Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Sejarah
Jembatan merah
102
Suka
6,847
Dibaca

Usianya sudah tua, tapi masih gagah dan tak goyah.Ya, jembatan merah yang dibangun dimasa penjajahan sampai sekarang tetap utuh dan berfungsi untuk transportasi umum.

Dibangun di samping gedung-gedung pencakar langit, setiap hari banyak kendaraan roda dua maupun empat yang melewatinya.

Mengapa diberi nama jembatan merah?Karena dulu dibuat perang oleh pejuang kemerdekaan RI melawan penjajah.Sampai gugur di Medan perang, banyak darah-darah yang mengalir.

Untuk mengenang peristiwa tersebut, terciptalah sebuah lagu yang berjudul :

" jembatan merah" biasanya dinyanyikan oleh siswa-siswi yang dipandu guru keseniannya sebagai penghormatan kepada para pejuang yang gugur sekaligus nyanyian yang syahdu.

Jembatan merah terletak di kota Surabaya.

***

Di zaman modern sekarang ini, kita menemukan banyak bangunan jembatan megah.Yang tergantung tinggi diatas laut dan memanjang sampai berkilo-kilo meter seperti jembatan " Suramadu " sebagai penghubung antara Surabaya (pulau Jawa) dan pulau Madura.

Di desaku juga ada jembatan, penghubung antar jalan yang di tengahnya terdapat sungai yang cukup lebar kira-kira 5 M.Karena ini jalan umum jadi banyak yang melewatinya terutama di pagi hari, anak-anak berangkat sekolah lewat situ.Di dekat jembatan terdapat sekolahan tingkat madrasah dan Tsanawiyah.Dan masih banyak lagi jembatan-jembatan lainnya yang ukurannya lebih kecil, Contohnya yang berada di persawahan penghubung antar jalan sawah dengan jalan sawah lainnya jaraknya sekitar 2 meter.Juga berfungsi menutup (membendung)/membuka aliran air untuk menggenangi persawahan para petani.

***

Di zaman dahulu jembatan di desaku masih terbuat dari kayu tebal yang di jajar membentuk persegi.Kalau orang Jawa: menyebutnya " Gladak " mungkin karena kalau melewatinya pakai kendaraan berbunyi " glodak- glodak. "

###

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Flash
Jembatan merah
Mahmud
Novel
Bacalah dengan Nama Tuhanmu
Shelbi Asrianti
Novel
Gold
Mati Ketawa ala Refotnasi
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Ki Anantari
Deni Krismantoro
Novel
Keanggunan Dipeluk Takdir
Temu Sunyi
Novel
Mekar di Tanah Bumirekso
Nara Lahmusi
Novel
Menggantung Sumarah di Langit Merah
Deny Pamungkas
Novel
ASAM LAMBUNG
aisyah nur hanifah
Novel
Bulan dan Mentari
Gabriella Gunatyas
Cerpen
Bronze
Bendera di Bawah Bintang Senja
Intan Andaru
Novel
Pa, Saya Sudah Datang
Dewangga Putra
Novel
Dahlia Merah di Penghujung Abad
tuhu
Flash
THR UNTUK SIAPA
Shinta Larasati Hardjono
Novel
KISAHKU: LUNA
Deviannistia Suyonoputri
Novel
Bronze
Labirin Hati
Astrid Ayu Septaviani
Rekomendasi
Flash
Jembatan merah
Mahmud
Flash
LABU
Mahmud
Flash
Ketiban rezeki
Mahmud
Flash
Terbuka
Mahmud
Flash
Nestapa
Mahmud
Flash
Orang gila
Mahmud
Flash
Manusia
Mahmud
Flash
Bersyukur
Mahmud
Flash
Pohon sawo
Mahmud
Flash
Dukun
Mahmud
Flash
Buah tangan
Mahmud
Flash
Dora dan emon
Mahmud
Cerpen
Sunan Drajat
Mahmud
Flash
Adzan Maghrib
Mahmud
Flash
Rokok tak berasap
Mahmud