Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Sam
4
Suka
7,801
Dibaca

MAKIN lama kondisi paranoid Sam makin parah. Ia kini menjadi takut pada bayangan tubuhnya sendiri. Ia merasa, bayangan itu sudah seperti entitas yang punya kemauan sendiri. Makanya, malam itu Sam berjalan pulang dengan menghindari cahaya lampu.

Sam mempercepat langkah, tapi di belakang terdengar derap kaki yang membuntutinya. Sam berhenti sejenak di tikungan lalu menoleh ke belakang. Tidak ada siapa pun. Tanpa disadarinya ia berhenti di bawah lampu jalan. Tiba-tiba ia melihat bayangannya bergerak-gerak sendiri. Bayangan itu bahkan menghunus sebilah belati dan mengacungkannya pada Sam.

  Sam spontan berlari menjauh dari lampu ke area yang lebih gelap. Bayangannya berlari menyusul. Nahas, Sam terperosok ke dalam sebuah lubang. Ia menyeringai kesakitan karena kakinya terkilir. Bayangannya menghilang, tapi dilihatnya seseorang mendekati dan menyorotkan senter ponselnya ke arah Sam.

“Hei! Jangan nyalakan senternya!” teriak Sam sambil mencoba bangkit. Orang itu tidak memedulikan teriakan Sam dan terus mendekat. Terlihat bayangan Sam merayap ke arahnya. Dengan sekuat tenaga Sam bangkit dan berusaha lari. Beruntung orang yang menyorotnya dengan senter berhenti mengejar. Dengan begitu bayangan dirinya juga menghilang.

Sesampai di rumahnya Sam langsung mengunci pintu. Sejenak ia merasa aman. Tapi ia baru sadar ketika berjalan masuk, bayangan itu masih mengikutinya di dinding. Ia pun cepat-cepat meraih saklar dan mematikan semua lampu di rumahnya dengan susah payah.

Akhirnya semua lampu mati. Sam merasa lega. Ia masuk ke dalam kamar. Tujuannya hanya satu: merebahkan diri di atas kasur. Namun begitu melewati cermin, ia kembali bergidik. Bayangan dirinya di cermin bukan lagi pantulan dirinya yang asli. Bayangan dirinya itu menyeringai jahat dengan belati terhunus di tangan kanannya. Wajahnya benar-benar mengancam.  

Tanpa peringatan, bayangan itu melompat keluar dari cermin, menyerang Sam dengan kekuatan yang tak terduga. Sam berhasil menepis belatinya tapi ia tetap tersungkur ke lantai, tercekik oleh sesuatu yang tak kasat mata namun nyata. Napasnya tersendat. Dunia di sekitarnya perlahan memudar.

Sebelum kesadarannya hilang sepenuhnya, bayangan itu berbisik di telinga Sam dengan suara serak, "Akulah penguasa tubuhku yang sesungguhnya. Dan kini, saatnya kau pergi dari tubuhku." Bayangan itu meraih belatinya yang jatuh lalu menghujamkannya di dada Sam.

Esok harinya, rumah Sam tampak sepi. Tidak ada jejak perkelahian, tidak ada tanda-tanda Sam pernah pulang. Cahaya matahari yang masuk melalui jendela menyorot tepat pada foto Sam yang tergantung di dinding. Lalu, tiba-tiba kaca pada foto tersebut retak.

  ***

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Sam
hyu
Cerpen
Insomnia
Noer Eka
Cerpen
Bronze
STALL NOMOR TUJUH
glowedy
Novel
Perjanjian Terlarang Mbah Karto dengan Iblis
muhammad haryadi
Cerpen
Bronze
Pasar gaib di malem jumat kliwon
bagus aprilianto
Flash
Bronze
THE NIGHTMARE
Nisa
Flash
SEBUAH LUKISAN TENTANG ORANG-ORANG YANG KELAPARAN
Reiga Sanskara
Novel
Gold
Fantasteen The Lagaziv School of Vathana
Mizan Publishing
Flash
Berita Kematian
Ahmad R. Madani
Cerpen
Bronze
Pemakaman Jhon Mortonson karta Ambrose Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Hujan
Lirin Kartini
Cerpen
Bronze
Kultus Sebuah Lagu
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Sang Kolektor Jiwa
Christian Shonda Benyamin
Novel
Kabar Duka
Maureen Fatma
Flash
Pohon Kematian
Desi Ra
Rekomendasi
Flash
Sam
hyu
Cerpen
Bronze
Memilih Takdir
hyu
Cerpen
Ada Apa dengan Cinta(ku)
hyu
Skrip Film
Ngelumpati Mbakyu
hyu
Novel
Bronze
Dua Sejiwa
hyu
Novel
Bronze
Dalam Semesta Jiwa
hyu
Flash
Singgah
hyu
Cerpen
Di Ujung Pelangi
hyu
Cerpen
Hero
hyu
Cerpen
Neraca Dunia
hyu
Cerpen
Sihir Si Tunasihir
hyu
Cerpen
Pulang
hyu
Cerpen
Lepidoptera
hyu
Flash
Jalan, Yuk!
hyu
Cerpen
Dendam Sofia
hyu