Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Tembok dan Jendela
0
Suka
20,958
Dibaca

Kisah ini merupakan kisah cinta anak manusia. Diawali dengan datangnya seorang pria, bernama Isah. Di sampingnya berdiri kokoh rumah seorang perempuan. Si Perempuan, bernama asih, di atas kamarnya.

Si perempuan sering berada di jendela memerhatikan si pria. Si pria di bawah, samping tembok rumah si perempuan, kadang merasa kesulitan untuk melihat si perempuan, kadang merasa letih sendiri karena berusaha sampai akhirnya si perempuan kecewa tak melihat si pria.

Kadang mereka saling beratatapan tapi tidak berbicara. Si pria hanya menunggu di depan tembok karena takut masuk ke rumah. Si perempuan tidak berani menghampiri pria karena takut turun dari rumah.

Si pria berkata:

“Oh, perempuan. Mengapa engkau sangat menyukai di lantai atas?”

Si perempuan menjawab:

“Oh, pria. Karena di sini aku dapat melihat matahari terbit dan terbenam. Merasakan udara yang menyegarkan, dan hangat matahari.”

Si perempuan berkata:

“Oh, pria. Mengapa engkau terus menghalangi jalan di bawah sana? Apa kau sadar bahwa banyak pria-pria lain yang terhalang menuju tempat kerjanya?”

Si pria menjawab:

“Oh, perempuan. Sebab waktu sangatlah singkat, hanya jalanan ini yang dapat menyingkatkan waktu ke rumahmu. Sehingga aku bisa melihatmu.”

Suatu ketika si perempuan tidak berada di jendela. Si pria yang lama kelamaan curiga berusaha mencari cara mengetahui keberadaan si perempuan di ruangan atas.

Ia meratap, meminta tolong orang. Orang yang dimintai tolong itu memberi sebuah tangga kemudian pergi melanjuti urusan untuk bekerja.

Ia masuk ke jendela itu. Tidak ada perempuan itu. Hanya ruangan yang kosong tanpa kehidupan.[*]

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Tembok dan Jendela
Donny Setiawan
Novel
Bronze
Dari Kisah Ke Kisah
Dian Kartika Hardiyanti
Skrip Film
Satu Persen
Dinda Fadhila Sari
Flash
Chandramaya
Donny Setiawan
Flash
Bronze
Di bawah hujan
Nur Hasanah
Novel
Bronze
PAPA
Hanna Khoiruzzahro
Novel
Dearly
MiiraR
Skrip Film
THE JAKSA
Tya
Flash
Ketika Mendung Bukan Lagi Pertanda Hujan
M Fadly Hasibuan
Flash
Bronze
Seniman Darah Biru
Silvarani
Flash
Gagak di Bubungan
Reveniella
Flash
Unspoken Truth
Farah
Novel
KAU BILANG MISKIN, KU BILANG CUKUP
Aga Lesmana
Flash
Maaf pada Bapak
Chie Kudo
Flash
Bronze
Catatan Jumat Pagi
Fatimah Ar-Rahma
Rekomendasi
Flash
Tembok dan Jendela
Donny Setiawan
Flash
Chandramaya
Donny Setiawan
Flash
Arganta
Donny Setiawan
Cerpen
Bronze
Korban Sang Arquebus Jawa
Donny Setiawan
Flash
Stasiun
Donny Setiawan
Flash
Bintang
Donny Setiawan
Flash
Adera Lina
Donny Setiawan
Cerpen
Rendra dan Tulisannya
Donny Setiawan
Cerpen
Bronze
Misteri Hilangnya Penjaga Perpustakaan
Donny Setiawan
Flash
Balasan Pesan
Donny Setiawan
Flash
Jalan Groove
Donny Setiawan
Flash
Perempuan
Donny Setiawan
Flash
Delana
Donny Setiawan
Flash
Gasan Rahmi
Donny Setiawan
Cerpen
Bronze
Raja Tikus
Donny Setiawan