Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Karma Datang sebagai Sebuah Hukuman (surat 3)
0
Suka
5,120
Dibaca

Salam dariku untukmu yang tengah berbahagia. Kau begitu beruntung dimilikinya. Kisahku tak berjalan baik. Ia meninggalkanku untuk seseorang yang lebih sempurna.

Kau benar, bayanganmu tak lagi datang kala aku membalasnya dengan senyuman. Rasanya tidak sesesak dan semenyakitkan kemarin malam.

Tapi kala aku menemukan surat darinya tadi pagi, aku seakan dihantam oleh ribuan Godam.

Ternyata bukan bayanganmu saja yang pergi. Tetapi juga ia, yang menjadi dermaga terakhir untuk kusinggahi.

Kau tahu? Aku seakan melihat cerminan diriku pada dirinya. Kala itu aku yang meninggalkanmu untuk bersamanya. Kini ia yang pergi meninggalkanku untuk wanita yang lebih sempurna.

Aku menjadi ragu pada semesta. Mungkinkah semesta mengizinkanku bahagia?

Mengingat apa yang kulakukan padamu di masa silam, tidak mungkin semesta membiarkanku begitu saja. Mungkin kau telah memaafkan tapi semesta yang memberiku hukuman. Karma masih berlaku, kan?

Aku tidak mengharap lagi pada akhir yang indah tetapi aku akan berusaha menerimanya dengan tabah. Mungkin ini memang pantas kudapatkan.

Ingatkah kau? Bahwa dulu semesta pun ikut merana sebab melihat perbuatanku yang begitu kejamnya?

Aku telah menyia-nyiakan ketulusanmu demi mendapatkan bayangan semu. Oh! Sungguh bodohnya aku!

Jika aku bisa, aku akan kembali ke masa itu dan memperbaiki semua hal tentang kita. Tapi kini aku bisa apa?

Biarlah kau yang bahagia sekarang. Saat ini bahagia bukan lagi akhir yang kunantikan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Karma Datang sebagai Sebuah Hukuman (surat 3)
Lail Arahma
Flash
In His Memories
Lail Arahma
Flash
JANGAN JADI GURU!
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Bayangan
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Aku Gila!
aksara_g.rain
Novel
Andai Hari Esok tak Pernah Ada
Raihan Langit
Cerpen
Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi
talbiatin
Flash
Lelah Normal
imagivine
Flash
Apa Harus Terluka untuk Bahagia?
Fadel Ramadan
Flash
Tiga Ketukan
Pipo Vernandes
Flash
Nasi Kepalku
SIONE
Cerpen
Bronze
RESEP KEDUA AYU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Novel
Warung Epistemik Pagi 06.00 Wib
Jumadil Awal
Flash
Kursi Dari Langit
Hans Wysiwyg
Rekomendasi
Flash
Karma Datang sebagai Sebuah Hukuman (surat 3)
Lail Arahma
Flash
Sebuah Bayangan Mengusikku (surat 1)
Lail Arahma
Flash
In His Memories
Lail Arahma
Flash
Bronze
A Rose and A Bride
Lail Arahma
Cerpen
I'd Be a Fool Not to Love You
Lail Arahma
Flash
Dreamcore Room
Lail Arahma
Cerpen
Cara Teraman Mencintaimu
Lail Arahma
Cerpen
Bronze
The Supposer
Lail Arahma
Cerpen
Bronze
Oiran and The Summer Crow
Lail Arahma
Flash
Perspectives on Love
Lail Arahma
Flash
Bahagia Bukan Hanya Soal Rasa (surat 2)
Lail Arahma
Cerpen
Sinden Jugala
Lail Arahma
Flash
Secangkir Caramel Latte
Lail Arahma
Cerpen
Bronze
Armaghan Knight and The Fertility Goddess
Lail Arahma
Cerpen
Ruang Temu
Lail Arahma