Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
GERHANA
2
Suka
5,490
Dibaca

Usianya masih lima tahun saat diberi tahu nanti malam akan ada gerhana. Ia tak paham apa itu gerhana, juga tak mendapat penjelasan.

Sejak sore, sepulang mengaji, ia duduk di beranda bersama Akung yang tak pernah meninggalkan kreteknya. Menanti dengan penuh rasa penasaran.

Azan Magrib berkumandang, tak jua ada perbedaan. Akung pamit sembayang ke langgar, sampai isya sekalian. Si kecil menunggu sendirian, melawan rasa takut demi gerhana yang baru pertama akan ia saksikan.

Saat suara jangkrik dan cengcorang mulai mengisi sunyi, saat itulah suara tabuhan mengalun selirih angin. Bulu kuduknya mulai merinding, entah karena cemas atau tak tahan dingin.

Suara dari entah, makin lama makin bising. Mendekat.

Lambat laun, suara sumbang sesumbar di udara. Tak jelas apa ucapnya. Mendekat. Mencekam.

"Buto ijo! Buto ijo!

Seketika terbayang visual sosok makhluk gembrot bergelambir yang seluruh lemaknya berwarna hijau pucat. Hidung sebesar jambu monyet. Mata menyala seperti jengkol balado. Mulutnya menganga seolah siap melahap siapa saja di depannya.

"Bulane dipangan buto ijo! Anak-anak dan ibu hamil, umpetan ning ngisor ambin!

Terbirit ia masuk rumah, mengunci pintu. Berlari ke bawah ambin, meringkuk kaku. Mengabaikan kulitnya yang telah bertabur tanah. Mendiamkan Akung yang menggedor pintu penuh amarah.

Ia menekuk tubuh, memeluk lutut. Memejamkan mata. Melafalkan apa saja yang terlintas di kepala. Doa-doa dan mantra-mantra.

Ia menjerit ketika tangannya dicengkeram oleh sosok dari luar kolong. Tubuhnya yang mungil dan ringkih ditarik paksa. Pundaknya sempat menghantam pinggiran dipan berbahan kayu mahoni.

Pekiknya makin lantang ketika telinganya dijewer, dipelintir hingga semerah saga.

"Dicari muter-muter kampung, ternyata ngumpet di sini!"

Dan ia baru sadar hari sudah fajar. Gerombolan tetangga mengepungnya, siap menghajar. [•]

***

¹ "Bulannya dimakan Buto Ijo. Anak-anak dan ibu hamil, sembunyi di kolong tempat tidur!"

___

Kendal, 8.9.2025

Rizky Anna

di atas kasur, tanpa kolong

—sudah tahu bahwa bulan dimakan buto adalah cerita bohong

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
GERHANA
Rizky Anna
Novel
Bronze
RUANG TANPA SUARA
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
Bronze
(Misteri) Bunga Lily
Nia Purwasih Sanggalangi
Cerpen
Bronze
Batas Senja Berbisik
Christian Shonda Benyamin
Novel
Akhir yang Dinanti
judizia
Flash
Bronze
Bedak
Bksai
Cerpen
Lampu Merah
Astromancer
Novel
Mereka di Sini
Jasma Ryadi
Novel
NANDANA
Shinbul
Cerpen
Pocong di Zoom Meeting
Kingdenie
Komik
Bronze
Paket menjelang senja
BT family
Skrip Film
Bukit Kulon
Andika Ramadhan
Flash
PUKNYARTINGI
Iena_Mansur
Flash
Kutitipkan Gergaji Ini
Zi Chaniago
Skrip Film
MELATI
Herman Sim
Rekomendasi
Flash
GERHANA
Rizky Anna
Cerpen
Manusia Berjantung Pisang
Rizky Anna
Cerpen
LALI
Rizky Anna
Cerpen
Apel Fuji dan Sabtu Merah yang Tak Lagi Indah
Rizky Anna
Novel
SARU [Kumpulan Cerita]
Rizky Anna
Cerpen
Keras Kepala
Rizky Anna
Cerpen
Bakso Madura
Rizky Anna
Cerpen
Wani Wedi
Rizky Anna
Cerpen
MERAH TERAKHIR
Rizky Anna
Novel
MENCARI BAPAK (novela)
Rizky Anna
Cerpen
SEPOTONG DASIMAH
Rizky Anna