Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Tak Bisa Menunggu
2
Suka
14,144
Dibaca

Ayah adalah cinta pertama bagi anak perempuannya. Mungkin dikarenakan wanita yang sangat haus akan sosok pahlawan dan pelindung untuk melindunginya. Maka dari itu, ia sangat mencintai orang yang dianggapnya sebagai pelindung di dalam keluarga. Sejahat-jahat apapun seorang ayah, entah bagaimana ia tetap terus mencintainya. Makanya ia terkadang merasa bingung. Memilih ibu atau ayah.

Ketika seorang ayah meninggal dunia, hidup terasa hilang arah. Tidak ada yang melindunginya lagi. Tidak ada yang menasehatinya lagi. Tidak ada yang menjabat tangan calon suaminya nanti saat akad nikah.

Disaat pengantin wanita lainnya didampingi oleh ayahnya di pelaminan, ia hanya ditemani oleh surat kematian ayahnya yang diterbitkan oleh kelurahan.

Tidak ada yang mengetahui isi hatinya saat itu. Aku bersumpah, tidak ada. Ia menutup mulutnya rapat-rapat, tidak mau menangis lagi. Namun kedua mata itu tidak bisa berbohong. Tatapan mata yang sendu. Ia menyerahkan sertifikat kematian itu ke penghulu dengan bulu kuduk yang berdiri, miris meratapi nasibnya. Sekali lagi... Disaat pengantin wanita lainnya didampingi oleh ayahnya di pelaminan, ia hanya ditemani oleh surat kematian ayahnya yang diterbitkan oleh kelurahan.

Beberapa detik sertifikat itu tiba di tangan sang penghulu, seketika itu senyum palsu diwajahnya terlihat lagi. Namun sang calon suami seperti dapat membaca perasaan Hana. Ia mengenggam erat tangan wanita itu, menguatkan.

Hana berusaha untuk membuang jauh-jauh ingatan tentang dimana hari ayahnya terbaring di ranjang kematiannya. "Ada wasiat untuk Hana?" tanya sang ibu sesenggukan.

Laki-laki tua itu hanya menggeleng pelan sebagai jawaban.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Tak Bisa Menunggu
Nurul Arifah
Novel
PANCA-GILA : Ucup left The Group
Alvin Raja
Skrip Film
TOPENG VANILA
Evi Octavia Setiani
Skrip Film
Deadline
William Oktavius
Flash
Post Apocalypse di Wasteland
Hendra Purnama
Cerpen
Bronze
Pesawat Kertas
Foggy FF
Novel
Bronze
2 Anak Surga
Paul Sim
Novel
RESTRAINT
Asoka Biru
Flash
Masa Remaja Ku
Diyanti Rita
Flash
SUPERMAN IN-KUMBEN
Hans Wysiwyg
Novel
Searching True Love
Karen Agatha
Skrip Film
Sebelum Akad
Ryan Candra Putra / Ryan Capu
Flash
Bronze
PACAR MALAM MINGGU
Okhie vellino erianto
Flash
Remuk Bersama Rindu
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Flash
Bronze
Buruh Kerja Berburu Cinta
Silvarani
Rekomendasi
Flash
Tak Bisa Menunggu
Nurul Arifah
Novel
Bronze
Surga yang Meleset
Nurul Arifah
Flash
Bukan Malin Kundang
Nurul Arifah
Novel
Bronze
Vampir yang Kesepian
Nurul Arifah
Cerpen
Surat Cinta Bersampul Emas
Nurul Arifah
Novel
Bronze
Laraku Pilumu
Nurul Arifah
Cerpen
Bronze
Izinkanlah Aku Memakan Hatinya
Nurul Arifah