Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Sleding Neraka
0
Suka
6,505
Dibaca

Mendadak aura di segala penjuru menjadi neraka. Suara-suara minor mengepungku. Tatapan mereka menikamku. Aku nyaris tak berani menatap tribun. Suporter dari timur, barat, selatan, dan utara seolah berbagi tugas: pria-pria ganas berteriak beringas, wanita-wanita tua dan muda tampak cemas, para pria pendiam menahan napas–tegang, anak-anak ingin menangis, pria berwajah sabar menahan orang di sebelahnya yang akan melempar ponsel, dan pria-pria bijak lainnya berdo'a agar pemain bernomor punggung 19 itu hanya menderita kesakitan sesaat, bukan cedera parah akibat kebrutalanku.

Aku pun segera menyadari, pria yang dikelilingi tim medis itu bukan hanya seorang pemain; ia adalah harta, do'a dan harapan seluruh negeri itu. Dan aku mendadak menjadi musuh mereka akibat tekel horor itu. Permintaan maafku yang rapuh tidaklah berarti. Semua orang berhak menerkamku saat ini, termasuk pemain cadangan, pelatih dan staf mereka yang berdiri dengan napas memburu dan menatap murka padaku.

Kuakui pria berwajah pemikir itu benar-benar berada di level yang berbeda. Dengan visi emas dan umpan berlian, ia segera menjelma jadi pengatur ritme baru kelas wahid. Namun, setiap pemain juga memiliki kelemahan. Pria itu terlihat lamban dan segera kehabisan napas–tak sesegar pemain lain di lapangan, meski baru saja masuk sebagai pengganti. Kupikir itulah peluangku: mencuri bola darinya dan mengubah sedikit keadaan. Melesakkan satu gol di kerajaan mereka akan menjadi prestasi kami saat ini; mengobati kekecewaan suporter kami yang terselip di antara puluhan ribu suporter mereka. Timnasku mungkin hanyalah liliput dalam dunia sepakbola, namun aku pemain terbaik di sana, dan tak ada salahnya membuat mata dunia tertuju padaku setidaknya dalam satu momen.

Ruang dan waktu akhirnya memberiku momen; pria pemikir itu menerima bola dan aku berada di posisi ideal untuk merebutnya. Benar saja, ia tak setangkas pemain lain–gerakannya serupa slow motion. Dalam sekejap ia telah berada dalam jangkauanku.

Ini saatnya! Duel ketangkasan.

Aku lebih muda dan enerjik; aku jelas unggul jauh darinya. Saat pria pemikir itu mengambil ancang-ancang untuk melepaskan umpan jauh, dalam sepersekian detik aku lebih dulu mendaratkan sleding ke arah bola.

Prakkk! Kena!

Priiiiiittt! 

Jerit kesakitan melengking. Ia berguling di lapangan dengan wajah mengenaskan. Stadion bergemuruh. Suasana memanas.

Sial! Timingku keliru.

Ternyata bola yang seharusnya dapat kucuri malah jauh melesat ke sisi lapangan lain–tepat di kaki lawan. Detik berikutnya, aku menerima karma: lawan menyerbuku–menodongku dengan amarah, mempertanyakan tindakanku yang bodoh–dan wasit bergegas memvonisku dengan kartu kuning agar emosi mereka sedikit mereda. Namun, sesaat kemudian aku berharap kartu merahlah yang menjulang di udara. Kupikir itu keputusan keliru; membiarkanku tetap di tengah lapangan. Karena ini bukan lagi pertandingan, ini penghakiman seluruh dunia pada seorang pelaku tekel berbahaya.

Note:

Terinspirasi dari sebuah momen menegangkan di laga persahabatan Timnas Indonesia melawan Chinese Taipei.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Sleding Neraka
Sugiadi Azhar
Novel
CARIOCA
Ananda Galih Katresna
Flash
Bronze
Merah Putihku
Andri wananda
Novel
Shadow of Treachery
Ang.Rose
Novel
Bronze
98 JUNI
Putri Tari Lestari
Flash
Salah Terka
Iena_Mansur
Novel
MAHAWIRA
el
Flash
GI : TELEPORTASI
Gemi
Cerpen
Anti Crown
Rexa Strudel
Novel
Bronze
Adiwira: Invasi dari Bintang Viperos
Jun Prakoso
Flash
Bronze
Desa Istri
Silvarani
Flash
Lina Groningen
Gita Oktavia
Flash
Bronze
Oligarki Anfal di Kaki Eiffel
Silvarani
Flash
Bronze
Glitch
DMRamdhan
Novel
GALLENTERA
Adella Kusuma
Rekomendasi
Flash
Sleding Neraka
Sugiadi Azhar
Flash
Lantai Keramik
Sugiadi Azhar
Flash
Hutang Fiksi
Sugiadi Azhar
Novel
Kutang Untuk Prita
Sugiadi Azhar
Flash
Harmonika Tua
Sugiadi Azhar
Flash
SLURRPPP
Sugiadi Azhar
Flash
Terkoyak
Sugiadi Azhar
Skrip Film
PEBINOR (Skenario Film)
Sugiadi Azhar
Flash
Sampah di Atas Aspal
Sugiadi Azhar
Flash
Sisa Hujan
Sugiadi Azhar
Flash
It's My Tackle
Sugiadi Azhar
Flash
Koran Pagi
Sugiadi Azhar
Flash
Setan Curhat
Sugiadi Azhar
Flash
Kamu Jangan Menangis
Sugiadi Azhar
Flash
Rapor Dari Tuhan
Sugiadi Azhar