Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Pasar Bola Mata
2
Suka
9,283
Dibaca

Aku datang ke pasar sebelum matahari menggeliat. Jalanan licin, basah oleh embun dan sisa darah semalam. Di gerbang, penjaga memeriksa lubang mataku. Dua. Masih utuh.

“Baru pertama kali ya?” katanya. “Pilih bijak. Satu mata, satu barang.”

Aku mengangguk.

Pasar sudah ramai. Orang-orang berjalan pelan dengan mata tertutup kain, sebagian hanya memiliki satu. Ada yang buta total tapi kantong bajunya gemuk oleh gemerincing bola mata yang sudah diawetkan dalam kantong garam. Warnanya beragam. Hijau, biru, hitam legam. Semuanya menyimpan sesuatu.

Di meja pertama, wanita tua menawarkan buku yang katanya berisi seluruh mimpi orang-orang yang sudah mati. “Dua bola mata. Kiri dan kanan. Harus asli.”

Aku lewat.

Di ujung lorong sempit, kulihat pria bertopi menjual amplop kecil. Satu lembar. Tertulis dengan tangan yang gemetar: “Isi amplop ini adalah kenangan cinta pertamamu yang sudah kau lupakan.”

“Aku hanya punya satu,” kataku.

“Kalau mata itu milikmu sendiri,” katanya, “cukup.”

Aku menggenggam bola mata kiriku. Masih hangat.

Kupelintir pelan, kutarik. Sakitnya seperti semua cahaya tiba-tiba padam. Tapi aku tak menjerit.

Pria itu menaruh amplop di tanganku yang berdarah.

Sebelum aku sempat membuka isinya, ia membisik:

“Kalau ternyata kenangan itu lebih pahit dari yang kau kira, kau harus membayar untuk melupakannya lagi.”

“Kau terima pembayaran?”

Ia tersenyum. Tangannya menunjuk lubang mataku yang baru.

“Tentu. Mata kanan.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Pasar Bola Mata
Carolina Ratri
Cerpen
Bronze
Bisikan Dalam Kegelapan
tia htp
Cerpen
Jauh
Riverside Village
Cerpen
Bronze
'sompral'
anindira
Cerpen
Bronze
Andung dan Seblak Sapu Lidi
bomo wicaksono
Novel
Bronze
(Misteri) Bunga Lily
Nia Purwasih Sanggalangi
Cerpen
Bronze
TERIAKAN SETAN
zidan fadlan robbah
Novel
Lonceng Mahira
dwi nurhidayah
Cerpen
Pengajian
Amelia Purnomo
Flash
Dekapan yang Hilang
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Jumat Akhir Bulan Juli
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Hutan Larangan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pusaka Naga Hitam
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Jurit Malam Di Perumahan Setan
Yona Elia Pratiwi
Novel
Bayang di Balik Kabut
Aqiel Hilmy Irawan
Rekomendasi
Flash
Pasar Bola Mata
Carolina Ratri
Flash
Tapi Bu, Apa Salahku?
Carolina Ratri
Flash
Ulat Bulu!
Carolina Ratri
Flash
Jejadian
Carolina Ratri
Flash
Bronze
Direktur Gula-Gula
Carolina Ratri
Flash
Negeri yang Damai
Carolina Ratri
Flash
Bronze
Rencana Besar
Carolina Ratri