Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Bangku Kosong di Baris Kedua
3
Suka
18,094
Dibaca

Deru taksi berhenti tepat di depan cluster. Ayah bergegas turun, lalu meletakkan tasnya di ruang tamu.

"Ayo, buruan, kita berangkat!" ujar ayah tiba-tiba.

"Tapi Ayah kan baru pulang? Nggak istirahat dulu?"

“Itu bisa nanti. Ini kan hari terakhir sirkusnya?”

Ayah menarikku ke dalam taksi. "Taman Sriwedari!" Perintahnya kepada sopir.

***

Aroma manis karamel dan popcorn menyapa kedatangan kami di luar tenda sirkus. Tawa anak-anak terdengar begitu riang, begitu juga tawa badut di pintu masuk yang dulu pernah membuatku takut.

Kami memilih duduk di baris kedua, tepat di tengah. Tempat paling pas agar bisa melihat semua pertunjukan.

Malam itu, kami menonton semuanya. Ayah tertawa riang, meski di sela tawa, aku melihatnya terbatuk.

Aku ingin bertanya, tapi ia cepat-cepat menggenggam tanganku lagi.

"Senang?" tanyanya.

"Senang sekali." Aku melihat dari sudut mataku Ia menatapku lama. “Kalau suatu hari nanti kamu kesini lagi, ingat ya… bangku di baris kedua.”

Aku mengangguk.

***

Seminggu setelahnya, aku kembali lagi ke sirkus itu.

Ketika lampu pertunjukkan dipadamkan, ayah berbisik lembut ditelingaku. "Duduk di bangku baris kedua." Tempat yang sama seperti kemarin, tapi bangku itu kini kosong hanya tinggal aku sendiri.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Bangku Kosong di Baris Kedua
Hans Wysiwyg
Novel
Othallam Kiss
Azmi
Novel
Dream
Seftiana kurniati
Novel
Gold
Snow White Merebut Kembali Kerajaan Kaspar
Bentang Pustaka
Flash
Bronze
Sampai Jumpa Lagi
Rahmawati
Flash
Pertemuan Kita
Amanda Chrysilla
Flash
Bronze
Anak Jambret
Sulistiyo Suparno
Flash
Pensil Untuk Lira
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Dongeng Pulau Merah dan Pengarangnya
Muram Batu
Cerpen
THE CHOICE
Hans Wysiwyg
Novel
Ikuti Saja Mau-Nya
Aniah sinta
Skrip Film
MELIHAT BUNDA
Reiga Sanskara
Flash
Dia Ada
Wardatul Jannah
Flash
Bronze
(Hanya) Pendamping Wisuda
Dian Eska
Flash
JENDELA KAMAR SEBERANG
Putri Akira
Rekomendasi
Flash
Bangku Kosong di Baris Kedua
Hans Wysiwyg
Flash
Pensil Untuk Lira
Hans Wysiwyg
Cerpen
Pamit
Hans Wysiwyg
Cerpen
THE CHOICE
Hans Wysiwyg
Flash
DINARA Tak Ada Lagi Jalan Pulang
Hans Wysiwyg
Flash
SUMMON LEVEN
Hans Wysiwyg
Flash
CINTA MATI
Hans Wysiwyg
Flash
Teman Teduh
Hans Wysiwyg
Flash
Laras
Hans Wysiwyg
Flash
Laut Itu Luka
Hans Wysiwyg
Cerpen
Jendela yang Pecah
Hans Wysiwyg
Flash
MAKLAR
Hans Wysiwyg
Flash
Pacar Lima Ratus Langkah
Hans Wysiwyg
Flash
Tetonam
Hans Wysiwyg
Flash
BAJINGAN
Hans Wysiwyg