Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Bayang Pengkhianat
0
Suka
8,383
Dibaca

Pagi hari kala matahari masih menyelimuti alam, dengan udara yang membuat gigi bergemeletuk. Dalam lorong gelap raksasa sebuah markas militer rahasia, seorang Kapten yang nama Lee Dong Heun berjalan dengan langkah terbebani. Ia adalah tentara terbaik di negaranya, dengan catatan karier yang tak pernah ternoda.

Kini, ia tengah diliputi rasa dilema yang akan menentukan nasib bagi banyak orang. Semua berawal ketika ada sebuah panggilan misterius datang ke rumahnya. Di ujung telepon, terdengar suara dingin dan mengancam, “kami tahu keberadaan orang tua, istri dan anak-anakmu. Kapten Lee yang terhormat, jika kau ingin mereka tetap selamat tanpa gangguan dari kami sedikit pun, kau harus memberikan informasi ‘rahasia itu’ kepada kami sampai waktu yang telah ditentukan.”

Berminggu-minggu Kapten Lee berpikir, karena jika ‘rahasia itu’ terungkap dapat menghancurkan kekuatan pertahanan negaranya. Ia paham sekali konsekuensi dari pengkhianatan ini. Namun, ingatan akan seluruh keluarganya membuat ia terjebak dalam keputusan. Waktu berpikir Kapten Lee telah habis, mereka pun bertemu di sebuah lokasi yang telah ditentukan.

Pertemuan berlangsung pada sebuah gudang tua di pinggir kota. Di sana, Kapten Lee Dong Heun menyerahkan dokumen rahasia yang telah ia curi dari markas militer. Wajahnya tegang, hatinya berdebar, ia merasa seperti berada di ambang kehancuran moral. Orang-orang misterius itu tersenyum puas saat menerima dokumen tersebut, dan berjanji bahwa keluarganya akan aman.

Di balik kejadian itu, Kapten Lee tidak tahu bahwa ia sedang diawasi. Seorang agen rahasia bernama Hana, yang telah lama curiga dengan aktivitas aneh di markas, mengikuti setiap langkahnya. Hana berhasil merekam pertemuan tersebut dan segera melaporkannya kepada atasan.

Ketika Kapten Lee kembali ke markas, ia dihadapkan pada kenyataan pahit. Hana dan timnya telah menunggu, bersiap untuk menangkapnya. Kapten Lee merasa hidupnya runtuh di depan matanya. Namun, sebelum ia sempat berbicara, Hana berkata, "Kami tahu alasanmu, Kapten. Kami tahu keluargamu dalam bahaya. Kami akan membantu mereka, tapi kau harus bekerja sama dengan kami."

Lee Dong Heun terkejut, tidak menyangka bahwa ada seseorang yang masih peduli padanya. Dengan hati yang remuk, ia memutuskan untuk bekerja sama dengan Hana dan tim. Mereka merencanakan operasi untuk menangkap organisasi yang telah mengancam keluarganya dan mendapatkan kembali dokumen rahasia.

Dalam operasi yang penuh ketegangan, Kapten Lee dan Hana berhasil menggagalkan rencana jahat musuh. Mereka menangkap para pelaku dan menyelamatkan keluarga. Meskipun reputasi Kapten Lee sebagai pengkhianat tetap ada, tindakan keberaniannya dalam menyelamatkan negara dan keluarga tetap dihargai.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Cerpen
BADRI BERHANTU Pabrik Padi Syereem!
Hans Wysiwyg
Flash
Bayang Pengkhianat
Putri Rafi
Cerpen
Penjaga Lembah Seruni
hadi wiyono
Cerpen
Bronze
31-X003: Nama yang Terhapus
Kavi Vayne
Novel
VLINDER
Yohanna Claude
Flash
Bronze
Berburu Harimau
Afri Meldam
Cerpen
Bronze
PENGUASA PARA DEWA: [Prequel] Kronik Kejam Break. Mengapa Menciptakan Jalur Elite, Rencana Kejam David Memanen Dunia Ilusi? Wajib Baca!
Sky Eyes
Novel
WaroX
Handi Yawan
Novel
Bronze
Jamur Janjang Jingga
Heri Haliling
Novel
Gold
Magnus Chase and the Gods of Asgard
Noura Publishing
Flash
Secangkir coklat di musim dingin
Lukitokarya
Cerpen
Bronze
Hari Sabtu Ceria
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
Apsara
Ghozy Ihsasul Huda
Cerpen
Bronze
JUM WANGI
Rayasa Kherta
Cerpen
Bronze
Garuda Menantang Raksasa: Perjalanan Menuju Kemenangan
Mochammad Ikhsan Maulana
Rekomendasi
Flash
Bayang Pengkhianat
Putri Rafi
Flash
Sekejap Senja, Selamanya Rasa.
Putri Rafi
Flash
Koin Odong-odong
Putri Rafi
Flash
Kala Hujan
Putri Rafi
Cerpen
Bronze
Terpaksa Merampok
Putri Rafi
Flash
Aku Lihat Surga di Mata Ibu
Putri Rafi
Flash
Bronze
Antara Jeda Titik Koma dan Tanda Seru
Putri Rafi
Flash
Pria Tak di Kenal Membawa Kardus
Putri Rafi
Novel
Bronze
Rumah, Langit, dan Mimpi
Putri Rafi
Flash
Bronze
Langit Kita, Langkah Kita
Putri Rafi
Flash
Bronze
Gara-Gara PR sekolah
Putri Rafi
Novel
Si Kecil di Dalam Diriku
Putri Rafi
Flash
Rumah Kunci
Putri Rafi
Flash
Mobil Lampu Merah
Putri Rafi
Flash
Bronze
Genggaman Tangan Aruna
Putri Rafi