Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Tuhan, Botol & Babi Hutan
4
Suka
4,479
Dibaca

Pemuda itu bergegas masuk ke rumah, lari terbirit birit ke kamar bak seekor babi hutan. Membanting pintu dan merentangkan tangan, menyambut surga yang sangat dinantikan. Dia bergegas merogoh isi di bawah tempat tidur, mencari sumber kehidupannya. Terus merauk benda didalamnya, banyak sekali sampah tak terkecuali bangkai serangga dan tikus. Bahkan serangga dan tikus pun tak tahan tinggal di sini, beruntungnya hewan hewan itu, dirinya kapan? Hingga akhirnya ia berhasil merogoh cinta sejatinya, botol miras tersayang.

“Sayang ku cintaku! Apa kabar sayang.” Raungan rindu memenuhi ruangan, sambil mengelusnya dengan penuh kasih.

Ditatapnya botol tersebut dengan gembira. Menciumnya layaknya bercumbu bersama sepasang kekasih. Dia memeluknya erat erat, melepas rindu yang dalam dari kejamnya dunia, tersenyum lebar dan melampiaskan tawa. Ia mengeluarkan ponsel dari saku. Memutar musik metal di ponsel dengan keras kemudian melemparnya ke kasur. Membiarkan tubuh dan jiwa ini bergerak sesuai nadanya.

Dia mulai membuka tutup botol ini dengan penuh semangat. Meminumnya beberapa teguk dan berdansa bersama diiringi musik metal. Gerakannya berantakan tak beraturan, dia hanya ingin berdansa bersama cintanya. Bahagia itu sesederhana ini kan?

Dia mengenang kembali. Dia hanya pecundang yang berusaha menghindar dari dunia maya. Kira-kira begitulah dirinya yang lalu. Air matanya membasahi sajadah dalam sujudnya. Dengan menghadap kiblat dia membuka mulutnya. Berucap.

             "Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Tuhan, Botol & Babi Hutan
Alysya Zivana Pranindya
Novel
Bronze
Tidak Harus Sembuh untuk Tetap Hidup
Novenita Marpaung
Novel
Bronze
Takdir Menemukan Kita
Ezra Jo
Novel
Bronze
Yang Terpilih
Kemala88
Flash
Hidup Setelah Mati
Ika nurpitasari
Flash
Mawar yang Tak Menyadari Durinya
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Tahta Sunyi Sang Antagonis
Ron Nee Soo
Novel
Ketika Takdir Mengetuk Pintu Persahabatan
Ezra Jo
Flash
Sebuah Jalan
Titin Widyawati
Novel
Heaven
Dwi nurbaiti
Flash
Bronze
Jangan Jatuh Cinta di Titik Amplitudo!
Silvarani
Flash
Titik Tumbuh
lidia afrianti
Flash
Sebuah pencarian untuk kembali
Asep Saepuloh
Flash
Bronze
Makhluk Ciptaan
Rere Valencia
Flash
Dia Yang Bernafas
lidia afrianti
Rekomendasi
Flash
Tuhan, Botol & Babi Hutan
Alysya Zivana Pranindya
Cerpen
Bronze
Aspal Merah
Alysya Zivana Pranindya
Flash
Menjual Cumbu
Alysya Zivana Pranindya