Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Sejarah
Jembatan merah
102
Suka
4,427
Dibaca

Usianya sudah tua, tapi masih gagah dan tak goyah.Ya, jembatan merah yang dibangun dimasa penjajahan sampai sekarang tetap utuh dan berfungsi untuk transportasi umum.

Dibangun di samping gedung-gedung pencakar langit, setiap hari banyak kendaraan roda dua maupun empat yang melewatinya.

Mengapa diberi nama jembatan merah?Karena dulu dibuat perang oleh pejuang kemerdekaan RI melawan penjajah.Sampai gugur di Medan perang, banyak darah-darah yang mengalir.

Untuk mengenang peristiwa tersebut, terciptalah sebuah lagu yang berjudul :

" jembatan merah" biasanya dinyanyikan oleh siswa-siswi yang dipandu guru keseniannya sebagai penghormatan kepada para pejuang yang gugur sekaligus nyanyian yang syahdu.

Jembatan merah terletak di kota Surabaya.

***

Di zaman modern sekarang ini, kita menemukan banyak bangunan jembatan megah.Yang tergantung tinggi diatas laut dan memanjang sampai berkilo-kilo meter seperti jembatan " Suramadu " sebagai penghubung antara Surabaya (pulau Jawa) dan pulau Madura.

Di desaku juga ada jembatan, penghubung antar jalan yang di tengahnya terdapat sungai yang cukup lebar kira-kira 5 M.Karena ini jalan umum jadi banyak yang melewatinya terutama di pagi hari, anak-anak berangkat sekolah lewat situ.Di dekat jembatan terdapat sekolahan tingkat madrasah dan Tsanawiyah.Dan masih banyak lagi jembatan-jembatan lainnya yang ukurannya lebih kecil, Contohnya yang berada di persawahan penghubung antar jalan sawah dengan jalan sawah lainnya jaraknya sekitar 2 meter.Juga berfungsi menutup (membendung)/membuka aliran air untuk menggenangi persawahan para petani.

***

Di zaman dahulu jembatan di desaku masih terbuat dari kayu tebal yang di jajar membentuk persegi.Kalau orang Jawa: menyebutnya " Gladak " mungkin karena kalau melewatinya pakai kendaraan berbunyi " glodak- glodak. "

###

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Flash
Jembatan merah
Mahmud
Novel
Yu Darsinah (Abang Getih, Putih Balung)
Eka A Anggraeni
Novel
RARASUKMA (DESA KOLONG MAYIT)
muharrom shidiq
Novel
Bronze
Rumah Tanpa Pulang
Erna Surya
Novel
Lima Pusaka Bunda 1987
Meliyana Jia
Cerpen
Bronze
Selepas Hujan
Anisha Dayu
Novel
La Arus
Mer Deliani
Novel
Bronze
ISYARAT YANG TERJAWAB
Rizal Azmi
Novel
Mawar Derana, Arum Lara
Anisha Dayu
Novel
Bronze
Langit Menangis di Balik '98: Kisah Perjuangan dan Pencarian Identitas
Aisyah Salsabila Putri
Cerpen
Tak kunjung padam
Ilham Nursyamsi Ardiansyah
Novel
Gold
Tiga Sandera Terakhir
Noura Publishing
Novel
Gold
Kartini (Movie Tie-In)
Noura Publishing
Flash
Kota Hastinapura
Nur Khafidhin
Novel
SIMULAKRA
Lisya Angelina Hardiman
Rekomendasi
Flash
Jembatan merah
Mahmud
Flash
Pesawat tanpa pilot
Mahmud
Flash
Dora dan emon
Mahmud
Flash
Terbuka
Mahmud
Flash
Bersyukur
Mahmud
Flash
Ketiban rezeki
Mahmud
Flash
Surat cinta untuk tuhan
Mahmud
Flash
Buah tangan
Mahmud
Flash
Hanya mimpi
Mahmud
Flash
LABU
Mahmud
Flash
Tengah malam
Mahmud
Flash
Cincin batu akik
Mahmud
Flash
Cinderella
Mahmud
Flash
Penulis profesional
Mahmud
Flash
Nestapa
Mahmud