Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Di Luar Jendela
5
Suka
23,466
Dibaca

Malam hari, Pukul 23.18 WIB

Jendela rumah lantai dua tertutup, padahal udara di depan lumayan bagus. Angin berembus cukup kencang, tidak dingin, tapi cukup untuk menyapu keringat.

Awan sedikit kelabu, mungkin hujan akan turun, meskipun kemungkinannya sangat kecil. Tidak ada bintang satu pun, entahlah, mereka sering bersembunyi belakangan ini. Mungkin mereka juga takut terguyur hujan.

Mungkin sebenarnya cahaya bintang terbuat dari gabungan besi, kabel, dan timah. Teknologi canggih yang pasti rusak terkena air. Ya ... pasti itu sebabnya bintang selalu bersembunyi ketika hujan hendak turun.

Oh, omong-omong, meskipun jendela tertutup, pintu belakang terbuka lebar, tidak ada yang mau menyia-nyiakan udara sejuk malam ini. Bahkan seekor kucing abu-abu keturunan Persia yang tak bosannya rebahan di ambang pintu. Tertidur nyenyak, padahal buntutnya terus bergoyang. Namanya Hazel jika kalian ingin tahu. Bisa juga dipanggil Hajel, Hajal, Acel, atau Hajelita. Tahu sendiri-lah lidah orang Indonesia agak sukar menyebut Z.

Malam ini pun tidak sunyi. Oh, jangan harap ada kesunyian di rumah lantai dua bernuansa modern ini. Televisi, ponsel, musik, orang bicara, bahkan air dari wastafel menyala bersamaan, menciptakan bising tiada tara. Suasana baru akan sunyi ketika semua orang sudah berhenti beraktifitas, mengunjungi pulau mimpi masing-masing.

Entah apa yang bisa dilakukan ketika saat-saat sepi itu datang, terkadang dunia menjadi terlalu sepi, padahal penghuninya ada miliyaran. Mungkin kita hanya berada di tempat yang berbeda, mungkin kita hidup di zaman yang berbeda.

Bumi begitu luas, dan kita baru bisa benar-benar mengeksplorasi sedikit. Banyak pertanyaan belum terjawab, tapi manusia sudah kepalang bosan, sehingga mengabaikan pertanyaan-pertanyaan itu. Berharap suatu saat akan terjawab sendiri.

Malam yang sejuk, meskipun jendela tertutup, pintu terbuka lebar. Namun, tidak akan ada tamu yang diperkenankan masuk. Bukannya sombong, tapi ini sudah nyaris tengah malam. Bukankah kita selalu diajarkan tata krama bertamu. Semoga malam kalian menyenangkan.

Selamat tidur.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Romantic Love Story #1
Imajinasiku
Flash
Di Luar Jendela
Impy Island
Flash
Kesempatan Kedua (the end)
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Skull on Your Porch
Silvarani
Novel
Bronze
DARI IRON MAN HINGGA KAKAK TERBAIK
Habibah Umniyyah sahla
Flash
Bronze
Si bungsu
Singkat Cerita
Flash
Pertemuan Keluarga
Singkat Cerita
Flash
Bronze
Terserah
Reyan Bewinda
Flash
Bronze
Jam Tangan
AndikaP
Cerpen
Riak Berjarak
Ida Ayu Saraswati
Novel
Arah Jodoh
Julia Rosyad
Novel
Bronze
INDURASMI
Eka Rahmawati
Flash
Bunga Tidur: (Bukan) Mimpi
kvease
Flash
Bronze
Si Lola Menyebalkan
Nuel Lubis
Flash
Siapa pun Kamu, Tolong Kembalikan ini Padaku!
Sifah Nur
Rekomendasi
Flash
Di Luar Jendela
Impy Island
Flash
Siapa Gadis Itu?
Impy Island
Novel
Aku Ingin Terus Menari
Impy Island
Flash
Year '39
Impy Island
Flash
Orang Menyebalkan
Impy Island
Flash
Berlayar di Danau
Impy Island
Novel
Cynthia the Candy Addict
Impy Island
Flash
Image dan Gengsi
Impy Island
Flash
12
Impy Island
Novel
Saturday Class
Impy Island
Flash
Sejatinya Dunia
Impy Island
Novel
Bronze
Goldwind Family
Impy Island
Flash
Asap dan Kabut
Impy Island
Flash
Nyanyian Sepi
Impy Island
Flash
Ikan
Impy Island