Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Kamar 13
3
Suka
9,171
Dibaca

Di Rumah Sakit Jiwa, ada sebuah kamar yang terkenal dengan keanehannya: Kamar 13. Semua perawat dan dokter bilang, "Jangan pernah masuk ke kamar itu, atau kamu akan jadi seperti pasien di dalamnya."

Suatu malam, Dr. Budi, seorang psikiater muda yang baru saja mulai bekerja, merasa penasaran. Dia memutuskan untuk memeriksa Kamar 13, tempat yang tidak pernah disentuh siapa pun sejak bertahun-tahun.

Setelah membuka pintu, dia disambut oleh suara gelak tawa yang aneh. Di dalam, duduk seorang pasien dengan penampilan kusut, rambut acak-acakan, dan mata yang berbinar.

"Selamat datang, Dokter!" katanya ceria. "Saya sudah menunggu Anda!"

Dr. Budi terkejut. "Apa yang kamu lakukan di sini?"

Pasien itu tersenyum lebar. "Mendengarkan dokter yang mencoba memecahkan misteri Kamar 13. Tapi maaf, dok, kamu terlambat. Ini sudah jadi klub eksklusif!"

Dr. Budi terdiam, bingung. "Klub? Apa maksudmu?"

"Yah," jawab pasien itu dengan santai, "kami di sini semua sudah jadi pasien karena kami memiliki masalah yang sama: terlalu banyak bekerja dan terlalu sedikit bercanda. Dan kamu, dok, terlalu serius!"

Tiba-tiba, seluruh ruangan dipenuhi dengan tawa pasien lainnya yang muncul entah dari mana. Dr. Budi merasa malu—setelah semua yang diceritakan tentang Kamar 13, ternyata ini hanya sebuah "klub tertawa".

Dr. Budi pun tersenyum paksa. "Baiklah, saya kira saya bisa belajar sesuatu di sini," gumamnya.

Pasien itu menepuk bahunya. "Tentu, dok. Tapi ingat, di sini, kita lebih suka tertawa daripada stres."

Dengan pelan, Dr. Budi menutup pintu Kamar 13, bertanya-tanya apakah dia baru saja menjadi pasien yang ke-14.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Kamar 13
Wulan Ews
Flash
Bronze
Lupa
Y. N. Wiranda
Flash
JAWATA KINGDOM - 37: "Pertarungan Pemangsa"
Hidayanthi Alifa
Flash
Bronze
Desa Naga Api
Silvarani
Flash
Bronze
Ada yang Merdeka dari Kantong-kantong Jas
Choirunisa Ismia
Novel
Bronze
Jamur Janjang Jingga
Heri Haliling
Cerpen
Firefly: A Pair of Little Kids
Adinda Amalia
Flash
Bronze
Fujian
Anggoro Gunawan
Flash
First Meeting
Yue Andrian
Flash
RUMAH BERTABUR BAN
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Kembali Ke Kota Semangka
Nabilla Shafira
Novel
KEDOK GEMBONG
Hernika Patmawati
Cerpen
Bronze
Nafas di Balik Kabut
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bandar Sungsang 2099
N.P. Ramadhan
Novel
Bronze
RAJAPATI
Robby Kusumalaga
Rekomendasi
Flash
Kamar 13
Wulan Ews
Cerpen
Senandung Tanah Lado
Wulan Ews
Flash
Kamar kos Dodi
Wulan Ews