Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Tarian Putaranku
0
Suka
29,552
Dibaca

Akankah ujung dunia adalah kepedihan, mengingat semua hal berjalan bertemu jalan buntu?

Masalah-masalah terbentuk nyata saat aku menarikan tarian putaran di atas kebanggaanku sendiri. Aku bisa melihat banyak gambar-gambar berputar dengan cepat hingga membuat perutku terasa mual. Awalnya itu membawa kebahagiaan, karena ini adalah apa yang kurencanakan. Sesuatu yang sudah lama aku impikan.

Namun, detik demi detik berganti dengan menit hingga jam, terasa pudar sudah kebanggaan itu, yang tersisa hanya rasa lelah dan rendah diri.

Ada beberapa kali angin sejuk lewat. Lalu segera terhempas karena semakin panasnya suhu tubuhku karena tarian ini. Sesekali aku mengerjap-kerjapkan mata dan yang kutemukan adalah semakin buas rasa mual perut. Kuhentikan ide untuk mengerjap itu.

Apakah aku akan menyerah pada tarian putaran ini? Tak bisakah salah satu dari bagian tubuhku berhenti? Oh, andaikan aku menari di depan sana, dimana banyak orang yang akan menonton, maka aku tidak akan sesusah ini untuk berhenti. Aku bisa meminta pertolongan mereka untuk menghentikannya.

Tapi...tapi tadi aku terlalu takut untuk keluar sebelum mulai menari. Aku takut dianggap aneh karena tarianku hanya berputar. Walau aku yakin mereka akan kagum dengan gaun merah selutut yang mengembang. Atau akan terpesona dengan manik-manik yang gemerlap di bagian atas gaun ini. Atau kalau tidak, mereka akan terayun dengan manisnya kerlipan mutiara di sepatuku.

Aku terlalu bodoh, kini aku menyadarinya, aku terlalu bodoh untuk berprasangka buruk tadi. Aku sudah langsung membayangkan tawa mengejek mereka karena jenis tarianku. Aku tidak menyadari bahwa manusia adalah manusia. Sesuci-sucinya manusia, mata adalah yang paling berpengaruh atas pikirannya.

Kini semua sudah terjadi. Apa yang harus aku lakukan? Berputar-putar saja begini? Oh tolonglah seseorang ketuk pintunya dan masuklah tanpa harus diijinkan. Siapa pun kau. Masuklah. Hentikalah tarian ku ini. Aku terlalu lelah untuk memuaskan diriku sendiri akan tarianku sendiri. Ini memuakkan.

Bayangkanlah menjadi diriku. Tak bisa lepas dari rantai yang kugembok sendiri, bahkan saat kunci gembok itu ada ditanganku.

Serang, 01 November 2016

Pukul : 23:02

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Diam Diam Jatuh Cinta
Mar Shahle
Flash
Jangan Panggil Saya Monyet
Alwinn
Flash
Surprise
Ilfi Rahmadani
Flash
Bronze
Janji Palsu
Nabil Bakri
Flash
Tarian Putaranku
myht
Cerpen
Bronze
KEBODOHAN
Iman Siputra
Cerpen
Bronze
Gagal Sembunyi
Titin Widyawati
Novel
Gold
Bising
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Putri Unicorn dan Kesatria Tampan
Bentang Pustaka
Flash
Bronze
Memories In The Rain
Vivie Hardika
Cerpen
Bronze
Jagal
Esti Kurnia
Cerpen
10% Love Shot
Veron Fang
Novel
Candala
Sri Bintang Nst
Novel
SATU ATAP DUA CINTA: Kunikahi Ibu Tiriku Setelah Ayah Mati
Titik Balik Author
Skrip Film
The Best
Nida C
Rekomendasi
Flash
Tarian Putaranku
myht
Flash
Kotoran
myht
Cerpen
Bronze
Atap ke Dua
myht
Cerpen
Bronze
The False Red String Theory
myht
Cerpen
Melamar
myht
Novel
Bronze
Fragmen Kisah yang Tersisih
myht
Flash
Bronze
The Pretender
myht
Novel
Saloma
myht
Flash
Atom Yang Berguna
myht
Cerpen
Bronze
Pertanda
myht
Cerpen
Bronze
Awal Mula Pintu
myht
Flash
Bronze
Phthonos
myht
Flash
Kaos Kumal
myht
Cerpen
Bronze
Bila Wanita Patah Hati
myht
Cerpen
Bronze
Rinjani
myht