Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Perahu
1
Suka
14,880
Dibaca

Perahu

Robert WalserPerahu

Robert Walser

Aku rasa pernah menulis adegan ini sebelumnya, tetapi aku akan menuliskannya sekali lagi. Di atas perahu, di tengah danau, duduk seorang lelaki dan perempuan. Jauh di atas langit yang gelap berdiri bulan. Malam itu tenang dan hangat, tepat untuk petualangan cinta yang indah ini. Apakah lelaki di perahu itu seorang penculik? Apakah perempuan itu korban yang bahagia dan terpesona? Ini tidak kita ketahui; kita hanya melihat bagaimana mereka berdua berciuman. Gunung yang gelap itu terletak seperti raksasa di atas air yang berkilauan. Di tepi pantai terletak sebuah kastil atau rumah pedesaan dengan jendela yang terang. Tidak ada suara, tidak ada bunyi. Semuanya terbungkus dalam keheningan yang hitam dan manis. Bintang-bintang bergetar tinggi di atas langit dan juga ke atas dari jauh di bawah langit yang terletak di permukaan air. Air adalah sahabat bulan, ia telah menariknya ke bawah, dan sekarang mereka berciuman, air dan bulan, seperti pacar. Bulan yang indah telah tenggelam ke dalam air seperti seorang pangeran muda yang berani ke dalam banjir bahaya. Ia terpantul di air seperti jiwa yang cantik dan penuh kasih sayang yang terpantul di jiwa lain yang haus cinta. Sungguh menakjubkan bagaimana bulan menyerupai kekasih yang tenggelam dalam kenikmatan, dan bagaimana air menyerupai perempuan simpanan yang bahagia memeluk dan merangkul cintanya yang agung. Di dalam perahu, lelaki dan diam membatuitu. Ciuman panjang membuat mereka tertawan. Dayung-dayung itu berbaring malas di atas air. Apakah mereka bahagia, apakah mereka akan bahagia, keduanya di dalam perahu ini, keduanya berciuman, keduanya disinari bulan, keduanya yang sedang jatuh cinta?

Diterjemahkan oleh Ahmad Muhaimin dari The Boat karya Robert Walser. Cerita ini bersumber dari Biblioklept. 30 Maret 2025.biblioklept.com

Robert Walser (15 April 1878 – 25 Desember 1956) adalah seorang penulis Swiss berbahasa Jerman. Walser dikenal sebagai mata rantai yang hilang antara Kleist dan Kafka.

Diantara karya karyanya dalam bahasa Jerman

Der Teich, 1902, puisi drama

Schneewittchen, 1901, verse drama

Fritz Kochers Aufsätze, 1904

Geschwister Tanner, 1907

Der Gehülfe, 1908

Poetenleben, 1908

Jakob von Gunten, 1909

Gedichte, 1909

Aufsätze, 1913

Geschichten, 1914

Kleine Dichtungen, 1915

Prosastücke, 1917

Der Spaziergang, 1917

Kleine Prosa, 1917

Poetenleben, 1917

Tobold-Roman, 1918

Komödie, 1919

Seeland, 1920

Theodor-Roman, 1921

Die Rose, 1925

Der Räuber, 1925

Felix-Szenen, 1925

Große Welt, kleine Welt, 1937

Dichterbildnisse, 1947

Dichtungen in Prosa, 1953

Robert Walser – Briefe, 1979

Sämtliche Werke in Einzelausgaben. 20 Bde. Hg. v. Jochen Greven. Zürich, Frankfurt am Main: Suhrkamp Verlag 1985-1986

Geschichten, 1985 ISBN

Der Spaziergang. Prosastücke und Kleine Prosa., 1985

Aku rasa   pernah menulis adegan ini sebelumnya, tetapi aku akan menuliskannya sekali lagi. Di atas perahu, di tengah danau, duduk seorang lelaki dan perempuan. Jauh di atas langit yang gelap berdiri bulan. Malam itu tenang dan hangat, tepat untuk petualangan cinta yang indah ini. Apakah lelaki di perahu itu seorang penculik? Apakah perempuan itu korban yang bahagia dan terpesona? Ini tidak kita ketahui; kita hanya melihat bagaimana mereka berdua  berciuman. Gunung yang gelap itu terletak seperti raksasa di atas air yang berkilauan. Di tepi pantai terletak sebuah kastil atau rumah pedesaan dengan jendela yang terang. Tidak ada suara, tidak ada bunyi. Semuanya terbungkus dalam keheningan yang hitam dan manis. Bintang-bintang bergetar tinggi di atas langit dan juga ke atas dari jauh di bawah langit yang terletak di permukaan air. Air adalah sahabat bulan, ia telah menariknya ke bawah, dan sekarang mereka berciuman, air dan bulan, seperti pacar. Bulan yang indah telah tenggelam ke dalam air seperti seorang pangeran muda yang berani ke dalam banjir bahaya. Ia terpantul di air seperti jiwa yang cantik dan penuh kasih sayang yang terpantul di jiwa lain yang haus cinta. Sungguh menakjubkan bagaimana bulan menyerupai kekasih yang tenggelam dalam kenikmatan, dan bagaimana air menyerupai perempuan simpanan yang bahagia memeluk dan merangkul cintanya yang agung. Di dalam perahu, lelaki dan diam membatuitu. Ciuman panjang membuat mereka tertawan. Dayung-dayung itu berbaring malas di atas air. Apakah mereka bahagia, apakah mereka akan bahagia, keduanya di dalam perahu ini, keduanya  berciuman, keduanya  disinari bulan, keduanya yang sedang jatuh cinta?

Diterjemahkan oleh Ahmad Muhaimin dari The Boat karya Robert Walser. Cerita ini bersumber dari Biblioklept. 30 Maret 2025.biblioklept.com

Robert Walser (15 April 1878 – 25 Desember 1956) adalah seorang penulis Swiss berbahasa Jerman. Walser dikenal sebagai mata rantai yang hilang antara Kleist dan Kafka.

Diantara karya karyanya dalam bahasa Jerman

Der Teich, 1902, puisi  drama

Schneewittchen, 1901, verse drama

Fritz Kochers Aufsätze, 1904

Geschwister Tanner, 1907 

Der Gehülfe, 1908

Poetenleben, 1908 

Jakob von Gunten, 1909 

Gedichte, 1909

Aufsätze, 1913

Geschichten, 1914

Kleine Dichtungen, 1915 

Prosastücke, 1917

Der Spaziergang, 1917 

Kleine Prosa, 1917

Poetenleben, 1917 

Tobold-Roman, 1918

Komödie, 1919

Seeland, 1920 

Theodor-Roman, 1921

Die Rose, 1925 

Der Räuber, 1925 

Felix-Szenen, 1925

Große Welt, kleine Welt, 1937

Dichterbildnisse, 1947

Dichtungen in Prosa, 1953

Robert Walser – Briefe, 1979

Sämtliche Werke in Einzelausgaben. 20 Bde. Hg. v. Jochen Greven. Zürich, Frankfurt am Main: Suhrkamp Verlag 1985-1986

Geschichten, 1985 ISBN 

Der Spaziergang. Prosastücke und Kleine Prosa., 1985

 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
Honestly Hurt
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
THE LAST TIME
Ika Khairunisa
Skrip Film
Dearanna Candlelight Dinner
Safiraline
Flash
Coklat yang Meleleh
Aneidda
Flash
Perahu
Ahmad Muhaimin
Flash
ORANG YANG SAMA PADA MUSIM BERBEDA
Lisnawati
Novel
Romansa Dalam Senja
hkdkydyks
Flash
JEJAK CAHAYA LUKITO
Lukitokarya
Novel
Lovestory About Choirmaster
princess bermata biru
Flash
Kali Pertama
Nurwahiddatur Rohman
Novel
Gundik Sang Meneer
Kingdenie
Skrip Film
H-14
Daniella Meirencya Tandra
Cerpen
Dunia Hijau milik Cemara
Reveniella
Flash
Bronze
Persentase yang Tertinggal
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Hujan dan Secangkir Kopi Panas
bomo wicaksono
Rekomendasi
Flash
Perahu
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Marmoset karya Clarice Lispector penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Naila
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Rahasia Jurang Sempit Macarge
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Sepuluh Orang Indian
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Tiga Seteru
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Jenny
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kalung
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Cerita Sejam
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Takutlah pada orang yang takut padamu
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Prometheus, Franz Kafka; penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
unicorn di taman
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Unta dan Keledai
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Setetes Hujan
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Lucifer
Ahmad Muhaimin