa pun.

Aku diam. Dan dalam diam itu, aku sadar, aku sudah tak lagi bisa menjawab dengan yakin.

Cinta itu… masih ada, tapi rapuh. Dan aku hanya bisa merasakannya pelan-pelan sekarat di dalam diriku.

Aku tidak ingin kehilanganmu. Tapi bagaimana mencintai jika rasanya sendiri sudah perlahan mati?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Rasa yang perlahan mati
Ika nurpitasari
Novel
Bronze
Inefabble
Salsabila Fiska Anindita
Skrip Film
Cowok Selalu Mengalah
Indah li
Novel
Bronze
LONG DISTANCE
Farida Ilma
Novel
Konsonan Cinta yang Kehilangan Vokalnya
Muhammad Arief Rahman
Flash
Anggap Aku Rumahmu
Reveniella
Flash
Hujan Bulan November
Halimah RU
Novel
Gold
So I love my Ex
Bentang Pustaka
Flash
Sepayung Berdua
Rafael Yanuar
Novel
Ben & Cori
Steffi Adelin
Flash
Better Than Sweets
Honeymenu
Flash
Arti Hujan
Cheri Nanas
Cerpen
Bronze
Putri Burung untuk Pangeran Kecil
Jie Jian
Novel
Gold
Jatuh Cinta Diam-Diam 2
Bentang Pustaka
Novel
JATUH UNTUK SEMBUH
Novta Viska
Rekomendasi
Flash
Rasa yang perlahan mati
Ika nurpitasari
Flash
Be yourself
Ika nurpitasari
Flash
Hidup Setelah Mati
Ika nurpitasari
Flash
Kesendirian
Ika nurpitasari
Flash
Kota Impian
Ika nurpitasari
Flash
Pintu
Ika nurpitasari
Flash
Tangga menuju surga
Ika nurpitasari
Flash
Wedding
Ika nurpitasari
Flash
Senyap dalam Kepala
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
Kecewa
Ika nurpitasari
Cerpen
Bronze
Admire
Ika nurpitasari
Novel
My assisten, I love you
Ika nurpitasari
Flash
Kenyataannya masa mudaku tak seindah impian
Ika nurpitasari
Flash
Tanpa Jejak
Ika nurpitasari
Novel
First Love
Ika nurpitasari