Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Sejarah
Ratu Charlotte
9
Suka
14,262
Dibaca

Ayahku seorang raja, namanya John, ibuku bernama Roxane.

Aku Charlotte, anak tertua dari 3 bersaudara, adikku Jane berumur 7 tahun dan Mary baru saja lahir.

Usiaku 9 tahun, mereka memberiku gelar putri Mahkota. Yang artinya saat aku umur 20 ke atas, siapapun suami ku, dia akan menjadi raja di Negeri ini.

Aku tidak bisa bertemu dengan saudaraku dan orangtuaku sejak pemberkatan.

Aku harus belajar etika dan ilmu pengetahuan lainnya.

Hanya saat acara sosial, lelang dan relawan, kami berkumpul.

Umurku 17 tahun. Banyak surat rekomendasi calon suami di kamarku. Surat dari kerajaan tetangga, para bangsawan dan keluarga kerajaan ku sendiri.

Bukan hal yang aneh. Karena para bangsawan dan kerjaan manapun, masih ada yang menikahkan anaknya dengan keponakan.

Sedikit kaum bangsawan merelakan anaknya menikah dengan orang biasa.

Tapi aku tidak bisa menikah dengan orang biasa, karena aku perempuan, dan calon ku harus pintar dan bijaksana dalam mengatur negara. Keluarga yang bukan keturunan bangsawan tidak mempunyai ilmu pengetahuan karena biaya sekolah sangat mahal.

Entah ini krama atau takdir. Aku mencintai orang biasa. Namanya Tony.

Dia anak tukang kebunku.

Kami bertemu saat Tony menggunting duri bunga mawar di kebun.

Sebenarnya aku berniat ke dapur tapi melihat Tony menggunting bunga, aku menghampirinya.

Dia duduk di sebelah kolam airmancur.

"Siapa kamu?" tanyaku. Tony langsung berdiri lalu menunduk hormat padaku.

"Nama saya Tony, your highness,"

"Mau kau apakan bunga itu?" aku duduk di depannya tapi Tony menahanku. Ia melepas sweaternya untuk alas ku duduk.

Aku duduk di sweaternya.

"Bunga ini digunakan untuk acara kedewasaan, your highness,"

"Aku lupa itu, bakal banyak pangeran dan bangsawan yang datang nanti malam."

"Sepertinya anda tidak senang?"

"Bukan begitu, cuma, gugup, aku akan bertemu dengan orang yang aku tidak kenal."

"Jangan cemas, pesta di istana dapat mendatangkan cinta sejati."

"Sungguh?"

"Begitu legendanya, your highness."

Lalu aku melihat jarinya penuh luka duri. Aku memberinya sapu tangan.

"Saya tidak pantas menerimanya."

Aku meletakkannya di tangan Tony, "Aku tidak mau bungaku berlumur darah."

Tony pun memakai sapu tanganku.

Sejak pertemuan itu aku jadi sering bertemu Tony di kebun.

Kami menanam aneka tumbuhan. Bahkan aku tidak takut cacing ketika menempel di jari ku saat menyangkul.

Sore harinya kami duduk di bawah pohon. Aku mengajarinya membaca. Dia cepat sekali belajar membaca.

Ada kejadian yang membuatku marah. Ketika Jean dan Mary bertemu Tony.

Tony membuat mahkota yang terbuat dari ranting dan bunga. Mary memakainya dan Tony membantu Jean memakainya. Ketika itu aku berjalan cepat lalu entah mengapa aku menampar pipi Tony. Plak. Mereka terkejut apalagi aku.

"Mary, Jean, ayo masuk." perintahku.

Mary menangis, "Kakak kenapa menampar Tony!"

"Maafkan kakakku Tony," ujar Jean lalu merangkul Mary mengantar ke dalam.

Setelah kejadian itu aku buru-buru ke tempat ayah. Aku buka pintu, ayahku sedang duduk membaca laporan sendirian.

"Ayah, aku tidak ingin menjadi ratu." ujarku tanpa menyapanya.

Aku menangis, ayahku menghampiriku lalu memelukku.

"Apa yang terjadi?" tanyanya lembut.

"Aku mencintai orang biasa." tangisku.

"Tapi apa dia mencintaimu juga?"

Aku tidak tau.

Aku menangis menjadi-jadi, dan pelukan ayahku semakin erat dan hangat.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Sejarah
Flash
Ratu Charlotte
Donquixote
Novel
Bronze
Garis Waktu yang Terulang
Dimas Adiputra
Cerpen
Lelaki di Bawah Pohon Beringin
Muhammad Rizqi Fachrizal
Cerpen
Bronze
A DILEMMA: Between Thought And Duty
Nathalie
Novel
Bronze
JEJAK LANGKAH BAPAK
Embun Pagi Hari
Novel
Malam Yang Menghapus Nama
Temu Sunyi
Novel
Gold
Berbagi Hati
Noura Publishing
Novel
Gold
Cinta Indonesia Setengah
Bentang Pustaka
Cerpen
Bronze
Langit Shanghai di Ujung Musim Gugur
Netty
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Ketiga: Benteng Terakhir
Kingdenie
Novel
Gold
Man's Search for Meaning
Noura Publishing
Cerpen
Patung Rorojonggrang
Ridhawd
Novel
Ambang Senja
indra wibawa
Cerpen
Bronze
Jejak sang penjaga merah putih
kapas pasaribu
Novel
Bronze
BANJIR DARAH NEGERI DHAHA
Sri Wintala Achmad
Rekomendasi
Flash
Ratu Charlotte
Donquixote
Novel
PENCIL 2B
Donquixote
Flash
MORNING LOG
Donquixote
Flash
Kasus Pembunuhan #CD2210102
Donquixote
Flash
Massage
Donquixote
Flash
Kekuatan Super
Donquixote
Flash
SAD-BOY
Donquixote
Flash
HORUS-God of Truce
Donquixote
Flash
Fantasy Cewek
Donquixote
Flash
Pengawal Putri
Donquixote
Novel
Good Girl Problems
Donquixote
Flash
KOTO - Calling of Heaven
Donquixote
Flash
Betina Bodoh
Donquixote
Flash
Toxic
Donquixote
Flash
A Little Thing You Do
Donquixote