Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
ORANG DALAM
4
Suka
25,129
Dibaca

Kemarin Kun ikut seleksi untuk mengisi jabatan komisioner di DPR. Seperti halnya peserta lain, ia ikut antrean menunggu panggilan wawancara.

Tiba-tiba seseorang datang mendekat dan bertanya, “Ada kenalan?”

“Maksudnya?”

“Ordal.”

“Apa hubungannya?” tanya Kun menyelidik, mencoba mengorek siapa dia dan siapa ordal yang membekinginya.

“Sekarang harus begitu, sudah zamannya,” ujarnya lagi setengah berbisik, sambil mencondongkan badannya agar orang-orang di barisan antrean belakang dan depannya tak mendengar.

“Empat tahun lalu aku masuk 13 besar,” ujar Kun memancing.

“Dibantu ordal?” tanyanya. Kun menjawab dengan gelengan.

“Lulus?” tanyanya lagi. Kun menggeleng lagi.

“Itu maksud aku.”

“Sejauh mana kamu masuk, tetap butuh ordal,” jelasnya lagi.

“Kalau tidak, maka kamu cuma jadi pengantar.”

“Kamu sendiri, kenal sama siapa?” pancing Kun.

“Si bos Ketua Komisi A. Dia dulu atasan saya di perusahaan. Aku kemarin bilang padanya aku ikut seleksi. Aku sudah ‘lapor’.” Kun hanya mengangguk karena bosnya si X ternyata dulu juga bos Kun di divisi usaha yang lain.

“Kira-kira kalau si bos dilapori lima orang, siapa yang akan dipilihnya?” tanya Kun, mencoba menguji.

Sebentar berpikir, lalu dia menjawab, “Tentu yang paling dekat dengan si bos.”

“Kalau semua dekat?” tanya Kun lagi.

“Itu gampang, pakai pendekatan khusus,” jawabnya yakin.

“Kalau adiknya yang ikut?” tanya Kun kemudian.

“Memang adiknya ikut?”

“Aku dengar sih begitu,” jawab Kun dengan mantap dan haqul yakin untuk meruntuhkan keyakinannya.

Tiba-tiba ia keluar dari barisan, lalu menelepon seseorang entah siapa. Selama menelepon, sesekali melihat ke arah Kun.

[Pesan WhatsApp langsung Kun kirimkan ke Ketua Komisi A DPR: “Bos, barusan ketemu si X di antrean. Aku bilang adik Bos ikut,” dengan tambahan emotikon tertawa—LOL.]

[Balasan dari si Bos Komisi A DPR: LOL—kursi sudah diamankan. Nanti kerja di komisioner jangan lupa bantu aku. Kita banyak kerjaan.]

[Siap!! Laksanakan.]

Laki-laki yang ikut antrean tiba-tiba lenyap, menghilang dari pandangan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Crystal Snow
Pyoo
Flash
Bronze
Sampai Jumpa Lagi
Rahmawati
Flash
Bronze
Dream
Aylani Firdaus
Flash
ORANG DALAM
Hans Wysiwyg
Novel
Namaku Pingku
Gita Sri Margiani
Skrip Film
Selingkuh yang diakibatkan Stress
Frederic Beslar
Novel
Bronze
Tuah Kasih
Mfathiar
Komik
Tom & Jerry
Antony wijaya
Skrip Film
Perawan Tua
Kinanti Atmarandy
Flash
Bukan Pujangga Bermulut Manis
pelantunkata
Flash
High Quality Jomblo
Mashan
Cerpen
Bronze
RUMAH KACA
Sri Wintala Achmad
Novel
Bronze
ANGERE
Nurusifah Fauziah
Flash
Handphone yang Tertinggal
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Cinta Mama
Anida
Rekomendasi
Flash
ORANG DALAM
Hans Wysiwyg
Cerpen
Lidah Cinta Chef Riela
Hans Wysiwyg
Cerpen
Ayah, Aku Pulang
Hans Wysiwyg
Flash
Selebgram Roti Gabin
Hans Wysiwyg
Flash
Boba
Hans Wysiwyg
Flash
PAMIT
Hans Wysiwyg
Flash
Suami Terba(l)ik
Hans Wysiwyg
Flash
Sebelas-Duabelas
Hans Wysiwyg
Flash
Tetonam
Hans Wysiwyg
Flash
Dinda
Hans Wysiwyg
Flash
Kafe Diatas Langit
Hans Wysiwyg
Flash
SEMANGKUK NASI UNTUK AYAH
Hans Wysiwyg
Cerpen
KOTAK MERAH
Hans Wysiwyg
Flash
Titik Nol
Hans Wysiwyg
Flash
I Miss You So Badly
Hans Wysiwyg