Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Perahu Langit
9
Suka
6,056
Dibaca

“Perahu tidak tenggelam karena air yang ada di sekitarnya."

Perahu hanya akan tenggelam karena air yang masuk ke dalamnya...”

Jangan biarkan apa yang terjadi di sekitar kita masuk kedalam diri kita dan menjatuhkan kita.

 ***

Di sebuah desa kecil Negeri Angin, seorang gadis bernama Sera tinggal di rumah panggung sederhana dekat danau. Hidupnya tak pernah lepas dari desas-desus.

"Sera itu pembawa sial," gumam orang-orang. Ayahnya tenggelam di sungai saat dia baru lahir, ibunya meninggal setahun lalu karena penyakit yang tak pernah didengar orang selama hidup mereka. Tapi Sera selalu berusaha tersenyum, tak ingin sekalipun terlihat rapuh.

***

Di tengah malam yang dingin, Sera mendayung perahu kecilnya ke danau, seperti biasa. Bukan untuk memancing atau mengantar barang. Tapi malam itu, dia membawa sesuatu yang lain—sebuah lentera kecil yang menyala redup.

"Perahu ini tidak akan tenggelam," gumamnya sambil menatap permukaan air. "Kecuali aku izinkan air masuk."

Suara kecipak dayung terdengar hingga hening malam. Sera berhenti mendayung di tengah danau, menyalakan lentera lebih terang, dan menatap cahayanya. "Kalian tidak pernah tahu apa yang terjadi di dalam hatiku," katanya, seakan bicara kepada bayangan bintang di air.

Dari lentera, keluarlah sesuatu yang tak terduga—berkas cahaya yang berubah menjadi sesosok bayangan berbentuk perempuan. Bayangan itu menatap Sera dengan mata kosong, mencerminkan segala kebencian dan ketakutan yang selama ini dia simpan.

"Apa kau mau menyerah? Kau tahu aku bisa tenggelamkan perahu ini sekarang," ucap bayangan itu, suaranya seperti bisikan ribuan orang yang dulu menghakiminya.

Sera menegakkan punggungnya. "Tidak. Kau bukan aku. Kau hanya air yang mencoba masuk ke dalam perahuku."

Bayangan itu menyeringai, tapi lentera menyala lebih terang. Dalam sekejap, bayangan itu hancur, terurai seperti kabut yang tertiup angin. Sera menutup lentera dan mendayung kembali. Tapi kini hatinya penuh sesak dengan kegalauan. Tak bisa menahan tangis.

Saat pagi tiba, perahu kecil itu terlihat terapung di tengah danau, kosong. Orang-orang desa hanya bisa memandang dari tepi, berbisik penuh bingung dan sangsi. Tak ada yang tahu, Sera telah mendayung perahunya ke tempat yang lebih tinggi—ke langit.

Di atas sana, ia mengapung, bebas dari suara-suara yang mencoba menenggelamkannya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
Perahu Langit
Hans Wysiwyg
Novel
Pohon Keramat
Bulan Separuh
Novel
Gold
KKPK Misteri Cermin Pengisap
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Garnet
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Mengutuk Tuhan Palsu
Arba Sono
Skrip Film
Lingga
Kinno Rita L
Flash
Mendadak Berat Otak
Dias Rima Sutiono
Flash
Bronze
Ombak
Febby Arshani
Cerpen
SKETSA BAPAK
Kagura Lian
Cerpen
Bronze
Kebaikanku, Tak Perlu Kau Bayar
Ron Nee Soo
Novel
Selesaikan perjalanan mu
Marina wati
Flash
Home
Ariq Ramadhan Nugraha
Skrip Film
Secercah Cahaya Luna
Fitri F. Layla
Novel
Bronze
Pintu Rahasia Sang Ibu
Randy Arya
Flash
ROH
DENI WIJAYA
Rekomendasi
Flash
Perahu Langit
Hans Wysiwyg
Flash
Suami Terba(l)ik
Hans Wysiwyg
Flash
Kesempatan Kedua (the end)
Hans Wysiwyg
Flash
CINTA MATI
Hans Wysiwyg
Flash
Pemenang Kedua
Hans Wysiwyg
Flash
Luruh Bersama Angin
Hans Wysiwyg
Flash
Cerita Baper
Hans Wysiwyg
Cerpen
Maybe Someday
Hans Wysiwyg
Flash
Teman Kamar Baru
Hans Wysiwyg
Flash
Manna dan Salwa
Hans Wysiwyg
Cerpen
Secarik Kertas
Hans Wysiwyg
Flash
Sebelas-Duabelas
Hans Wysiwyg
Flash
SAM DAN MESIN UANGNYA
Hans Wysiwyg
Flash
Cheese Lovers
Hans Wysiwyg
Flash
Gadis Kecil Di Trotoar
Hans Wysiwyg