Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Jangan Menimpali!
0
Suka
9,706
Dibaca

Hawa lembap berpadu dengan wewangian liar dari dedaunan. Kaki menyeret di antara semak yang menutupi jalan setapak. Gelap semakin menunduk, mengaburkan pandangan. Lengkingan suara hewan turut menyandera keberanian. Ia seperti kebalikan ayam yang bersorak menyambut fajar.

Namun, konon, jangan menimpali apa pun yang mencicit di tengah hutan. Bisa saja itu bukan suara asli sang pendengung, melainkan suara tiruan dari mahluk gaib.

Aku sebenarnya penasaran, ingin membuktikannya. Hanya saja, bagaimana jika petuah itu bukanlah sekadar warisan dongeng? Ya, lebih baik fokus mencari jalan keluar.

“Mbeeee!”

Tiba-tiba Akbar menirukan suara yang terus menggema tanpa arah, menciptakan ketaksaan. Dia bermain dengan dorongan sesaat yang menyusup ke dalam benaknya.

“Apa-apan sih lu, Bar? Lu udah gila, ya,” Anggi menumpahkan kekesalannya. “Suasana lagi tegang gini, bisa-bisanya lu nyahutin tuh makhluk. Kalau dia nyamperin kita, gimana?” sambungnya, meninggi.

Akbar menanggapi dengan tertawa. “Alah, itu paling cuma kambing yang nyasar aja, sama kayak kita sekarang. Gak usah terlalu percaya pada mitos,” tegasnya, terkekeh.

Ketika mereka berdua berdebat, belukar bergerak cukup berisik. Aku putar cahaya di genggaman. Menyisir sekitar, memastikan keamanan.

“Bar, Nggi...” Kuatur napas sejenak. “Ayo, lari!” ajakku, panik.

Embikan itu menggaung tajam, kian dekat. Tanah terasa bergerak. Angin bergemuruh, seakan menyertai sesuatu yang ganjil.

Aku dan Anggi memacu langkah. Akbar tertinggal. Dia berdiri terpaku, memutar kepala. Panggilanku mengudara tanpa digubris olehnya.

Kami lantas menarik lengannya. Dia menurut, tetapi pikirannya tampak tersesat. Hanya diam dengan tatapan kosong.

Sesekali dia berucap lirih penuh ngeri, begitu mirip, di sela helaan kasar dadanya.

"Mbeeeee."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Jangan Menimpali!
Jasma Ryadi
Flash
Bronze
Mimpi Defin
Ron Nee Soo
Cerpen
Aku dan Hantu Fyodor Dostoevsky
Galang Gelar Taqwa
Novel
PERJANJIAN
Tira Riani
Cerpen
Bronze
Jejak Terakhir di Hutan Mutiara
Ridwan Albakri
Novel
Gold
Fantasteen Diary of March
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Pembalasan Untuk Ibu ( part 1 )
Nabilla Shafira
Cerpen
Bronze
Streamer Yang Tragis
Christian Shonda Benyamin
Komik
Bronze
GENITRI
Aitzuga
Novel
Gold
Hilang
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Hiroshima
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Sixth Sense
Lucyana
Flash
Kuyang
Rina F Ryanie
Cerpen
Bronze
Dia Datang Diantar Siapa?
bomo wicaksono
Novel
Gold
Mysterious Murder
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
Jangan Menimpali!
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Rindu di Antara Dua Stasiun
Jasma Ryadi
Flash
Aroma Semur
Jasma Ryadi
Flash
Mengapa Aku Belum Mati?
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Simetris
Jasma Ryadi
Flash
Tatapan dari Jendela
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Data dan Mereka
Jasma Ryadi
Novel
Bronze
Mereka di Sini
Jasma Ryadi
Flash
Telepon
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Ketika Milo Mati
Jasma Ryadi
Flash
Surat Untukmu Dariku
Jasma Ryadi
Flash
Ekuinoks
Jasma Ryadi
Flash
Aku atau Dia
Jasma Ryadi
Flash
Jejak
Jasma Ryadi
Flash
Terminal
Jasma Ryadi