Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Tali Takdir
1
Suka
18,453
Dibaca

Seperti kupu-kupu yang berlabuh dalam lingkar cahaya matahari, kita tampak bersinar ketika bersama. Gunung yang terlihat buram akibat kabut, tidak pernah bisa memutuskan pandangan kita satu sama lain. Akankah hubungan kita ini punya makna, atau hanya sekadar lewat tanpa berbekas?

Bayang-bayang udara kemudian jatuh di sisiku yang tengah terisak. Menangis, mengapa tidak ada ucapan selamat tinggal darimu, mengapa meninggalkanku dengan sebaris jejak tak kasatmata tentang kasih sayang? Kamu tahu pasti bahwa tanpa kata-kata terucap, tetap, aku mencintaimu.

Aku juga tahu betul, tiap kita bersemuka, setiap kali kamu menemuiku, itu tanda nyata kamu menyayangiku, menyapaku halus melalui tatap matamu. Kupikir, ini akan berakhir layaknya dongeng romansa, tapi kisah kita terlalu tragis untuk sesuatu yang berhubungan dengan takdir. Kita sudah punya ikatan, tanpa tahu bahwa tali yang mengikat kita begitu rapuh tentang ketentuan Tuhan.

Mengapa tiap perpisahan senantiasa menyisakan kesedihan? Apakah karena kita dituntut untuk menghargai hubungan berikutnya? Hanya saja, aku tidak mau lagi berhubungan dengan kisah yang sama, aku tidak ingin ditinggal seperti sedia kala.

Tahukah? Aku tidak pernah merasakan kamu memelukku, tapi dalam anganku, kamu selalu menyentuhku lembut. Bulu-bulumu sungguh halus.

Aku yang pertama kali memelukmu, aku selalu pertama memandangmu, ajakmu bermain hanya untuk mengembangkan tawa berseri. Itu cukup buatku bahagia, mengapa kamu harus pergi meninggalkan duka? Aku bisa menghadapi kalimat pilu apa pun, mampu mengalahkan kesedihan paling gila, tapi kematianmu ... sungguh pedih.

Kamu yang bersandar kepadaku, seperti minyak asiri pada bunga yang baru mekar, rasanya diriku berhenti bernapas sesaat demi menikmati perasaan senang. Bisakah kamu lahir sebagai bulan saja?

Kini, aku melihatmu dimana-mana, keseringan itu membuatku merasa kamu tetap bersamaku, meski mungkin ... kamu yang hanya bisa melihatku dari ketinggian nan jauh.

Selamat tinggal kenangan, dan selamat datang kehampaan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Gold
Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran
Bentang Pustaka
Skrip Film
Kau Tetap Ayahku
Diani Anggarawati
Flash
Tali Takdir
Ilestavan
Cerpen
Bronze
The Secret Behind of Aquarius Boy|| PART 1 |
M. Afif Ian Ramadhan
Novel
Reverie
Qonitatur Rasyidah
Novel
Bronze
Catatan Harian Para Pembohong
hidayatullah
Novel
Bulan Bening di Wajah Ibu
Yosep Rustandi
Komik
I'm Not Perfect
Kim Jong Hoon
Komik
Bronze
Simpang Laras
Abidary
Skrip Film
Sanubari (Script)
Imajiner
Skrip Film
2 Aurora
Ai Bi
Skrip Film
Bertahan atau Pergi
FARISKA
Skrip Film
Love Then Repeat Endlessly
Fenny C Damayanti
Skrip Film
Roti Lapis: The Story of Mbak-Mbak SCBD
layarkata
Skrip Film
SEGITIGA PARIS
Arini Suryokusumo
Rekomendasi
Flash
Tali Takdir
Ilestavan
Flash
Di Titik Nol
Ilestavan
Flash
The Last Painting
Ilestavan
Flash
Delusi Cinta
Ilestavan
Flash
Bertumbuh
Ilestavan
Flash
Pena Tuhan
Ilestavan
Flash
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Gandark
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Halo, Selamat Tinggal!
Ilestavan
Flash
Rasa Sakit
Ilestavan
Flash
Ketika
Ilestavan
Novel
Irama Bulan
Ilestavan
Flash
Gugur
Ilestavan
Flash
Eskapisme
Ilestavan
Flash
Jangan Percaya Narasi Ini
Ilestavan