Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Religi
Rapor Dari Tuhan
6
Suka
18,640
Dibaca

​"Tumben Dani belajar, Bu?" tanya Bapak sambil membetulkan posisi bantal di sofa.

​"Emangnya salah, Pak?" Ibu menyahut tanpa menoleh, tangannya sibuk melipat pakaian.

​"Ya enggak, tapi kan biasanya main gadget terus."

​"Kan besok ada ulangan, Pak."

​Bapak terkekeh kecil. "Jadi nunggu ulangan dulu baru belajar?"

​"Iya, supaya dapat nilai bagus," jawab Ibu praktis.

​"Terus nilai bagusnya buat apa?"

​Ibu menghentikan lipatannya sebentar. "Supaya rangking satu, Pak."

​"Buat apa rangking satu? Bukannya sekolah itu untuk mencari ilmu?"

​"Kalau dapat rangking satu berarti nilainya bagus semua. Kalau nilainya bagus semua berarti berhasil dapat ilmunya juga, Pak. Masa begitu saja Bapak nggak ngerti?" cetus Ibu gemas.

​Bapak mengubah posisi duduknya, menatap langit-langit. "Belum tentu, Bu. Bisa saja rangking dua, tiga, atau di bawahnya yang justru menyerap ilmu lebih banyak."

​"Tapi kalau nilainya jelek, ya sia-sia sekolahnya, Pak."

​"Jadi, nilai bagus cuma buat pamer? Nah, kalau besok-besok tidak ada sistem rangking lagi, apa anak-anak masih mau giat belajar? Padahal belajar kan untuk masa depan mereka sendiri."

​"Entahlah, Pak. Bapak sudah sholat belum?" Ibu mencoba mengalihkan pembicaraan yang mulai berat itu.

​"Sebentar lagi, Bu. Aku mau mandi dulu."

​"Buruan, Pak, nanti telat. Dosa lho kalau sampai terlewat," desak Ibu.

​Bapak melirik jam dinding, lalu balik bertanya, "Ibu sendiri sudah sholat apa belum?"

​"Sudah dong, Pak. Ibu takut terlewat."

​"Takut dosa atau takut kehilangan tiket ke surga?"

​Ibu mengernyitkan dahi. "Dua-duanya, Pak."

​"Jadi, Ibu sholat cuma untuk tiket ke surga dan takut dimasukin ke neraka?"

​"Lho, emangnya Bapak tidak takut?"

​Bapak terdiam sejenak, lalu bertanya dengan nada yang lebih dalam, "Coba Ibu fikir. Kalau ternyata tidak ada surga dan neraka, apa kita masih mau sholat?"

​Ibu berhenti melipat baju sepenuhnya. "Bapak jiplak lirik lagunya Chrisye, ya?"

​"Lagunya kan bener?"

​"Kan sudah jelas, Pak. Yang banyak beramal baik masuk surga, yang jahat masuk neraka. Semua agama juga bilang begitu. Jadi, Bapak tidak usah berandai-andai dan menelaah lagu segala."

​Bapak menghela napas panjang, mencoba merangkai kata. "Bapak cuma berpikir kritis, Bu. Apa kita beribadah dan berbuat baik hanya untuk mengejar 'rapor bagus' dari Tuhan? Padahal keajaiban beribadah itu untuk kita sendiri. Dengan berbuat baik, hati kita tenang. Sebaliknya, kalau berbuat buruk, hati kita pasti gelisah."

​"Sudah, buruan mandi sana. Hidungku sudah mulai gelisah mencium bau keringatmu, Pak!" tutup Ibu sambil melemparkan handuk hijau ke arah suaminya yang sejak dua jam lalu hanya berbaring santai di sofa tanpa melakukan apa pun.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Religi
Cerpen
Bronze
Tidurlah di Atas Tempat Tidurku
Hadis Mevlana
Flash
Rapor Dari Tuhan
Sugiadi Azhar
Novel
Lelaki Pilihan
Syafaa Dewi
Flash
Bronze
Sayap - Sayap Penduduk Bumi
Rainzanov
Novel
Terjebak
Kangguru
Novel
Wikan dan Widi
Harly B. Poetra
Novel
Gold
Aku Bukan Siti Nurbaya
Mizan Publishing
Flash
Abe's Journey
SIONE
Novel
Annerta : Part of Aquira
Ann Aizawa
Flash
Keyakinan
C R KHAN
Novel
Assalamu'alaikum Abang
Salbiyah Nurrohmah
Novel
Gold
Kambing dan Hujan
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Lammatul Malakh
Raz Aka Yagit
Cerpen
Bronze
KejutanNya Selalu Ada
angin lembah
Flash
Bronze
Sebentar Lagi Natal
Nuel Lubis
Rekomendasi
Flash
Rapor Dari Tuhan
Sugiadi Azhar
Flash
Hutang Fiksi
Sugiadi Azhar
Flash
It's My Tackle
Sugiadi Azhar
Flash
Sampah di Atas Aspal
Sugiadi Azhar
Flash
Koran Pagi
Sugiadi Azhar
Flash
Di Kolong Ranjang
Sugiadi Azhar
Novel
Kutang Untuk Prita
Sugiadi Azhar
Flash
SLURRPPP
Sugiadi Azhar
Flash
Harmonika Tua
Sugiadi Azhar
Flash
Setan Curhat
Sugiadi Azhar
Flash
Sleding Neraka
Sugiadi Azhar
Flash
Lantai Keramik
Sugiadi Azhar
Skrip Film
PEBINOR (Skenario Film)
Sugiadi Azhar
Flash
Terkoyak
Sugiadi Azhar
Flash
Sisa Hujan
Sugiadi Azhar