Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Tali Takdir
1
Suka
17,607
Dibaca

Seperti kupu-kupu yang berlabuh dalam lingkar cahaya matahari, kita tampak bersinar ketika bersama. Gunung yang terlihat buram akibat kabut, tidak pernah bisa memutuskan pandangan kita satu sama lain. Akankah hubungan kita ini punya makna, atau hanya sekadar lewat tanpa berbekas?

Bayang-bayang udara kemudian jatuh di sisiku yang tengah terisak. Menangis, mengapa tidak ada ucapan selamat tinggal darimu, mengapa meninggalkanku dengan sebaris jejak tak kasatmata tentang kasih sayang? Kamu tahu pasti bahwa tanpa kata-kata terucap, tetap, aku mencintaimu.

Aku juga tahu betul, tiap kita bersemuka, setiap kali kamu menemuiku, itu tanda nyata kamu menyayangiku, menyapaku halus melalui tatap matamu. Kupikir, ini akan berakhir layaknya dongeng romansa, tapi kisah kita terlalu tragis untuk sesuatu yang berhubungan dengan takdir. Kita sudah punya ikatan, tanpa tahu bahwa tali yang mengikat kita begitu rapuh tentang ketentuan Tuhan.

Mengapa tiap perpisahan senantiasa menyisakan kesedihan? Apakah karena kita dituntut untuk menghargai hubungan berikutnya? Hanya saja, aku tidak mau lagi berhubungan dengan kisah yang sama, aku tidak ingin ditinggal seperti sedia kala.

Tahukah? Aku tidak pernah merasakan kamu memelukku, tapi dalam anganku, kamu selalu menyentuhku lembut. Bulu-bulumu sungguh halus.

Aku yang pertama kali memelukmu, aku selalu pertama memandangmu, ajakmu bermain hanya untuk mengembangkan tawa berseri. Itu cukup buatku bahagia, mengapa kamu harus pergi meninggalkan duka? Aku bisa menghadapi kalimat pilu apa pun, mampu mengalahkan kesedihan paling gila, tapi kematianmu ... sungguh pedih.

Kamu yang bersandar kepadaku, seperti minyak asiri pada bunga yang baru mekar, rasanya diriku berhenti bernapas sesaat demi menikmati perasaan senang. Bisakah kamu lahir sebagai bulan saja?

Kini, aku melihatmu dimana-mana, keseringan itu membuatku merasa kamu tetap bersamaku, meski mungkin ... kamu yang hanya bisa melihatku dari ketinggian nan jauh.

Selamat tinggal kenangan, dan selamat datang kehampaan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kutang Untuk Prita
Sugiadi Azhar
Flash
Bronze
PADI & ILALLANG
Rahmayanti
Flash
Tali Takdir
Ilestavan
Flash
Di Titik Nol
Ilestavan
Flash
Tuhan, Jadikan Hariku Senin Selalu
Jasma Ryadi
Cerpen
Avocado Party
Adinda Amalia
Cerpen
Bronze
Nil Desperandum
Chie Kudo
Novel
Gold
PCPK Claudia vs Nadia
Noura Publishing
Novel
Before the Silence
Renja Permana
Skrip Film
STORY OF DIFFERENT HOME
Oktaviona Bunga Asmara
Skrip Film
RUMMAH TANGGA
DI UJUNG PENA
Skrip Film
Dunia Awang-Awang
Saifan Rahmatullah
Flash
Menghidupkan Kembali Cinta Pertama
Irvinia Margaretha Nauli
Novel
Bronze
Setengah Ibu
Larose
Skrip Film
Idola Indonesia
Elisabet Erlias Purba
Rekomendasi
Flash
Tali Takdir
Ilestavan
Flash
Di Titik Nol
Ilestavan
Flash
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan
Flash
Eskapisme
Ilestavan
Flash
Ketika
Ilestavan
Flash
Bertumbuh
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Gandark
Ilestavan
Flash
Rasa Sakit
Ilestavan
Flash
Buta Nikmat
Ilestavan
Novel
Irama Bulan
Ilestavan
Flash
Delas
Ilestavan
Flash
Pena Tuhan
Ilestavan
Flash
Jangan Percaya Narasi Ini
Ilestavan
Flash
Delusi Cinta
Ilestavan
Flash
Memang, Kamu Siapa?
Ilestavan