Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
CECAK DI ATAS NASI
1
Suka
4,577
Dibaca

Aku sedang berjalan pulang dari demo. Dari gelap semalam, ke dalam pagi lagi. Ditemani kisruh berita di sosial media dan seutas pesan singkat dari sahabatku, yang mencak - mencak karena semangkuk nasi dari genggam beras terakhir miliknya, kejatuhan cecak. 

“Mana nasi tinggal segitu segitu nya. Sudah kayak anggota DPR anjir ngerampas hak nya”

Aku menghela napas, melihat ke langit dengan pelipis tersayat yang berdenyut perih. Di atas sana biru cerah, polos tak berawan. Pagi tetap membentang indah, meski di bawah sini banyak masalah. Dari perkara remeh macam cecak di atas nasi, sampai Aku, yang semalam nyaris mati, tapi masih di sini. 

“Anjisss! Sekarang jemuran gw di e’e-in burung!” kalimat penuh angkara murka itu muncul di ruang percakapan kami. 

Ingin sekali kubalas umpatannya dengan serangkaian nasihat. Mungkin dia perlu mengaku dosa. Mungkin dia harus bertobat dari kegemarannya menggunjingkan aib orang. Bisa jadi mulut celakanya itulah yang membawa petaka dan Membuat jalan karmanya buruk. Sungguh, ingin kubalas begitu. Tapi … kuurungkan. Aku sudah lelah dan cuma ingin pulang. 

Di emperan minimarket yang porak poranda dijarah massa, aku berhenti untuk mengistirahatkan kakiku yang luka. 

“Udah gak ngerti lagi! Ada apaa sihhh hari ini?!” Dia kembali mengomel. 

Pesan itu tak kubalas. Kubiarkan mataku terpejam, berpasrah pada kantuk yang menelan bising di sekeliling ke dalam hening. 

Hidup memang selalu punya kejutan. Sekarang aku masih di sini, entah malam nanti. 

Tidak ada yang bisa mengira akan jadi apa hari ini. Seperti kita tak pernah tahu kapan ada cecak jatuh ke mangkuk nasi, atau kapan tahi burung mendarat ke atas baju yang baru dicuci. 

Bandung, di peralihan Bulan Agustus dan September 2025. Kala kota tempatku tumbuh besar sedang tidak baik - baik saja. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
CECAK DI ATAS NASI
Januard Benedictus
Flash
Bronze
Doa Seorang Nabi
Afri Meldam
Cerpen
Bronze
Mekarnya Higan Biru
Elvin Geoffrey
Flash
HITS
Affa Rain
Novel
Shadow of Treachery
Ang.Rose
Flash
Bronze
100 Kode Area Panggilan Telepon
Silvarani
Flash
Bunga tidur
Seli Suliastuti
Novel
Bronze
RAJAPATI
Robby Kusumalaga
Cerpen
Bronze
Silence is my Friend
Sandi mulya setiawan
Flash
Bronze
Pesan dari Puyang
Muhammad Yunus
Cerpen
Siapa Penjahat Sebenarnya?
MONSEUR
Skrip Film
Premonition (Forgive or Forget)
Tian Setiawati Topandi
Flash
Salah Terka
Iena_Mansur
Flash
Simfoni Bunga Es di Istana Kristal
Lukitokarya
Flash
Bronze
Detik Terakhir
Risti Windri Pabendan
Rekomendasi
Flash
CECAK DI ATAS NASI
Januard Benedictus
Flash
CHEERS!
Januard Benedictus
Flash
SARAH
Januard Benedictus
Novel
Love in Paradise
Januard Benedictus
Flash
EMPAT KATA
Januard Benedictus