Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Pasar Bola Mata
2
Suka
10,166
Dibaca

Aku datang ke pasar sebelum matahari menggeliat. Jalanan licin, basah oleh embun dan sisa darah semalam. Di gerbang, penjaga memeriksa lubang mataku. Dua. Masih utuh.

“Baru pertama kali ya?” katanya. “Pilih bijak. Satu mata, satu barang.”

Aku mengangguk.

Pasar sudah ramai. Orang-orang berjalan pelan dengan mata tertutup kain, sebagian hanya memiliki satu. Ada yang buta total tapi kantong bajunya gemuk oleh gemerincing bola mata yang sudah diawetkan dalam kantong garam. Warnanya beragam. Hijau, biru, hitam legam. Semuanya menyimpan sesuatu.

Di meja pertama, wanita tua menawarkan buku yang katanya berisi seluruh mimpi orang-orang yang sudah mati. “Dua bola mata. Kiri dan kanan. Harus asli.”

Aku lewat.

Di ujung lorong sempit, kulihat pria bertopi menjual amplop kecil. Satu lembar. Tertulis dengan tangan yang gemetar: “Isi amplop ini adalah kenangan cinta pertamamu yang sudah kau lupakan.”

“Aku hanya punya satu,” kataku.

“Kalau mata itu milikmu sendiri,” katanya, “cukup.”

Aku menggenggam bola mata kiriku. Masih hangat.

Kupelintir pelan, kutarik. Sakitnya seperti semua cahaya tiba-tiba padam. Tapi aku tak menjerit.

Pria itu menaruh amplop di tanganku yang berdarah.

Sebelum aku sempat membuka isinya, ia membisik:

“Kalau ternyata kenangan itu lebih pahit dari yang kau kira, kau harus membayar untuk melupakannya lagi.”

“Kau terima pembayaran?”

Ia tersenyum. Tangannya menunjuk lubang mataku yang baru.

“Tentu. Mata kanan.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Pasar Bola Mata
Carolina Ratri
Flash
Reminisce You, Rossi
Fann Ardian
Flash
Kamar kos Dodi
Wulan Ews
Flash
Bronze
judul
Udang laut
Flash
Kepala di Bawah Tempat Tidur
Allamanda Cathartica
Flash
Memori
Roy Rolland
Flash
Dia Datang dalam Keadaan Berantakan
bomo wicaksono
Flash
Bronze
Lorong yang Tak Pernah Ada
NUR FARKAN
Flash
Tawa Kuntilanak
Roy Rolland
Flash
Bronze
The Hollow Rite
Okhie vellino erianto
Flash
Mendua
Nunik Farida
Cerpen
Bronze
Aku Yakin Ini Nyata
Christian Shonda Benyamin
Flash
Rahasia Karim
Listian Nova
Flash
Sosok yang Lain
Jasma Ryadi
Komik
Bronze
Hu-man: The Perfect Child
morningmoonmoon.id
Rekomendasi
Flash
Pasar Bola Mata
Carolina Ratri
Flash
Bronze
Rencana Besar
Carolina Ratri
Flash
Tapi Bu, Apa Salahku?
Carolina Ratri
Flash
Jejadian
Carolina Ratri
Flash
Bronze
Direktur Gula-Gula
Carolina Ratri
Flash
Ulat Bulu!
Carolina Ratri
Flash
Negeri yang Damai
Carolina Ratri