Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Di Sebuah Gua
3
Suka
6,616
Dibaca

Hendra memanggul karung hasil curiannya. Dia berlari kencang-kencang dan menunduk bila terdengar suara pistol.

"Tangkap! Tangkap dia!" seru salah satu polisi.

Hendra berlari menembus hutan. Dia juga menemukan sebuah gua yang tertutup dengan sebuah batu besar. Henda bergegas mendorong batu itu, dan masuk ke dalamnya. Tak lupa dia menutup kembali pintu gua dengan batu tersebut.

Hendra menahan napas begitu terdengar langkah-langkah sepatu para polisi. Dia berusaha agar tidak mengeluarkan sepatah kata apa pun selama polisi-polisi itu berada di dekat gua.

“Hmm… mungkin pencurinya sudah kabur. Besok kita selidiki lagi hutan ini, dan juga daerah-daerah sekitarnya,” kata salah satu polisi.

Hendra mengembuskan napas dengan lega. Setelah langkah-langkah si polisi menjauh, dia meletakkan karung hasil curiannya. Hendra berencana menginap di gua itu sampai esok harinya.

Dia menjelajahi gua kecil itu sambil merangkak. Tiba-tiba, matanya melihat ada sinar di balik sebuah batu. Karena kelelahan, tubuh Hendra terjatuh, dan tangannya menyentuh batu sampai bergoyang.

“Aduh, aduh…” bisiknya.

Batu yang tersentuh tangan Hendra seketika bergeser sedikit, memperlihatkan cahaya luar yang terang. Tiba-tiba, Hendra melihat sesosok bayangan besar. Bayangan itu memakai topi pet dan juga berseragam biru. Dia membawa pistol dan juga senter.

“Mati aku!” teriak Hendra.

 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Rokok tak berasap
Mahmud
Flash
Di Sebuah Gua
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Sayounara Ryuusei, Konnichiwa Jinsei
Mochammad Ikhsan Maulana
Cerpen
Bandar Sungsang 2099
N.P. Ramadhan
Flash
The Scion
Ariq Ramadhan Nugraha
Flash
Bronze
Femina Bicara
Melia
Flash
HITS
Affa Rain
Flash
Bronze
Werewolf: Adegan ke 2
Rere Valencia
Flash
Bronze
KUMPULAN FLASH FICTION
Citra Rahayu Bening
Novel
Bronze
MERANTAU
hendri putra
Cerpen
Ketika Surga Dipimpin Oleh Sekawanan Kera Part 3
Daffa Amrullah
Flash
Sekolah Berdarah
Agung Satriawan
Flash
Bronze
Regulator Gas Elpiji
Ron Nee Soo
Novel
Bronze
Sekolah petarung
Bungaran gabriel
Skrip Film
Sinar yang Gelap
Rasyiditas
Rekomendasi
Flash
Di Sebuah Gua
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Bukan Sekedar Perjalanan
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Cerpen Rara
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Seandainya Hujan Tahu Apa Keinginanku
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Bronze
Mengapa Kita Perlu Membantu Proses Penyerbukan?
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Penulis Cilik
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Daging yang Menitipkan Rasa
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Secangkir Kopi untuk Kakek Husni
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Bullying
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Gadis Tunarungu
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Senyum Bela
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Bronze
2024 dan 2025
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Novel yang Tak Selesai
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Sebuah Gambar dan Sebuah Puisi Untuk Tahun Baru
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Gara-gara Uang
Kiara Hanifa Anindya