Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
ORANG DALAM
4
Suka
31,363
Dibaca

Kemarin Kun ikut seleksi untuk mengisi jabatan komisioner di DPR. Seperti halnya peserta lain, ia ikut antrean menunggu panggilan wawancara.

Tiba-tiba seseorang datang mendekat dan bertanya, “Ada kenalan?”

“Maksudnya?”

“Ordal.”

“Apa hubungannya?” tanya Kun menyelidik, mencoba mengorek siapa dia dan siapa ordal yang membekinginya.

“Sekarang harus begitu, sudah zamannya,” ujarnya lagi setengah berbisik, sambil mencondongkan badannya agar orang-orang di barisan antrean belakang dan depannya tak mendengar.

“Empat tahun lalu aku masuk 13 besar,” ujar Kun memancing.

“Dibantu ordal?” tanyanya. Kun menjawab dengan gelengan.

“Lulus?” tanyanya lagi. Kun menggeleng lagi.

“Itu maksud aku.”

“Sejauh mana kamu masuk, tetap butuh ordal,” jelasnya lagi.

“Kalau tidak, maka kamu cuma jadi pengantar.”

“Kamu sendiri, kenal sama siapa?” pancing Kun.

“Si bos Ketua Komisi A. Dia dulu atasan saya di perusahaan. Aku kemarin bilang padanya aku ikut seleksi. Aku sudah ‘lapor’.” Kun hanya mengangguk karena bosnya si X ternyata dulu juga bos Kun di divisi usaha yang lain.

“Kira-kira kalau si bos dilapori lima orang, siapa yang akan dipilihnya?” tanya Kun, mencoba menguji.

Sebentar berpikir, lalu dia menjawab, “Tentu yang paling dekat dengan si bos.”

“Kalau semua dekat?” tanya Kun lagi.

“Itu gampang, pakai pendekatan khusus,” jawabnya yakin.

“Kalau adiknya yang ikut?” tanya Kun kemudian.

“Memang adiknya ikut?”

“Aku dengar sih begitu,” jawab Kun dengan mantap dan haqul yakin untuk meruntuhkan keyakinannya.

Tiba-tiba ia keluar dari barisan, lalu menelepon seseorang entah siapa. Selama menelepon, sesekali melihat ke arah Kun.

[Pesan WhatsApp langsung Kun kirimkan ke Ketua Komisi A DPR: “Bos, barusan ketemu si X di antrean. Aku bilang adik Bos ikut,” dengan tambahan emotikon tertawa—LOL.]

[Balasan dari si Bos Komisi A DPR: LOL—kursi sudah diamankan. Nanti kerja di komisioner jangan lupa bantu aku. Kita banyak kerjaan.]

[Siap!! Laksanakan.]

Laki-laki yang ikut antrean tiba-tiba lenyap, menghilang dari pandangan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
TERLARANG
Kartini Susilo Fitri
Novel
Bronze
Gone
jingria_jk
Novel
Ketuk Dua Kali Kalau Berantakan
Bianda S.
Skrip Film
Ibu Sayang Harris
EKAL
Flash
Rahasia nasi goreng emak
Singkat Cerita
Flash
Intimasi Imitasi
Kiiro Banana
Flash
ORANG DALAM
Hans Wysiwyg
Novel
Cerita Gadis Kecil
Dini Pujiarti
Novel
Bronze
Anakku Malang, Anakku Sayang
Nisa
Novel
Bronze
Duka Manis - Balikpapan 1995
Habel Rajavani
Novel
JANGAN BILANG BAPAK DULU
Ara Segara
Skrip Film
Serenada Cinta
syafetri syam
Flash
Eskapisme
Ilestavan
Flash
DUNIA JUNGKIR BALIK
Hans Wysiwyg
Flash
Pieces of Hearts A
Adinda Amalia
Rekomendasi
Flash
ORANG DALAM
Hans Wysiwyg
Flash
DUNIA JUNGKIR BALIK
Hans Wysiwyg
Flash
Bahasa Cinta
Hans Wysiwyg
Cerpen
Pamit
Hans Wysiwyg
Flash
Aruna dan Robin
Hans Wysiwyg
Flash
Luruh Bersama Angin
Hans Wysiwyg
Novel
GARIS TAKDIR TANPA AKHIR
Hans Wysiwyg
Flash
Pensil Untuk Lira
Hans Wysiwyg
Flash
Laras
Hans Wysiwyg
Flash
I Miss You So Badly
Hans Wysiwyg
Cerpen
SUNYI SEKALI
Hans Wysiwyg
Cerpen
Terjebak Rasa
Hans Wysiwyg
Flash
Sebuah Pohon Sebuah Hidup
Hans Wysiwyg
Flash
PARMIN DAN BURUNG MAJIKAN
Hans Wysiwyg
Flash
Traces Left Behind
Hans Wysiwyg