Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Pasar Bola Mata
1
Suka
6,134
Dibaca

Aku datang ke pasar sebelum matahari menggeliat. Jalanan licin, basah oleh embun dan sisa darah semalam. Di gerbang, penjaga memeriksa lubang mataku. Dua. Masih utuh.

“Baru pertama kali ya?” katanya. “Pilih bijak. Satu mata, satu barang.”

Aku mengangguk.

Pasar sudah ramai. Orang-orang berjalan pelan dengan mata tertutup kain, sebagian hanya memiliki satu. Ada yang buta total tapi kantong bajunya gemuk oleh gemerincing bola mata yang sudah diawetkan dalam kantong garam. Warnanya beragam. Hijau, biru, hitam legam. Semuanya menyimpan sesuatu.

Di meja pertama, wanita tua menawarkan buku yang katanya berisi seluruh mimpi orang-orang yang sudah mati. “Dua bola mata. Kiri dan kanan. Harus asli.”

Aku lewat.

Di ujung lorong sempit, kulihat pria bertopi menjual amplop kecil. Satu lembar. Tertulis dengan tangan yang gemetar: “Isi amplop ini adalah kenangan cinta pertamamu yang sudah kau lupakan.”

“Aku hanya punya satu,” kataku.

“Kalau mata itu milikmu sendiri,” katanya, “cukup.”

Aku menggenggam bola mata kiriku. Masih hangat.

Kupelintir pelan, kutarik. Sakitnya seperti semua cahaya tiba-tiba padam. Tapi aku tak menjerit.

Pria itu menaruh amplop di tanganku yang berdarah.

Sebelum aku sempat membuka isinya, ia membisik:

“Kalau ternyata kenangan itu lebih pahit dari yang kau kira, kau harus membayar untuk melupakannya lagi.”

“Kau terima pembayaran?”

Ia tersenyum. Tangannya menunjuk lubang mataku yang baru.

“Tentu. Mata kanan.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Dekapan yang Hilang
Jasma Ryadi
Flash
Pasar Bola Mata
Carolina Ratri
Flash
Sebuah Ritual Pemanggilan
Matrioska
Flash
Bronze
Direktur Gula-Gula
Carolina Ratri
Flash
Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Oleh-oleh
Ari S. Effendy
Flash
Ritual Gerhana Bulan Merah
Athar Farha
Flash
Mengakhiri Kesendirian
SURIYANA
Novel
Bronze
Balian
Bakasai
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Paris
Mizan Publishing
Novel
Gold
Fantasteen Scary Hot Seat
Mizan Publishing
Novel
Jangan Tinggal Sendiri di Asrama
Firyal Fitriani
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Tanzania
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Undangan Lingsir Wengi
Choirunisa Ismia
Novel
Bronze
DENDAM
Ayu Komang
Flash
Hutan Berkabut Putih
Martha Z. ElKutuby
Rekomendasi
Flash
Pasar Bola Mata
Carolina Ratri
Flash
Bronze
Direktur Gula-Gula
Carolina Ratri
Flash
Tapi Bu, Apa Salahku?
Carolina Ratri
Flash
Ulat Bulu!
Carolina Ratri
Flash
Negeri yang Damai
Carolina Ratri
Flash
Jejadian
Carolina Ratri
Flash
Bronze
Rencana Besar
Carolina Ratri