Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
PAMIT
9
Suka
23,608
Dibaca

Aku mengenalnya di tempat ia menjual bunga, di toko kecil miliknya. Kami mengobrol banyak setelahnya. Tapi beberapa hari kemarin aku tak melihatnya, seseorang bilang ia terbaring di rumah sakit.

Seminggu setelahnya aku melihatnya lagi disana. Duduk dan tersenyum di toko bunganya itu lagi, sayang sekali aku tak sempat menyapanya.

Malamnya, entah kenapa aku ingin berhenti sejenak di depan toko bunganya, berdiri di disana, hanya berdiri.

Tapi paginya, aku dengar kabar ia telah pergi. Aku belum sepenuhnya mengenal dia, tapi yang aku tahu dia gadis yang baik.

Limfoma, menghentikan semua rencananya, suka citanya di hari ini. Menyimpan senyumnya untuk semua orang, begitu juga untukku.

Kadangkala hidup memberikan kita cerita yang aneh. Ibu tua yang selalu aku temui saat keluar dari lorong komplek rumahku, setiap pagi hening berjalan terbungkuk mengikat bunga-bunga liar menjadi buket.

Ia tersenyum setiap kali melihatku. Tapi hingga detik pagi ini, ia masih tetap begitu, tersenyum dengan buket bunga liarnya, ia baik-baik saja.

Tapi tidak dengan gadis penjual bunga itu. "Aku menjual keharuman, mengisi kekosongan rumah dan hati banyak orang dengan bunga-bungaku," katanya dengan gembira memberitahuku hal-hal baik.

Tapi, ia justru pergi lebih cepat dari nenek pengikat buket bunga liar itu, pagi ini.

Aku tercenung, hidup memang penuh rahasia. Jika Tuhan rindu ingin bertemu, Ia akan menjemput kita.

Kita semua akan pulang ke rumah-Nya, karena kita hanya meminjam dunia pada Tuhan yang memberi kita waktu sejenak. Mengelana dalam fana, dan kembali jika Tuhan suka.

Meski hingga terakhir kita tak bisa bertegur sapa, setidaknya hati baik dan senyummu menjadi ingatan, pengisi hati yang kosong, termasuk aku yang diam-diam merindukanmu.

Selamat Jalan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Jam Tangan
Noor H. Dee
Flash
PAMIT
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Kecap Patah Hati
Omius
Flash
GELAS PLASTIK
Rolly Roudell
Novel
Diazab Masuk Sinetron Azab
Shireishou
Skrip Film
Save The Love
Aza Muliana
Novel
You are my favorite flower
anne elsyta andri
Cerpen
Kala Itu, di Bandung
Farah Maulida
Novel
Bronze
My Husband's Secret
Dwi Lestari
Cerpen
rasa-rasa.
Jasmine c
Cerpen
Bronze
Janji Jari Kelingking Nuel dan Nayla
Nuel Lubis
Novel
Binar dan Jawaban-Jawaban yang Ia Temukan
Agita Anggita
Novel
Cinta Sampai Mati
Nakshatra B.
Flash
Hari Ini, Aku Sadar
Ralali Sinaw
Novel
Telur Manis
Vina E. Silviana
Rekomendasi
Flash
PAMIT
Hans Wysiwyg
Cerpen
SYURGA YANG DILELANG
Hans Wysiwyg
Flash
SAM DAN MESIN UANGNYA
Hans Wysiwyg
Novel
Rumah Ibu 3.915 Mil Jauhnya
Hans Wysiwyg
Flash
Sedia Aku Sebelum Hujan
Hans Wysiwyg
Flash
SUPERMAN IN-KUMBEN
Hans Wysiwyg
Cerpen
Kencan Buta
Hans Wysiwyg
Flash
Teman Kamar Baru
Hans Wysiwyg
Cerpen
Kenapa Harus Dia?
Hans Wysiwyg
Flash
JANGAN JADI GURU!
Hans Wysiwyg
Flash
Bangku Kosong di Baris Kedua
Hans Wysiwyg
Flash
Pacar Lima Ratus Langkah
Hans Wysiwyg
Flash
Kesempatan Kedua
Hans Wysiwyg
Flash
PARMIN DAN BURUNG MAJIKAN
Hans Wysiwyg
Flash
Uang Panas
Hans Wysiwyg