Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
ORANG DALAM
4
Suka
29,889
Dibaca

Kemarin Kun ikut seleksi untuk mengisi jabatan komisioner di DPR. Seperti halnya peserta lain, ia ikut antrean menunggu panggilan wawancara.

Tiba-tiba seseorang datang mendekat dan bertanya, “Ada kenalan?”

“Maksudnya?”

“Ordal.”

“Apa hubungannya?” tanya Kun menyelidik, mencoba mengorek siapa dia dan siapa ordal yang membekinginya.

“Sekarang harus begitu, sudah zamannya,” ujarnya lagi setengah berbisik, sambil mencondongkan badannya agar orang-orang di barisan antrean belakang dan depannya tak mendengar.

“Empat tahun lalu aku masuk 13 besar,” ujar Kun memancing.

“Dibantu ordal?” tanyanya. Kun menjawab dengan gelengan.

“Lulus?” tanyanya lagi. Kun menggeleng lagi.

“Itu maksud aku.”

“Sejauh mana kamu masuk, tetap butuh ordal,” jelasnya lagi.

“Kalau tidak, maka kamu cuma jadi pengantar.”

“Kamu sendiri, kenal sama siapa?” pancing Kun.

“Si bos Ketua Komisi A. Dia dulu atasan saya di perusahaan. Aku kemarin bilang padanya aku ikut seleksi. Aku sudah ‘lapor’.” Kun hanya mengangguk karena bosnya si X ternyata dulu juga bos Kun di divisi usaha yang lain.

“Kira-kira kalau si bos dilapori lima orang, siapa yang akan dipilihnya?” tanya Kun, mencoba menguji.

Sebentar berpikir, lalu dia menjawab, “Tentu yang paling dekat dengan si bos.”

“Kalau semua dekat?” tanya Kun lagi.

“Itu gampang, pakai pendekatan khusus,” jawabnya yakin.

“Kalau adiknya yang ikut?” tanya Kun kemudian.

“Memang adiknya ikut?”

“Aku dengar sih begitu,” jawab Kun dengan mantap dan haqul yakin untuk meruntuhkan keyakinannya.

Tiba-tiba ia keluar dari barisan, lalu menelepon seseorang entah siapa. Selama menelepon, sesekali melihat ke arah Kun.

[Pesan WhatsApp langsung Kun kirimkan ke Ketua Komisi A DPR: “Bos, barusan ketemu si X di antrean. Aku bilang adik Bos ikut,” dengan tambahan emotikon tertawa—LOL.]

[Balasan dari si Bos Komisi A DPR: LOL—kursi sudah diamankan. Nanti kerja di komisioner jangan lupa bantu aku. Kita banyak kerjaan.]

[Siap!! Laksanakan.]

Laki-laki yang ikut antrean tiba-tiba lenyap, menghilang dari pandangan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Berbeda
Okuza
Flash
ORANG DALAM
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Hujan di Balkon
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Terima kasih, sampai jumpa
Grace Anindya
Skrip Film
Bahagiamu Luka bagiku
yuntari ifti
Novel
PTSD
diana rahmatika
Novel
Git, Git, Gita
Syitalf
Flash
Tidak Ada Pesan Baru
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Pasien Asuransi, Love You So Much!
Nuel Lubis
Novel
Airlangga
Yeni fitriyani
Cerpen
Sial
Zaki S. Piere
Novel
Nama-Nama Terindah
Romaliah
Novel
Bronze
Nyanyian di Bawah Matahari Siam
Damarani
Cerpen
48 Jam Untuk Selamanya
Vina Nurmala Sari
Novel
Retorika Mimpi Kapal Kertas
Muhammad Salim Supriatna
Rekomendasi
Flash
ORANG DALAM
Hans Wysiwyg
Novel
GARIS TAKDIR TANPA AKHIR
Hans Wysiwyg
Cerpen
Kencan Buta
Hans Wysiwyg
Flash
After Nine
Hans Wysiwyg
Cerpen
Mencintai Dalam Sunyi
Hans Wysiwyg
Flash
Penyihir Tanpa Mantra
Hans Wysiwyg
Cerpen
SYURGA YANG DILELANG
Hans Wysiwyg
Flash
Selebgram Roti Gabin
Hans Wysiwyg
Cerpen
Jendela yang Pecah
Hans Wysiwyg
Flash
Pengawal Pribadi
Hans Wysiwyg
Flash
Laras
Hans Wysiwyg
Flash
SUPERMAN IN-KUMBEN
Hans Wysiwyg
Flash
Rumah yang Berbicara
Hans Wysiwyg
Flash
Manna dan Salwa
Hans Wysiwyg
Flash
Sebelas-Duabelas
Hans Wysiwyg