Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
ORANG DALAM
4
Suka
30,398
Dibaca

Kemarin Kun ikut seleksi untuk mengisi jabatan komisioner di DPR. Seperti halnya peserta lain, ia ikut antrean menunggu panggilan wawancara.

Tiba-tiba seseorang datang mendekat dan bertanya, “Ada kenalan?”

“Maksudnya?”

“Ordal.”

“Apa hubungannya?” tanya Kun menyelidik, mencoba mengorek siapa dia dan siapa ordal yang membekinginya.

“Sekarang harus begitu, sudah zamannya,” ujarnya lagi setengah berbisik, sambil mencondongkan badannya agar orang-orang di barisan antrean belakang dan depannya tak mendengar.

“Empat tahun lalu aku masuk 13 besar,” ujar Kun memancing.

“Dibantu ordal?” tanyanya. Kun menjawab dengan gelengan.

“Lulus?” tanyanya lagi. Kun menggeleng lagi.

“Itu maksud aku.”

“Sejauh mana kamu masuk, tetap butuh ordal,” jelasnya lagi.

“Kalau tidak, maka kamu cuma jadi pengantar.”

“Kamu sendiri, kenal sama siapa?” pancing Kun.

“Si bos Ketua Komisi A. Dia dulu atasan saya di perusahaan. Aku kemarin bilang padanya aku ikut seleksi. Aku sudah ‘lapor’.” Kun hanya mengangguk karena bosnya si X ternyata dulu juga bos Kun di divisi usaha yang lain.

“Kira-kira kalau si bos dilapori lima orang, siapa yang akan dipilihnya?” tanya Kun, mencoba menguji.

Sebentar berpikir, lalu dia menjawab, “Tentu yang paling dekat dengan si bos.”

“Kalau semua dekat?” tanya Kun lagi.

“Itu gampang, pakai pendekatan khusus,” jawabnya yakin.

“Kalau adiknya yang ikut?” tanya Kun kemudian.

“Memang adiknya ikut?”

“Aku dengar sih begitu,” jawab Kun dengan mantap dan haqul yakin untuk meruntuhkan keyakinannya.

Tiba-tiba ia keluar dari barisan, lalu menelepon seseorang entah siapa. Selama menelepon, sesekali melihat ke arah Kun.

[Pesan WhatsApp langsung Kun kirimkan ke Ketua Komisi A DPR: “Bos, barusan ketemu si X di antrean. Aku bilang adik Bos ikut,” dengan tambahan emotikon tertawa—LOL.]

[Balasan dari si Bos Komisi A DPR: LOL—kursi sudah diamankan. Nanti kerja di komisioner jangan lupa bantu aku. Kita banyak kerjaan.]

[Siap!! Laksanakan.]

Laki-laki yang ikut antrean tiba-tiba lenyap, menghilang dari pandangan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Angel Who Forgot
Diva Amane
Skrip Film
Budak Konten
Resti Dahlan
Flash
ORANG DALAM
Hans Wysiwyg
Novel
Gold
Call Me Miss J
Noura Publishing
Novel
Gold
PBC My Brother and A Flower
Mizan Publishing
Novel
Gold
Nasi untuk Kakek
Mizan Publishing
Flash
Bronze
KOSONG
G. A. Puspagathy
Flash
Bronze
Mengejar Cinta Paris
Herman Sim
Cerpen
Bronze
Levanter
Tantan
Novel
Bronze
Renjana pada Bahagia
Shaalila
Skrip Film
Jarak Kita-Script Film (Skenario Film)
Caressa
Cerpen
Aroma Kayu Manis di November Kelabu
Lukitokarya
Novel
EMOSI
Jast name
Novel
TurkeyBerry
Damar febriansyah
Novel
Bronze
Tuhan, Boleh Ya, Aku Tidur Nggak Bangun Lagi?
Athar Farha
Rekomendasi
Flash
ORANG DALAM
Hans Wysiwyg
Flash
Di Bawah Langit Jogja
Hans Wysiwyg
Flash
SEMANGKUK NASI UNTUK AYAH
Hans Wysiwyg
Flash
Luruh Bersama Angin
Hans Wysiwyg
Flash
Pensil Untuk Lira
Hans Wysiwyg
Flash
I Miss You So Badly
Hans Wysiwyg
Flash
Most Wanted Person!
Hans Wysiwyg
Flash
Seorang Perempuan dan Sarang Lebah di Kamarnya
Hans Wysiwyg
Flash
Mestakkung
Hans Wysiwyg
Flash
Boba
Hans Wysiwyg
Cerpen
Flying Over a Hundred Miles
Hans Wysiwyg
Flash
Kota Sunyi Di Malam Hari
Hans Wysiwyg
Cerpen
Terjebak Rasa
Hans Wysiwyg
Cerpen
MANTRA LUDAH
Hans Wysiwyg
Flash
Kursi Dari Langit
Hans Wysiwyg