Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
77 Questions Before I Was Born
2
Suka
22,939
Dibaca

Rita menghela napas panjang. Uangnya hanya tersisa beberapa lembar lima ribuan. Inilah satu-satunya yang menahannya dari jurang. Ia menatap resep obat yang sudah lusuh, kertas itu terasa lebih berat daripada tumpukan tagihan. Sudah banyak tempat ia datangi, tapi obat yang ia butuhkan tidak pernah ada atau harganya tak terjangkau. Akhir bulan. Uangnya hanya tersisa untuk makan hari ini.

Dua bulan lalu, diagnosis itu datang: depresi dan gangguan kecemasan. Hidupnya berubah. Rita yang dulu ceria kini menarik diri, bersembunyi di balik dinding-dinding kesunyian. Setiap hari adalah perjuangan. Namun, ia tidak pernah berhenti mencari cahayanya sendiri di tengah kegelapan yang semakin pekat. Ia tahu bahwa secercah cahaya masih ada. Kadang ia menemukannya pada aroma roti hangat dari oven, kadang dari kata-kata yang mengalir di ujung penanya, dan kadang dari melodi sebuah lagu yang mengiringi langkahnya di tengah jalan yang sepi. Semua itu bisikan kecil: Aku masih di sini.

Rita merebahkan diri di atas kasur, pikirannya melayang. Ia teringat kembali pada sebuah cerita lama, bisikan yang ia dengar saat kecil. Katanya sebelum lahir, setiap roh akan ditanya 77 pertanyaan tentang takdir yang akan mereka jalani. Setiap "ya" adalah kesepakatan untuk hidup dengan segala suka dan dukanya.

"Apakah aku menganggukkan kepala pada takdir yang salah?" Ia bertanya pada dirinya sendiri, pada langit-langit kamar yang kosong. "Apakah aku benar-benar menjawab 'ya' pada depresi, pada kehilangan, pada rasa hampa ini? Apakah aku setuju untuk menjalani hidup ini tanpa ada orang lain di sisiku dan menghadapi badai seorang diri?"

Angin sore menyusup lewat celah jendela, mengusap wajahnya dengan dingin yang menyegarkan.

"Atau mungkin," Rita memejamkan mata, membiarkan embusan angin itu membawa jawabannya, "aku juga menjawab 'ya' pada kekuatan untuk bertahan?"

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Flash
77 Questions Before I Was Born
Sekar Kinanthi
Novel
Me Vs Me
ani__sie
Novel
Kakek Kaki Kakakku Kaku
krkawuryan
Komik
Bronze
Simpang Laras
Abidary
Flash
Bronze
Mengejar Cinta Paris
Herman Sim
Flash
Bronze
Calon Suami Kak Helen (Sintas Universe)
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
POLIGAMI ; WANITA WANITA YANG TERLUKA
Iman Siputra
Cerpen
Mencari Cinta Di Kelab Malam
Hans Wysiwyg
Novel
Bronze
Scandal Para Pendosa
Hendra Irawan
Novel
Bronze
ARKANA
Artina Jumnila
Skrip Film
Absurd, Abstrak, dan Aling (Script)
KOJI
Flash
Orang Kaya Mah Enak
Syashi Ammar
Flash
Bronze
Tak ada cerita hari ini
Ron Nee Soo
Flash
Isi Kepala : Tentang Petrichor
Kal Q Fawzie
Novel
Kamu Tidak Sendirian
Amar Ma'ruf
Rekomendasi
Flash
77 Questions Before I Was Born
Sekar Kinanthi
Flash
Teduh yang Tak Pernah Kupilih
Sekar Kinanthi
Flash
Benang Merah
Sekar Kinanthi
Cerpen
Heaven is Troubled
Sekar Kinanthi
Cerpen
Garis Luka: Prequel Ketika Langit Salah Dengar
Sekar Kinanthi
Flash
Selamanya 24 di 24 November
Sekar Kinanthi
Flash
Keadilan Terakhir
Sekar Kinanthi
Cerpen
Ketika Langit Salah Dengar
Sekar Kinanthi
Flash
Hati yang Ingin Pulang
Sekar Kinanthi
Flash
7 Menit yang Tersisa
Sekar Kinanthi
Flash
Raga Milik Bumi
Sekar Kinanthi
Cerpen
Reuni Dua Jiwa
Sekar Kinanthi
Flash
Hadiah dari Bumi
Sekar Kinanthi
Flash
Kasus Terakhir Rissa
Sekar Kinanthi
Flash
Keluargaku di Garis Takdir Lain
Sekar Kinanthi