Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
The Pretender???
0
Suka
4,814
Dibaca

Jari-jari gemetar menggenggam sarung berlumur semen kering. Kaki lambat melangkah, peluh membasahi wajah, leher, hingga baju. Matahari terik menambah berat bebannya, tapi tidak ada yang bisa menghentikan Adit menyusuri jalan Kemusha.

Jalan Kemusha yang hanya setapak itu adalah tempat ia biasa beristirahat dan menyendiri sebelum lanjut bekerja. Jaraknya sekitar 300 meter dari danau buatan yang sedang dipugar. Danau buatan itu telah terbengkalai selama 20 tahun dan kini developer baru akan membuka kembali sebagai tempat rekreasi keluarga. Adit adalah salah satu pekerja bangunan di sana.

Setelah hampir 1 tahun menganggur, ia berteriak bahagia kala mendapat tawaran pekerjaan itu. Sebelumnya, sudah ada lebih dari 9 pekerjaan yang ia jalani, namun ujung-ujungnya mengundurkan diri oleh banyak alasan logis: kantor kejauhan, orang tua tak ada yang mengurus, pergaulan di kantor terlalu modern, pengeluaran selama bekerja lebih banyak dibanding gaji, job desk serabutan, banyak tukang cari muka, termotivasi oleh konten kreator trading, membuka usaha makanan kekinian, ingin menjalani slow living, dan banyak lagi.

Terakhir kali sebelum resign dari bank sebagai auditor internal, ia beralasan ingin menjalani frugal living untuk mendapatkan ketenangan hakiki. Demi kesehatan mental, juga masa tua yang nyaman.

...

30 menit sudah ia bolak-balik mencari cincin emas yang menurutnya jatuh di sana. Cincin itu adalah sisa tabungan dari gaji 9 pekerjaan sebelumnya. Sambil mengomel ini itu, ia mencabik-cabik rumput, menendang-nendang pasir, hingga mencabut pohon ciplukan yang masih kecil. Diangkat dan dipukul ke tanah berkali-kali.

Oleh sebab perut lapar dan terik matahari, pria berusia 35 tahun itu merasa pusing, lalu berhenti membuang-buang tenaga. Dipandangnya danau buatan yang kian memancing amarah. "Danau bangs*t! Sial*an! Padahal aku rela jadi tukang untuk memperbaikimu, tapi begini balasanmu?! Danau bangs*at! Sial*an!" ucapnya.

"Aku pulang! Aku pulang! Gelar sarjana Akuntansi tidak pantas untukmu, danau bangs*t!" teriaknya lagi sembari menyusuri jalan pulang.

Sampai di rumah, Adit masuk ke kamar dan tak memedulikan panggilan ibu dan ayahnya. Dua manusia renta itu saling pandang, lalu lanjut menganyam kipas suvenir pesanan tetangga yang akan hajatan. Di atas dipan kayu, Adit rebah sembari menatap langit-langit. Mata berkaca-kaca, tanda penyesalan pun mulai menggerogoti. Diambilnya ponsel, memutar playlist, lalu bersembunyi di balik selimut.

Tak lama kemudian, sebuah lukisan tiba-tiba jatuh ke atas meja. Double tape di keempat sisi belakangnya sudah tak kuat menempel pada dinding kamprot. Lukisan itu aneh. Latar belakangnya hitam, dengan gambar tangan manekin yang dipasang di atas busi. Di meja, lukisan menutupi tumpukan buku 'How to …' berbaur dengan buku tes CPNS, BUMN, dan sebuah lukisan mandala yang belum selesai.

***

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Sejak Kau Tak Ada
Rahmi Azzura
Flash
The Pretender???
May Hatte
Novel
THE PORTRAIT OF DEATH
Nurul Hidayati
Komik
llghtz
Winter
Skrip Film
Cuk (A Story of Virginity)
Astri Apriyani
Skrip Film
Another Song For You
Guns Gunawan
Skrip Film
DIANA SANG BIDUAN
M Fadly Hasibuan
Skrip Film
ALPHA CHAPTER TWO
Delta
Skrip Film
Tunggal, Ika, dan Ikan-Ikan di Kedung Mayit
Dewanto Amin Sadono
Flash
K U I S
D'Thasia
Novel
Me Vs Me
ani__sie
Komik
Guren and The Class of Hell
Hazsef
Skrip Film
Surat dari Laut
Cahaya Muslim Prima Syam
Flash
Bronze
Kapan Nikah?
Reyan Bewinda
Flash
Kamu dan rooftop itu
Elkanara K.
Rekomendasi
Flash
The Pretender???
May Hatte
Cerpen
Bronze
Rinjani
May Hatte
Cerpen
Bronze
Pertanda
May Hatte
Flash
Tembok Mengelupas
May Hatte
Novel
Bronze
Fragmen Kisah yang Tersisih
May Hatte
Flash
Bronze
Suddenly....
May Hatte
Cerpen
Melamar
May Hatte
Flash
Dunia Berlagak Polosmu
May Hatte
Flash
Kaos Kumal
May Hatte
Flash
Tarian Putaranku
May Hatte
Cerpen
Bronze
Rika dan Bumi
May Hatte
Novel
Tanpa Kata-Kata
May Hatte
Flash
Kotoran
May Hatte
Cerpen
Bronze
Bila Wanita Patah Hati
May Hatte
Novel
Saloma
May Hatte