Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
After Taste
6
Suka
2,574
Dibaca

“Gimana rasa kopi itu kak?” tanya sang barista kepadaku.

Sambil menyeruputnya aku menjawab, “Pahit seperti hidup ini, hahaha.”

Sang barista itu ikut tertawa mendengarnya. Sambil melakukan kalibrasi pada mesin, dia mengambil gelas kecil berisi gula putih dan sendoknya.

“Ini kak, barangkali butuh untuk mengurangi rasa pahitnya.”

Lalu aku menghargainya, “Oh, oke. Thank you yah.”

“Sama-sama kak,”

Kedai masih pagi, kerjaannya juga belum terlalu sibuk. Mungkin karena gabut, dia bertanya padaku kembali, “Tau enggak kak, kenapa gula putih yang di pilih untuk mengurangi rasa pahit? Kenapa tidak pakai pemanis lainnya?”

Aku tertawa dalam hati, dia benar-benar gabut. Lalu aku menjawabnya. “Mungkin aksesnya mudah di dapat, rasanya juga cocok. Betul?”

“Hm, bisa jadi. Tapi jawabannya kurang deep, butuh sedikit filosofis.”

“Oalah ada filosofinya, apa tuh?” tanyaku balik.

Dia tersenyum dan menjawab, “Gula ditambahkan pada kopi, diaduk, lalu larut dan menghilang. Sebagai pelipur dari rasa pahit, dia mengorbankan wujud padatnya agar kopi mencapai rasa yang harmonis. Artinya saat kita berbuat baik, mungkin wujudnya akan melebur hilang. Bahkan tidak akan ada pujian atau pengakuan yang akan telinga kita dengar. Namun rasa manisnya gula akan terpatri harmonis sampai kopi itu habis.”

Aku termangu mendengarnya. Baru kali ini ada yang mampu menjelaskan makna dari hal kecil yang sering kita anggap tidak penting.

“Hm, menarik juga ya.” kataku.

Lalu dia kembali bicara, “Tapi jangan kebanyakan ya kak. Nanti malah diabetes, hahaha.”

Akupun ikut kembali tertawa dalam relung filosofisnya.~

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
After Taste
Adam Nazar Yasin
Novel
Bronze
JANDA & THE TABLE
glowedy
Flash
Sarang Tupai
Cléa Rivenhart
Flash
Bronze
Terombang di Palembang
Silvarani
Novel
Setelah Diam Ada Langkah Baru
Asep Saepuloh
Flash
Table Manner
Rin
Flash
Tanah Presisi
Adam Nazar Yasin
Flash
Lelah Normal
imagivine
Novel
Perjalanan 25
Aviskha izzatun Noilufar
Flash
Hujan di Bulan Maret
Rizki Mubarok
Flash
Hidup yang Katanya Normal
El falach
Flash
Mengeja Angka
Chie Kudo
Flash
Discount Friend
lidia afrianti
Flash
Jejak Luka, Titik Cinta
Hans Wysiwyg
Novel
Rahasia Lintang
Pejandtan
Rekomendasi
Flash
After Taste
Adam Nazar Yasin
Flash
Tanah Presisi
Adam Nazar Yasin
Flash
Kuasa Uang
Adam Nazar Yasin
Flash
The Power of Tea
Adam Nazar Yasin
Flash
The Pie
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Bronze
Aksara dan Visual Dalam Desa
Adam Nazar Yasin
Flash
Tanaman Ini Tanpamu
Adam Nazar Yasin
Flash
Terpatri
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Blue Life
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Senyum Syukur
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Bronze
Sungguh
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Terbuang Dalam Mager
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Bronze
Eulogi Hama
Adam Nazar Yasin
Flash
Bronze
Tertakar
Adam Nazar Yasin
Novel
Aksara 4 Cangkir
Adam Nazar Yasin