Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
The Pretender
0
Suka
3,291
Dibaca

Jari-jari gemetar menggenggam sarung berlumur semen kering. Kaki lambat melangkah, peluh membasahi wajah, leher, hingga baju. Matahari terik menambah berat bebannya tapi tidak ada yang bisa menghentikan Adit menyusuri jalan Kemusha.

Jalan Kemusha yang hanya setapak itu adalah tempat ia biasa istirahat dan menyendiri sebelum lanjut bekerja. Jaraknya sekitar 300 meter dari danau buatan yang sedang dipugar. Danau buatan itu telah 20 tahun terbengkalai dan kini developer baru akan membuka kembali sebagai tempat rekreasi keluarga. Adit adalah salah satu pekerja bangunan di sana.

Setelah hampir 1 tahun menganggur, ia berteriak bahagia kala mendapat tawaran pekerjaan itu. Sebelumnya, sudah ada lebih dari 9 pekerjaan yang ia jalani, namun ujung-ujungnya mengundurkan diri oleh banyak alasan logis: kantor kejauhan, orang tua tak ada yang mengurus, pergaulan di kantor terlalu modern, pengeluaran selama bekerja lebih banyak dibanding gaji, job desk serabutan, banyak tukang cari muka, motivasi oleh konten kreator trading, membuka usaha makanan kekinian, ingin menjalani slow living, dan banyak lagi.

Terakhir kali sebelum resign dari bank sebagai auditor internal, ia beralasan ingin menjalani frugal living untuk mendapatkan ketenangan hakiki. Demi kesehatan mental, juga masa tua yang nyaman.

30 menit sudah ia bolak-balik mencari cincin emas yang menurutnya jatuh di sana. Cincin itu sisa tabungan dari 9 pekerjaan terdahulu. Sambil mengomel ini itu ia mencabik-cabik rumput, menendang-nendang pasir, dan mencabut pohon Ciplukan yang masih kecil. Ia angkat dan memukul ke tanah berkali-kali.

Oleh perut lapar dan terik matahari, pria berumur 35 tahun itu pun merasa pusing, lalu berhenti membuang-buang tenaga. Dipandangnya danau buatan yang kian memancing amarah. "Danau bangs*t! Sial*an! Padahal aku rela jadi tukang untuk memperbaikimu, tapi begini balasanmu?! Danau bangs*at! Sial*an!" ucapnya.

"Aku pulang! Aku pulang! Gelar sarjana Akuntansi tidak pantas untukmu, danau bangs*t!" teriaknya lagi sembari menyusuri jalan pulang.

Sampai di rumah, Adit masuk ke kamar dan tak memperdulikan panggilan ibu dan ayahnya. Dua manusia renta itu saling pandang kemudian lanjut mengayam kipas souvenir pesanan tetangga yang akan hajatan. Di atas dipan kayu, Adit rebah sembari menatap langit-langit. Mata berkaca-kaca tanda penyesalan mulai menggerogoti. Diambilnya ponsel, memutar playlist, lalu bersembunyi di balik selimut.

Tak lama, sebuah lukisan tiba-tiba jatuh ke atas meja. Double tape di keempat sisi poster tak kuat lagi menempel ke dinding kamprot. Lukisan itu aneh, berlatar hitam dengan gambar tangan manekin yang dipasang di atas busi. Di meja, lukisan itu menutupi tumpukan buku 'How to ...' berbaur dengan buku tes CPNS, BUMN, dan sebuah lukisan mandala yang belum selesai di atas kanvas kecil.

***

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Dear, diary
Liepiescesha
Novel
Bronze
Kura-Kura Merah
Nuraini Mastura
Skrip Film
BOK*P
Arienal Aji Prasetyo
Flash
The Pretender
myht
Novel
Gang Delima
Enya Rahman
Novel
PINJAM DULU SERATUS
Euis Shakilaraya
Flash
Janji Santiago
Rafael Yanuar
Flash
Seni Nyaman Dari Gerhana Bulan
Fadel Ramadan
Skrip Film
Sartono, Angkat Senjatamu
indra candra
Flash
Rupawan Monster Selalu Menyerupai Mangsanya
Fadel Ramadan
Cerpen
Bronze
lahirnya mentari di langit biru
Mochammad Ikhsan Maulana
Skrip Film
Kubayar Pelangi dengan Hujanmu (Skrip)
Anis Maryani
Flash
Sandikala
Trippleju
Novel
Forgetting her
SZA
Novel
Alfameria
kumiku
Rekomendasi
Flash
The Pretender
myht
Cerpen
Bronze
Rika dan Bumi
myht
Flash
Sepatu Bau
myht
Novel
Bronze
Tanpa Kata-Kata
myht
Cerpen
Bronze
Atap ke Dua
myht
Cerpen
Bronze
The False Red String Theory
myht
Cerpen
Bronze
Bila Wanita Patah Hati
myht
Cerpen
Melamar
myht
Flash
Bronze
Phthonos
myht
Flash
Kotoran
myht
Novel
Saloma
myht
Cerpen
Bronze
Rinjani
myht
Novel
Bronze
Fragmen Kisah yang Tersisih
myht
Cerpen
Bronze
Pertanda
myht
Flash
Gentong Berkarat
myht