Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Bangku Kosong di Baris Kedua
3
Suka
18,248
Dibaca

Deru taksi berhenti tepat di depan cluster. Ayah bergegas turun, lalu meletakkan tasnya di ruang tamu.

"Ayo, buruan, kita berangkat!" ujar ayah tiba-tiba.

"Tapi Ayah kan baru pulang? Nggak istirahat dulu?"

“Itu bisa nanti. Ini kan hari terakhir sirkusnya?”

Ayah menarikku ke dalam taksi. "Taman Sriwedari!" Perintahnya kepada sopir.

***

Aroma manis karamel dan popcorn menyapa kedatangan kami di luar tenda sirkus. Tawa anak-anak terdengar begitu riang, begitu juga tawa badut di pintu masuk yang dulu pernah membuatku takut.

Kami memilih duduk di baris kedua, tepat di tengah. Tempat paling pas agar bisa melihat semua pertunjukan.

Malam itu, kami menonton semuanya. Ayah tertawa riang, meski di sela tawa, aku melihatnya terbatuk.

Aku ingin bertanya, tapi ia cepat-cepat menggenggam tanganku lagi.

"Senang?" tanyanya.

"Senang sekali." Aku melihat dari sudut mataku Ia menatapku lama. “Kalau suatu hari nanti kamu kesini lagi, ingat ya… bangku di baris kedua.”

Aku mengangguk.

***

Seminggu setelahnya, aku kembali lagi ke sirkus itu.

Ketika lampu pertunjukkan dipadamkan, ayah berbisik lembut ditelingaku. "Duduk di bangku baris kedua." Tempat yang sama seperti kemarin, tapi bangku itu kini kosong hanya tinggal aku sendiri.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Gue Anak IPA
Gading A
Flash
Bangku Kosong di Baris Kedua
Hans Wysiwyg
Novel
Bronze
Cahaya dari setitik harapan
Rian feb rino
Skrip Film
LOVE IS MAGICAL
Okhie vellino erianto
Flash
Bronze
PADA SEBUAH CAFE
Onet Adithia Rizlan
Flash
Kemuraman Hujan Kala Itu
Bella Paring Gusti
Novel
Nyata-nya cinta tumbuh karna terbiasa
Riki rinaldy
Novel
ELMIRA
Sirius Pen
Cerpen
Bronze
Haji Ramli dan Kuntilanak Cantik
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Kenapa Anggi Memutuskan Arwan dan Memintanya Menikahi Ane
Habel Rajavani
Novel
Fatamorgana Cinta si Zein
Gusty Triyanto
Flash
Kopi dan Kata
Riska Irmayadi
Flash
Bronze
Haji tanpa Gelar
Sulistiyo Suparno
Flash
Aku Tidak Berniat Kembali ke Masa Lalu
awod
Flash
Bronze
Burung Kolibri dan Burung Bangau
Ahmad Muhaimin
Rekomendasi
Flash
Bangku Kosong di Baris Kedua
Hans Wysiwyg
Flash
Rumina dan Dunia yang Membisu
Hans Wysiwyg
Flash
Summer yang Tak Pernah Hilang
Hans Wysiwyg
Flash
Pemenang Kedua
Hans Wysiwyg
Flash
Tetonam
Hans Wysiwyg
Flash
Pensil Untuk Lira
Hans Wysiwyg
Flash
IBU, AKU DAN DIA
Hans Wysiwyg
Flash
Laut Itu Luka
Hans Wysiwyg
Cerpen
Jalan Tikus
Hans Wysiwyg
Flash
KAMU ITU CANTIK CLARISA
Hans Wysiwyg
Flash
PARMIN DAN BURUNG MAJIKAN
Hans Wysiwyg
Flash
Suatu Hari di Toko
Hans Wysiwyg
Flash
Suami Terba(l)ik
Hans Wysiwyg
Flash
SAM DAN MESIN UANGNYA
Hans Wysiwyg
Flash
Suami Selamanya
Hans Wysiwyg