Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
PAMIT
4
Suka
16,132
Dibaca

Aku mengenalnya di tempat ia menjual bunga, di toko kecil miliknya. Kami mengobrol banyak setelahnya. Tapi beberapa hari kemarin aku tak melihatnya, seseorang bilang ia terbaring di rumah sakit.

Seminggu setelahnya aku melihatnya lagi disana. Duduk dan tersenyum di toko bunganya itu lagi, sayang sekali aku tak sempat menyapanya.

Malamnya, entah kenapa aku ingin berhenti sejenak di depan toko bunganya, berdiri di disana, hanya berdiri.

Tapi paginya, aku dengar kabar ia telah pergi. Aku belum sepenuhnya mengenal dia, tapi yang aku tahu dia gadis yang baik.

Limfoma, menghentikan semua rencananya, suka citanya di hari ini. Menyimpan senyumnya untuk semua orang, begitu juga untukku.

Kadangkala hidup memberikan kita cerita yang aneh. Ibu tua yang selalu aku temui saat keluar dari lorong komplek rumahku, setiap pagi hening berjalan terbungkuk mengikat bunga-bunga liar menjadi buket.

Ia tersenyum setiap kali melihatku. Tapi hingga detik pagi ini, ia masih tetap begitu, tersenyum dengan buket bunga liarnya, ia baik-baik saja.

Tapi tidak dengan gadis penjual bunga itu. "Aku menjual keharuman, mengisi kekosongan rumah dan hati banyak orang dengan bunga-bungaku," katanya dengan gembira memberitahuku hal-hal baik.

Tapi, ia justru pergi lebih cepat dari nenek pengikat buket bunga liar itu, pagi ini.

Aku tercenung, hidup memang penuh rahasia. Jika Tuhan rindu ingin bertemu, Ia akan menjemput kita.

Kita semua akan pulang ke rumah-Nya, karena kita hanya meminjam dunia pada Tuhan yang memberi kita waktu sejenak. Mengelana dalam fana, dan kembali jika Tuhan suka.

Meski hingga terakhir kita tak bisa bertegur sapa, setidaknya hati baik dan senyummu menjadi ingatan, pengisi hati yang kosong, termasuk aku yang diam-diam merindukanmu.

Selamat Jalan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
PAMIT
Hans Wysiwyg
Flash
Luruh Bersama Angin
Hans Wysiwyg
Novel
Silent Love
Safa Amalia Fatihah
Novel
Bronze
Sesuatu Tentang Kita
Shayma karan
Novel
TIMUN EMAS, TERASI, DAN RAKSASA
zae_suk
Novel
Waktu, Kenang, Dan Kita
brokenandpeace
Cerpen
Atma dan Jivana
Gita Sri Margiani
Novel
Universe's Fate
aditya souza tardelli
Skrip Film
DIBALIK POTRET ALASKA
Ikhwanul kiram
Flash
Pemenang Kedua
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Asmaraloka
Eva Nur Rachmawati
Novel
Penyair Itu Memutuskan Berpetualang Tanpa Tiket Pulang
Azhar Bashir
Novel
DIKARA & STARLIGHT
NANA.
Novel
Bronze
Terbit Tenggelam
Nabil Bakri
Komik
Bronze
The World You See
Ibadurrohman Hafidh
Rekomendasi
Flash
PAMIT
Hans Wysiwyg
Flash
Luruh Bersama Angin
Hans Wysiwyg
Flash
Kesempatan Kedua
Hans Wysiwyg
Flash
Laut Itu Luka
Hans Wysiwyg
Flash
Pemenang Kedua
Hans Wysiwyg
Flash
DINARA Tak Ada Lagi Jalan Pulang
Hans Wysiwyg
Cerpen
Itaewon AFTER 29 Oktober 2022
Hans Wysiwyg
Flash
Kota Sunyi Di Malam Hari
Hans Wysiwyg
Cerpen
SUNYI SEKALI
Hans Wysiwyg
Cerpen
Terjebak Rasa
Hans Wysiwyg
Novel
DEKUT MERPATI PEMURUNG--The Mourning Dove Calling
Hans Wysiwyg
Flash
CLBK Cinta Lama Belum Kelar
Hans Wysiwyg
Cerpen
FAKE PSIKOPAT
Hans Wysiwyg
Flash
RUMAH BERTABUR BAN
Hans Wysiwyg
Cerpen
SYURGA YANG DILELANG
Hans Wysiwyg