Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Bronze
Cherry Real Love
0
Suka
15,434
Dibaca

Buah Ceri yang kupanen sore tadi jatuh berhamburan di hadapanku.

Rasa kesal membumbung tinggi dibarengi dengan rasa sedih berkepanjangan.

Tak mengapa karena aku seorang manusia biasa.

Meratap boleh, tetapi yakinlah bahwa segalanya te...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Komik
Bronze
Kosan Orang Kerja
Hasprita Restiamangastuti Boru Mangunsong
Komik
Bronze
A Warm Detour
Padithana
Skrip Film
KOMA
Kris Halomoan Simanjuntak
Skrip Film
A HEAVEN JUST FOR YOU
Nurul Aini
Skrip Film
Kelak, Di Hari Kemarin (Script Film)
Silvia
Skrip Film
Beauty And The Boss
Herlan Herdiana
Skrip Film
ANTING KIRI (SCRIPT)
Mario Matutu
Skrip Film
SOULMATE
Cassandra Reina
Flash
Bronze
PADI & ILALLANG
Rahmayanti
Flash
Bronze
Nenek Cantik, Nenek 14 Anak
Abdi Husairi Nasution
Flash
Bronze
Anak Pak Kiai
Abdi Husairi Nasution
Flash
Jalan Pintas
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Cherry Real Love
Silvarani
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Mengajakmu Bercinta Hingga Planet Terjauh
Drs. Eriyadi Budiman (sesuai KTP)
Cerpen
Dua Kaki Anak Kelinci
Adinda Haifa Febru
Rekomendasi
Flash
Bronze
Cherry Real Love
Silvarani
Flash
Bronze
Pengantin Baru
Silvarani
Flash
Bronze
Berhenti Ceritakan Mereka Kepadaku dan Jangan Ceritakan Aku Kepada Mereka
Silvarani
Skrip Film
Ada yang Hilang
Silvarani
Cerpen
Bronze
Gaun Hitam Pengantin
Silvarani
Flash
Bronze
Sembilan Nyawa
Silvarani
Cerpen
Bronze
Tamu si Anak Kunti
Silvarani
Flash
Bronze
Lelaki Pembenci Buku (Membicarakan Adam 5)
Silvarani
Flash
Bronze
Rest Area Pantura
Silvarani
Flash
Bronze
Tiga Lampu Rambu Lalu Lintas
Silvarani
Flash
Bronze
Pelukan Tahanan
Silvarani
Cerpen
Bronze
Putri Beras Putih's Love Story
Silvarani
Flash
Bronze
Let's Go, Mango!
Silvarani
Flash
Bronze
Perang Satu Rahim
Silvarani
Flash
Bronze
Yang Pergi Tak Selalu Pindah Hati, Yang Berdiam Diri Tak Selalu Menanti
Silvarani