Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Pintu
1
Suka
32,243
Dibaca

Di sebuah taman kota ada tiga orang remaja yang sedang ingin liburan. Tapi budget mereka pas-pasan. Mereka bernama Nia, Nur dan Nana. Mereka masih status sebagai pelajar di salah satu SMA di desa.

Nia mengawali pembicaraan. "Aduh liburan begini enaknya ke mana ya?"

"Enaknya ya jalan-jalan, ke mana gitu?" sambung Nana.

"Kayaknya liburan ke pantai enak ni menikmati deburan ombak dan matahari terbenam," jawab Nur.

"Enakan pergi keliling dunia nur," kata Nia.

"Memangnya keliling dunia nggk pakai uang Nia?" tanya nur.

"Ya nggk lah, kan aku punya pintu," kata Nia.

"Pintu apa Nia?" tanya Nur dengan ekspresi penasaran.

"Iya Nia, memangnya pintu apa yang bisa buat keliling dunia?" tanya Nana.

"Kalian tau pintu ke mana saja seperti punyanya Doraemon?" tanya Nia dengan ekspresi serius.

"Iya tau, memangnya kamu punya Nia?" tanya Nana.

"Kalau punya pintu ke mana saja kalian mau ngapain. Dari aku duluan, aku ingin keliling dunia lewat pintu itu. Jadi hemat ongkos tidak perlu jadi turis backpacker," kata Nia dengan antusias.

"Kalau aku punya pintu ke mana saja, aku ingin bertemu toko animasi kesukaan ku dan aktor Korea idolaku," kata Nur

"Kalau aku punya pintu ke mana saja. Aku ingin pergi ke masa depan dan masa lalu. Aku ingin mengetahui bagaimana hidup di masa lalu dan masa depanku. Aku akan belajar memanfaatkan waktu. Karena waktu itu sangat penting buat kita agar cara berfikir kita dalam memandang sesuatu bisa lebih rasional. Sekalian observasi siapa tau bisa memperbaiki dunia," kata Nana.

"Memangnya kamu punya pintu ke mana saja beneran Nia?" tanya nur dengan ekspresi penasaran.

"Kalau aku punya pintu kemana saja beneran, aku tidak di sini sama kalian. Aku akan berkeliling dunia dan memajang foto ku di status media sosial ku," kata Nia dengan ekspresi bahagia karena sudah membohongi teman-temannya.

"Aku kira beneran Nia, aku sampai sudah membayangkan. Membayangkan bertemu dengan masa muda orang tuaku di masa lalu," kata Nana dengan ekspresi kecewa.

"Aku juga sudah membayangkan ingin ikut Nia keliling dunia tanpa ongkos," kata Nur dengan ekspresi kecewa.

"Sudah teman-teman tidak apa-apa jangan kecewa. Meskipun kita tidak bisa melakukan impian kita. Tapi sekarang kita masih bersama dan masih bisa bersenda gurau bersama. Itu juga kenikmatan yang harus kita syukuri. Tidak perlu keliling dunia dulu baru bisa menikmati hidup. Dengan kebersamaan seperti ini saja itu sudah sebuah kenikmatan yang tidak bisa tergantikan," kata Nia.

Begitulah isi impian dan khayalan remaja. Mereka ingin menikmati sesuatu dengan instan tanpa usaha dahulu. Seperti memasak mie instan cepat dan tidak ribet.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Mirielle - The Drama Queen
Meriam Ester Lita Dumais
Flash
Katanya bukan Friendzone?
ulfina
Flash
Pintu
Ika nurpitasari
Novel
sticky notes
cippocip
Novel
Gold
Jokowi, Sangkuni, Machiavelli
Mizan Publishing
Novel
Saturday Class
Impy Island
Cerpen
Surga Para Raja
Rizki Mubarok
Novel
A Missing Part
Rara Rahmadani
Skrip Film
Mimpi Jadi Rockstar!
Maya andita
Cerpen
SURYA TAK MAU JADI MALIN
Ani Hamida
Flash
Bronze
Warisan Tuan Reading
Sulistiyo Suparno
Flash
Cerita Baper
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Nasi
Godok
Flash
Forgetting
Fani Fujisaki
Flash
Harapan dan Standard
Felicia Putra
Rekomendasi
Flash
Pintu
Ika nurpitasari
Flash
Secret Lover
Ika nurpitasari
Flash
Kota Impian
Ika nurpitasari
Flash
Pertemuan
Ika nurpitasari
Novel
My assisten, I love you
Ika nurpitasari
Flash
Kenyataannya masa mudaku tak seindah impian
Ika nurpitasari
Flash
Berpisah atau Bersama tapi Menyakitkan
Ika nurpitasari
Flash
Waktu
Ika nurpitasari
Flash
Cahaya Dibalik Senja
Ika nurpitasari
Flash
Terperangkap di Masa Lalu
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
Rumah Bapak
Ika nurpitasari
Flash
Senandika: Di Antara Sunyi yang Menyebut Namamu
Ika nurpitasari
Flash
Kesendirian
Ika nurpitasari
Flash
Be yourself
Ika nurpitasari
Flash
Bronze
Rasa yang tak pernah hilang
Ika nurpitasari