Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Noises Inside My Head
4
Suka
4,224
Dibaca

Balon emosiku kembali meledak!

Ada begitu banyak hal yang terjadi dalam satu waktu di dalam kepalaku, membuat otak ini tidak mampu bekerja dengan benar. Ia tetap bergerak ke sana ke mari mengulangi kejadian demi kejadian bahkan di saat otak dipaksa menonton video singkat di media sosial selama berjam-jam—dan aku tidak sadar telah menghabiskan waktuku yang berharga hanya untuk menonton video konyol yang tidak memberikan value—kepala ini tetap bekerja memikirkan ribuan kemungkinan yang mungkin tidak akan terjadi bila aku tidak melakukan tindakan bodoh yang terlanjur kulakukan sebagai pelampiasan emosi tolol ini.

Apakah aku mulai tidak mampu mengelola emosiku sendiri? Percayalah, itu adalah hal terakhir yang aku mau terjadi dalam hidupku. Aku bahkan tidak mau memikirkannya.

Ingin rasanya membenci diriku sendiri karena tidak bisa menahan amarah. Namun, frasa membenci diri sudah kelewatan dan salah satu bentuk meremehkan Tuhan. Baiklah, aku akan menarik ucapanku saat aku mengatakan 'emosi tolol'. Tidak ada emosi yang tolol. Mungkin, aku hanya tidak mampu menguasai emosiku sendiri.

Oh, Tuhan, aku hanya lelah. Sungguh. Sangat lelah.

Keluar dari rumah dengan cara menikah terdengar seperti rencana brilian untuk mengakhiri siklus emosi tornado yang tidak berkesudahan ini. Dengan menikah, aku bisa berlepas dari sumber penyakit hati yang menggerogoti akal sehatku. Semoga saja dia laki-laki yang berbeda darinya. Tidak ada emosi yang meledak-ledak, penyayang, penyabar, beragama yang baik, dan yang terpenting adalah bertanggung jawab. Sungguh, aku takut jika sifat pria pilihanku mirip dengannya. Sangat traumatis mempunyai sosok seperti dia lagi di dalam hidupku. Ketakutan seperti ini wajar, kan?

Aku memeluk diri yang dirundung nestapa sembari meniup kabut yang menghalangi kepala ini berpikir jernih. Apakah menikah karena ingin keluar dari lingkungan beracun ini adalah keputusan bijak, sedangkan aku sendiri belumlah usai dengan masa lalu? Masih banyak yang harus kuperbaiki. Ibadahku, akhlakku, ilmu menjadi istri, dan yang terpenting adalah hubungan ayah dan anak yang lebih mirip seperti singa dan hyena.

Benar, dia ayahku, sumber kekacauan kepalaku. Saat kami bertengkar, suasana rumah yang harusnya damai berubah menjadi padang rumput Masai di Kenya, di mana singa dan hyena berkelahi memperebutkan bangkai yang terkulai.

Kemudian, sebuah suara sumbang menggema di belakang kepalaku dan membisikkan sesuatu ...

Hei, kamu yakin mau menikah karena ingin lepas dari rumah yang tak lagi terasa rumah? Alangkah lebih baik berkawan dengan ketololan itu sambil memperbaiki diri daripada menikah malah untuk melarikan diri.

Sadar, woy!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Noises Inside My Head
Steffi Adelin
Novel
Adi Karsa
E. Karto
Flash
In His Memories
Lail Arahma
Cerpen
Mekar di Antara Titik dan Koma
Moli
Flash
After Taste
Adam Nazar Yasin
Novel
Euforia
SIONE
Flash
Bronze
Parallel Myself in Kanagawa Morning
Silvarani
Cerpen
Bronze
RESEP KEDUA AYU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Alam Akan Menemukan Jalannya Untuk Menunjukkan Bahwa Kita Kecil
awod
Cerpen
Hari Ini Aku Datang Lebih Awal
Aulia umi halafah
Cerpen
Asap dan Kopi
Penulis N
Flash
Pilu
Syifaanur Al Fitria
Novel
Anyaman di Rambut Si Kribo
Ulva Idaryani Daulay
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Flash
Bronze
AWAN
Y. N. Wiranda
Rekomendasi
Flash
Noises Inside My Head
Steffi Adelin
Cerpen
Jangan Takut
Steffi Adelin
Cerpen
Benang (yang Hampir) Putus
Steffi Adelin
Novel
The Ingredients of Happiness
Steffi Adelin
Flash
Kejarlah Daku Kau Kutangkap
Steffi Adelin
Novel
Ben & Cori
Steffi Adelin
Cerpen
My New Addiction
Steffi Adelin
Cerpen
Ebony & Ivory
Steffi Adelin
Flash
Setan Jahanam
Steffi Adelin
Cerpen
Jaenudin
Steffi Adelin
Cerpen
Bagaimana Rasanya Mencintaimu?
Steffi Adelin
Novel
Bayangan Matahari
Steffi Adelin